Ganda Campuran China Menurun, Nova: Ayo Indonesia Manfaatkan

- Pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto melihat performa pasangan China menurun, ditandai kegagalan juara dunia 2025-2026 dan hanya satu wakil di final China Masters 2026.
- Pensiunnya Zheng Siwei/Huang Yaqiong setelah Olimpiade 2024 turut membuka persaingan, yang dinilai Nova kini lebih merata tanpa negara yang terlalu dominan.
- Nova meminta atlet Indonesia memanfaatkan momentum tersebut dengan menargetkan medali di Asian Games 2026, serta menyatakan yakin anak asuhnya memiliki kemampuan untuk mencapainya.
Jakarta, IDN Times - Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, ingin anak-anak asuhnya bisa memanfaatkan momentum penurunan prestasi China di nomor ini, termasuk di Asian Games 2026 nanti.
"Persaingan sekarang di ganda campuran saya lihat agak tak menentu. Banyak pasangan China yang agak menurun nih. Jadi kita harus manfaatkan itu," kata Nova di Cipayung, Kamis (10/9/2026).
1. Nova beberkan penurunan prestasi China

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memetik kemenangan di 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026. (Dok. PP PBSI) Nova pun membeberkan ragam penurunan prestasi China di nomor ganda campuran. Mereka gagal juara dunia pada edisi 2025 dan 2026. Saat China Masters 2026, hanya satu pasangan saja yang mampu lolos final.
Selain itu, ganda campuran Zheng Siwei/Huang Yaqiong juga telah mengumumkan pensiun sejak meraih juara di Olimpiade 2024 yang membuat persaingan di nomor tersebut semakin terbuka.
"Berapa kali pasangan China sudah lepas. Kejuaraan Dunia aja udah dua kali lepas. Terus kemarin pun di China Masters cuman satu ya. Cuman satu aja, biasanya kan dua pasti. Sekarang sudah agak menurun," ujar Nova.
2. Persaingan sudah lebih merata

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di podium ganda campuran Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 (Instagram.com/badminton.ina) Dengan banyaknya penurunan yang dialami China ini, Nova melihat persaingan di ganda campuran jadi lebih merata. Tak ada lagi negara yang kelewat dominan, karena semua bisa berprestasi.
"Nah, itu kita harus manfaatkanlah. Sudah mulai rata lah. Jadi nggak ada yang terlalu dominan lagi setelah pensiunnya Zheng/Huang. Karena kesempatan untuk lebih dari medali pun saya rasa ada," ujar Nova.
3. Targetkan raih medali di Asian Games 2026

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di podium ganda campuran Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 (Instagram.com/badminton.ina) Berbekal kepercayaan diri ini, Nova tak ragu menargetkan ganda campuran meraih medali di Asian Games 2026. Dia optimistis dengan kemampuan dari anak-anak asuhnya.
"Target sih saya rasa untuk kami dan mereka (atlet) pribadi harus medali (Asian Games 2026). Tidak muluk-muluk lah, harus medali dulu. Saya yakin atlet punya kemampuan untuk itu," kata Nova.



















