Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menilik Rekam Jejak Sirkuit Jalanan Adelaide dalam Dunia Balap

Menilik Rekam Jejak Sirkuit Jalanan Adelaide dalam Dunia Balap
salah satu sudut sirkuit jalanan Adelaide (commons.wikimedia.org/No Swan So Fine)
Intinya Sih
  • MotoGP resmi menunjuk sirkuit jalanan Adelaide sebagai tuan rumah GP Australia mulai 2027, menggantikan Phillip Island yang telah menjadi lokasi balapan sejak 1989.
  • Sirkuit Adelaide memiliki sejarah panjang di dunia balap, pernah menjadi tuan rumah Formula 1 pada 1985–1995 dan ajang Supercars serta American Le Mans Series.
  • Dengan panjang lintasan 4,195 km dan 18 tikungan, sirkuit ini akan menjadi arena MotoGP jalanan pertama di dunia dengan kontrak penyelenggaraan hingga tahun 2032.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

MotoGP mengeluarkan pengumuman penting mengenai masa depan pekan balap GP Australia. Sirkuit Phillip Island tak lagi menjadi tuan rumah balapan di Negeri Kangguru pada 2027. Sebagai gantinya, sirkuit jalanan Adelaide akan menggantikan posisi sirkuit yang telah masuk kalender kejuaraan sejak 1989.

Sirkuit jalanan Adelaide sudah tak asing dengan dunia motorsport. Sirkuit tersebut pernah melangsungkan balapan Formula 1 pada era 1980-an. Aktivitas balapan di sana juga tetap menggeliat dengan adanya ajang balap Supercars.

1. Sirkuit jalanan Adelaide pernah menjadi tuan rumah Formula 1 selama satu dekade

Sirkuit jalanan Adelaide pernah menjadi saksi keseruan balapan Formula 1 selama satu dekade. Sirkuit dengan panjang 3,78 kilometer itu masuk kalender balap sebagai tuan rumah GP Australia pada 1985--1995. Tata letak sirkuit jalanan Adelaide terbilang unik karena sebagian area melewati jalan raya dan sebagian lainnya terletak di Rymill Park.

Sirkuit jalanan Adelaide memiliki julukan The Ultimate. Julukan tersebut muncul karena sirkuit tersebut selalu menjadi seri penutup musim Formula 1. Salah satu momen menarik balapan di sana adalah pada pekan balap GP Australia 1994.

Ketika itu, Michael Schumacher dan Damon Hill bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Schumacher datang ke Adelaide berbekal keunggulan 1 poin atas Hill. Schumacher harus finis di depan rivalnya jika ingin mengamankan titel juara untuk pertama kali dalam kariernya.

Schumacher yang memulai balapan dari posisi kedua langsung memimpin balapan sejak lap pertama. Di sisi lain, Hill terus membayangi Schumacher hingga lap 35. Puncak dari pertarungan kedua pembalap terjadi pada lap 36.

Schumacher sempat melebar di tikungan lima dan ban depan kanannya menabrak dinding. Walau begitu, pembalap berkebangsaan Jerman itu masih bisa kembali ke trek. Sementara itu, Hill berusaha memanfaatkan situasi dengan menyalip Schumacher di tikungan enam. Sayangnya, kedua pembalap bertabrakan yang menyebabkan mobil Schumacher menabrak pembatas.

Hill masih bisa membawa mobilnya kembali ke pit. Namun, kerusakan pada suspensi ban kiri memaksanya mengakhiri balapan lebih cepat. Situasi tersebut membuat Schumacher keluar sebagai juara Formula 1 1994.

2. Sirkuit jalanan Adelaide menjadi tuan rumah ALMS 2000 dan Supercars

Formula 1 GP Australia berpindah ke Sirkuit Albert Park pada 1996. Hal ini menyebabkan sirkuit jalanan Adelaide vakum dari dunia motorsport selama 3 tahun. Deru mesin kembali terdengar di sirkuit tersebut pada 1999 setelah pemerintah Australia Selatan berhasil bernegosiasi dengan Australian Vee Eight Supercar Company (AVESCO). Negosiasi tersebut berbuah balapan V8 Supercars.

Tata letak sirkuit untuk balapan tersebut sedikit berbeda dari Formula 1. Balapan V8 Supercars tidak melewati Rundle Road dan digantikan dengan trek lurus di sepanjang Bartels Road. Alhasil, panjang trek menjadi lebih pendek, yaitu 3,219 kilometer. Balapan Supercars terus berlangsung di sana hingga saat ini.

Sirkuit jalanan Adelaide juga pernah melangsungkan balapan pada 31 Desember 2000. Ketika itu, mereka menjadi tuan rumah American Le Mans Series (ALMS) bertajuk Race of 1000 Years. Balapan tersebut menggunakan tatak letak sirkuit yang sama seperti Formula 1. Allan McNish dan Rinaldo Capello yang mengemudikan Audi R8 keluar sebagai pemenang.

3. Sirkuit jalanan Adelaide menjadi tuan rumah MotoGP Australia pada 2027--2032

Sirkuit jalanan Adelaide tak hanya menggelar balapan roda empat. Sirkuit tersebut akan melangsungkan balapan MotoGP mulai 2027. Sirkuit jalanan Adelaide resmi menggantikan Sirkuit Phillip Island yang memiliki kontrak sebagai tuan rumah GP Australia hingga 2026.

Motorsport melansir, rancangan sirkuit memiliki tata letak sepanjang 4,195 kilometer dan dilengkapi dengan 18 tikungan. Proyeksi kecepatan maksimal yang dapat dicapai motor MotoGP saat melaju di trek mencapai 340 km/jam. Periode persiapan telah dilakukan dan diperkirakan memakan waktu selama 20 bulan. Promotor lokal akan mengawasi proyek pengerjaan sirkuit agar siap debut pada November 2027. Adapun kontrak sirkuit jalanan Adelaide dengan MotoGP berlangsung hingga 2032.

"Ini merupakan pencapaian besar bagi Australia selatan dan bukti lebih lanjut bahwa negara bagian kami memiliki momentum yang nyata. Kami sekarang bersaing dengan seluruh negara untuk menjadi tuan rumah acara-acara terbaik dunia. Adelaide memiliki penawaran unik dengan menjadi tuan rumah balapan MotoGP di sirkuit jalanan yang pertama di dunia. Ini pastinya akan menarik pengunjung dari dalam maupun luar negeri," kata Peter Malinauskas selaku Perdana Menteri negara bagian Australia Selatan dilansir MotoGP.

Kini, semua mata penggemar tertuju kepada persiapan sirkuit jalanan Adelaide sebagai tuan rumah GP Australia 2027. Apalagi, mereka menyandang status sebagai tuan rumah balapan MotoGP pertama yang digelar di jalanan pusat kota. Masalah keamanan menjadi sorotan utama karena karakteristik sirkuit jalanan yang kurang memiliki area gravel dan run-off. Akankah balapan di sana berjalan lancar dan aman? Menarik untuk dinantikan bersama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More