Duh! Sepak Bola Putri Indonesia Dibantai Korea Selatan 0-12

Palembang, IDN Times- Tim nasional (Timnas) sepak bola putri Indonesia harus bertekuk lutut di depan Timnas Korea Selatan setelah kalah dengan sangat telak 0-12 gol. Kekalahan memalukan ini membuat tim putri Indonesia gagal ke babak 8 besar.
1. Indonesia kebobolan 5 gol pada babak pertama

IDN Times/Vanny El Rahman Sepanjang 45 menit pertama, Korea Selatan tampil impresif. Pertandingan baru berjalan 4 menit, Korea Selatan sudah mendapat hadiah penalti. Lee Hyunyoung sebagai eksekutor berhasil merubah kedudukan menjadi 1-0.
Serangan belum berhenti. Pada menit ke-11, Moon Mira berhasil menggandakan kedudukan. Skor 2-0 untuk Tim Ginseng. Tiga menit berselang, Lim Seonjoo berhasil merubah kedudukan menjadi 3-0 memanfaatkan tendangan sudut Moon Mira.
Pertandingan berjalan mudah bagi Korea Selatan. Memasuki menit ke-37, Indonesia dipaksa memungut bola dari jala untuk keempat kalinya setelah Moon Mira melakukan penetrasi. Skor 4-0 Indonesia tertinggal.
Cukup satu menit berselang bagi Lee Hyunyoung untuk menambah kedudukan. Memanfaatkan kesalahan koordinasi dari pemain Indonesoa, Lee berhasil merebut bola dan merubah kedudukan menjadi 5-0.
2. Mimpi buruk Indonesia belum berakhir

IDN Times/Vanny El Rahman Memasuki babak kedua, mimpi buruk Indonesia belum tuntas. Hyeri Kim dan kawan-kawan tidak mengendurkan serangan. Baru dua menit pluit babak kedua dimulai, Lee Hyunyoung merubah kedudukan jadi 6-0.
Kemudian, skor berubah jadi 7-0 setelah Son Hwayeon berhasil mencuri gol. Kedudukan kembali melebar setelah menit ke-67 Salgi Jang memperlebar jarak. Kedudukan jadi 8-0.
Setelah itu, gol kesembilan kembali terjadi pada menit ke-71 setelah Lee Hyunyoung menambah keunggulan. Hingga pluit panjang ditemukan, Korea Selatan berhasil menambah tiga gol. Kedudukan menjadi 12-0 untuk Korea Selatan. Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menelan kekalahan.
3. Lagu Indonesia Pusaka untuk Garuda Muda

IDN Times/Vanny El Rahman Tidak ada yang bisa dilakukan oleh Garuda Muda selain pasrah dan menunggu waktu habis. Tangis haru lepas begitu kesebelasan merah-putih harus kalah telak.
Meski begitu, tepuk tangan dan iringan musik Indonesia Pusaka dari para suporter mengiringi mereka. Mari sama-sama kita doakan supaya sepak bola putri Indonesia lebih baik lagi.



















