Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Eks Timnas Jepang Berbagi Ilmu dengan Pesepak Bola Putri Indonesia

3 min read
Eks Timnas Jepang Berbagi Ilmu dengan Pesepak Bola Putri Indonesia
Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)
  • MilkLife Soccer Challenge bersama Pokemon menggelar coaching clinic 90 menit di Jakarta bersama eks Timnas Jepang putri Mana Iwabuchi dan Aya Miyama untuk atlet sepak bola putri Indonesia.
  • Peserta berlatih kontrol bola, juggling, gerakan mengecoh, step work, dan teknik pertandingan, lalu menerapkannya dalam simulasi delapan tim di empat lapangan.
  • Iwabuchi menekankan fondasi teknik dan latihan rutin sejak dini, sedangkan Miyama menyoroti lingkungan pembinaan, konsistensi, serta keberanian belajar dari kesalahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) With Pokemon menggelar coaching clinic bersama eks Timnas Jepang putri, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama. Acara ini dihelat di Kingkong Soccer Arena, Kamis (17/9/2926).

Coaching clinic ini berlangsung selama 90 menit. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan pemanasan sebagai tahap awal untuk mempersiapkan kondisi fisik sekaligus mengenalkan alur latihan kepada para peserta.

Setelah itu, peserta mengikuti latihan yang berfokus pada kemampuan dasar dan koordinasi fisik. Mereka melakukan sejumlah drill, mulai dari ball touch, juggling, gerakan mengecoh, step work, hingga teknik yang dapat diterapkan dalam situasi pertandingan.

Setelah mendapatkan materi teknik, para peserta diminta mengaplikasikan kemampuan tersebut melalui simulasi pertandingan. Mereka dibagi menjadi delapan tim dan bermain di empat lapangan secara bersamaan dengan format laga yang disesuaikan dengan jumlah pemain.

  1. 1. Mana Iwabuchi tekankan pentingnya teknik dasar

    Atlet sepak bola putri Indonesia mengikuti pelatihan bersama Pokemon dan mantan pemain tim nasional Jepang.
    Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)

    Bagi Iwabuchi, kesempatan mendampingi para pemain muda menjadi momentum untuk melihat sekaligus memberikan masukan terhadap kemampuan dasar yang mereka miliki.

    Mantan pemain Arsenal Women tersebut menilai fondasi teknik merupakan aspek penting yang perlu terus diasah sejak usia dini, terutama ketika pemain mulai mempersiapkan diri menuju level kompetitif yang lebih tinggi.

    "Dalam sesi kali ini, saya fokus mengajarkan teknik dasar seperti kontrol bola yang presisi dan akurasi tembakan karena itu adalah kunci utama seorang pesepak bola di level mana pun," ujar Iwabuchi dalam keterangan resmi.

    Menurut Iwabuchi, kebiasaan berlatih dan bersentuhan dengan bola sejak usia dini dapat membantu pemain mengembangkan kemampuannya. Sebab, hal itu akan masuk dalM memori sang anak.

    "Maka saya kira peserta di sini pun jika main bola setiap hari, pegang bola setiap hari, mereka juga bisa akan menjadi seperti saya," kata penyerang yang mengawali kariernya di klub Nippon TV Beleza tersebut.

  2. 2. Aya Miyama soroti pentingnya lingkungan pembinaan

    Atlet sepak bola putri Indonesia mengikuti pelatihan bersama Pokemon dan mantan pemain Timnas Jepang.
    Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)

    Sementara itu, Aya Miyama menekankan kemampuan pemain tidak hanya dibentuk melalui latihan teknis. Keberanian untuk belajar dari kesalahan dan menjaga konsistensi sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

    Selain itu, menurut Miyama, dukungan dari pihak-pihak yang dapat mewadahi perkembangan pemain melalui turnamen kompetitif perlu dilakukan secara berkesinambungan.

    "Maka dari itu, menurut saya, lingkungan juga penting untuk bisa mendukung mereka berkembang jadi pesepak bola putri di Indonesia. Dan dengan adanya acara ini, Indonesia bisa punya Timnas yang kuat ke depannya," ujar Miyama.

  3. 3. Para peserta dapat pengalaman baru

    Atlet sepak bola putri Indonesia mengikuti pelatihan bersama Pokemon dan mantan pemain Timnas Jepang.
    Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)

    Usai mengikuti coaching clinic, siswi SDN Cilangkap 01 Pagi, Zavinna Latisya Istiana, mengaku bersyukur bisa belajar langsung dari Iwabuchi dan Miyama. Pengalaman tersebut memberikan gambaran baru mengenai hal-hal teknis yang perlu diperhatikan ketika di lapangan.

    "Senang dan bangga sekali bisa main langsung sama pemain legendaris dari Jepang. Kami bisa mendapat pengalaman baru, bisa dapat ilmu baru dari mereka," ujar Zavinna.

    Di sisi lain, kembaran Zavinna, Zivanna Talitha Istiana, menyebut motivasi yang diberikan Miyama selama pelatihan semakin menambah keinginannya untuk menjadi pesepak bola profesional.

    "Mereka (Mana Iwabuchi dan Aya Miyama) passing sama shoot-nya bagus, terus control master-nya bagus banget. Mereka juga meminta kami untuk jangan mudah menyerah dan terus bersemangat jika mau menjadi pemain sepak bola profesional," ungkap Zivanna.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More