Erick Thohir Bantah Lapor FIFA soal Skandal Naturalisasi Malaysia

- Erick Thohir membantah tuduhan dari media Malaysia yang menuding dirinya sebagai dalang laporan Vietnam ke FIFA terkait skandal naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
- Ia menegaskan Indonesia tidak ikut campur urusan federasi negara lain dan menilai menjatuhkan lawan dengan cara seperti itu bukan gaya Indonesia.
- Laporan Vietnam ke FIFA diterima pada 11 Juni 2025, mencurigai dokumen naturalisasi beberapa pemain Malaysia setelah kemenangan besar atas Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara terkait tuduhan yang menyebutnya sebagai dalang di balik laporan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) ke FIFA atas skandal dokumen naturalisasi pemain Timnas Malaysia. Erick menegaskan, dirinya tidak terlibat sama sekali.
Isu itu muncul dari media Malaysia, MYNewsHub, yang menulis artikel berjudul “Erick Thohir Dalang Utama Yang Membuat Aduan kepada FIFA.”
1. Indonesia gak urus dapur orang

Erick menanggapi tuduhan itu dengan nada satir. Menurutnya, menjatuhkan lawan melalui cara seperti ini bukanlah “level” Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Menpora RI itu menegaskan, tidak ada gunanya mengurusi urusan federasi negara lain.
"Saya minta maaf, kelasnya nggak di situ gitu. Tidak benar pastinya," kata Erick Thohir saat ditemui di kantor Kemenpora, Jumat (20/2/2026).
2. Persaingan kuat di ASEAN untungkan Indonesia

Erick justru menekankan pentingnya persaingan sehat di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kompetisi yang ketat dapat mendorong kualitas sepak bola regional meningkat, sehingga negara-negara di ASEAN bisa mengejar ketertinggalan dari Eropa dan Afrika.
"Saya rasa, buat apa kita mengintervensi kemajuan negara lain, sedangkan kita membutuhkan kita bersaing antara negara Asia Tenggara ataupun tingkatannya kita dan negara-negara Asia," ucap Erick Thohir.
3. Kronologi laporan Vietnam ke FIFA

Laporan skandal itu diterima FIFA pada 11 Juni 2025. Pemain yang dicurigai antara lain Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Pelapor menyatakan dokumen naturalisasi pemain Malaysia mencurigakan. Dugaan ini ternyata tepat sasaran, karena laporan masuk ke meja FIFA sehari setelah Malaysia mempermalukan Vietnam dengan skor 4-0 dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.

















