Geliat sepak bola Arab Saudi tak lagi hanya berpusat pada klub-klub raksasa seperti Al-Hilal atau Al-Nassr. Kehadiran NEOM SC sebagai kekuatan baru dari kawasan barat laut Arab Saudi mulai mencuri perhatian. Didukung pendanaan kuat dari proyek kota futuristik, mereka bertransformasi dari tim kasta bawah menjadi kontestan yang mulai disegani di Saudi Pro League. Seperti apa sepak terjang mereka? Berikut ini empat fakta menarik tentang NEOM SC.
4 Fakta tentang NEOM SC, Kekuatan Baru dari Kota Masa Depan Arab Saudi

Take a Deeper Read
1. Al-Suqoor berubah menjadi NEOM SC setelah diakuisisi pada Desember 2023
Sebelum dikenal sebagaii NEOM SC, klub ini berdiri pada 1965 dengan nama Al-Suqoor yang lebih banyak menghabiskan waktu di kasta kedua dan ketiga. Dilansir Saudipedia, perubahan terjadi pada Desember 2023 ketika kepemilikan klub diakuisisi secara penuh oleh NEOM, megaproyek kota megapolitan futuristik bernilai ratusan miliar Dolar AS yang menjadi bagian dari rencana Saudi Vision 2030. Akuisisi tersebut diikuti perubahan nama Al-Suqoor menjadi NEOM Sports Club.
Akuisisi ini bertujuan agar kota NEOM memiliki wakil di panggung olahraga nasional dan internasional. Dukungan finansial tanpa batas dari investor baru langsung berbuah manis. NEOM FC merangkak dari kasta ketiga dan akhirnya mengamankan tiket promosi ke Saudi Pro League setelah menjadi juara Saudi First Division League 2024/2025.
2. Berhasil finis di peringkat 8 Saudi Pro League 2025/2026, kini tampil di kejuaraan antarklub regional
Performa NEOM SC menunjukkan lonjakan signifikan sejak berhasil finis di peringkat ke-8 pada musim debutnya di Saudi Pro League 2025/2026. Pencapaian tersebut mengantarkan mereka mengamankan tiket tampil di ajang GFF Gulf Club Champions League 2026/2027. Dilansir World Football, NEOM SC tampil cukup konsisten di kompetisi domestik dengan menduduki peringkat keenam klasemen sementara Saudi Pro League 2026/2027 (per 21 Oktober 2026) lewat raihan 16 poin hasil dari 5 kemenangan, 1 imbang, dan 4 kekalahan.
Lini depan mereka saat ini ditopang oleh striker asal Prancis, Alexandre Lacazette. Mantan penggawa Arsenal tersebut sukses mengemas 5 gol dalam 10 laga awal 2026/2027. Sementara itu, NEOM SC juga perkasa di kancah regional dengan memimpin Grup A Gulf Club Champions League usai melibas Al-Shaab Hadramaut (Yaman) dengan skor 4-0 pada matchday pertama.
3. Bermaterikan para pemain asing dan lokal berkualitas di bawah asuhan Christopher Galtier
Sebagai pendatang baru di kasta tertinggi, NEOM SC tak mau sekadar menjadi penggembira. Manajemen klub bergerak agresif di bursa transfer dengan mendaratkan juru taktik kawakan asal Prancis, Christophe Galtier. Mantan pelatih Paris Saint-Germain dan LOSC Lille tersebut didapuk sebagai nahkoda utama tim pada Mei 2025.
Dilansir Transfermarkt, komposisi skuad NEOM SC menjadi salah satu dengan nilai pasar tertinggi di luar tim Big Four liga Arab Saudi. Lini depan mereka dihuni penyerang top asal Prancis, Alexandre Lacazette, yang ditopang oleh dua winger lincah yakni Said Benrahma serta Georgios Masouras. Tak cuma itu, lini belakang tim semakin kokoh berkat kehadiran kiper Timnas Polandia, Marcin Bulka, di bawah mistar gawang serta bek tangguh, Malang Sarr dan Nathan Zeze, di garis pertahanan. Skuad asing ini dipadukan secara efektif dengan pilar-pilar lokal berpengalaman seperti Mohammed Al-Breik, Faisal Al-Ghamdi, hingga Haroune Camara.
4. Direncanakan akan bermarkas di NEOM Stadium, tetapi pembangunannnya menghadapi isu pembatalan
Untuk sementara waktu, NEOM SC menggunakan King Khalid Sports City Stadium di kota Tabuk sebagai kandang mereka. Namun, rencana jangka panjang klub ini jauh lebih besar. Seiring dengan pembangunan megaproyek kota masa depan NEOM, sebuah stadion berteknologi tinggi berkapasitas modern disiapkan untuk menjadi markas permanen mereka. Dilansir Dezeen, NEOM Stadium adalah proyek stadion megah berkapasitas 46.010 penonton yang diproyeksikan menjadi salah satu venue Piala Dunia FIFA 2034.
Berlokasi di kawasan The Line, proyek kota futuristik milik NEOM, stadion tersebut dirancang berada 350 meter di atas permukaan tanah dan terintegrasi langsung dengan atap bangunan. Konstruksinya dijadwalkan mulai berlangsung pada 2027 hingga selesai pada 2032. Namun, keberlanjutan proyek ambisius ini menghadapi ketidakpastian setelah diterpa isu pembatalan dan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
NEOM SC seolah menjadi bukti bahwa peta kekuatan sepak bola Arab Saudi semakin merata. Kombinasi dana melimpah, manajemen profesional, serta daya tarik deretan bintang kelas dunia, mereka siap menjadi pesaing baru di kancah sepak bola Arab Saudi. Bahkan, jika lancar, juga menjadi poros kekuatan baru di kawasan Timur Tengah.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- 5 Pemain Neom SC dari Ligue 1 pada Musim Panas 2025 per 27 Agustus28 Aug 2025, 22:08 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 5 Rekrutan Baru Neom SC pada Musim Panas 2025 per 7 Juli08 Jul 2025, 07:34 WIB
- 9 Fakta NEOM, Mega Proyek Arab Saudi yang Bikin Geleng-geleng Kepala26 Sep 2018, 14:20 WIB