Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar Ramaikan Pembinaan Usia Dini

Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar Ramaikan Pembinaan Usia Dini
Turnamen Festival Sepak Bola Rakyat (Dokumentasi Garuda Gemah Nusantara)
Intinya Sih
  • Festival Sepak Bola Rakyat 2026 di Makassar menghadirkan ratusan pemain muda, pelatih, dan ofisial dalam turnamen mini soccer serta U-15 yang berlangsung 21–23 Mei 2026.
  • Kegiatan ini tak hanya kompetisi, tapi juga mencakup seminar kepelatihan dan coaching clinic bersama praktisi sepak bola nasional seperti Ricky Riskandi, Fabio Oliveira, dan Ratu Tisha Destria.
  • Kolaborasi Garuda Gemah Nusantara dan Coca-Cola Indonesia menonjolkan dukungan sektor swasta bagi pembinaan usia dini sekaligus menghidupkan euforia Piala Dunia 2026 melalui bazaar UMKM dan hiburan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Festival Sepak Bola Rakyat 2026 kembali digelar di Lapangan Telkom Makassar, 21 hingga 23 Mei 2026. Kali ini, ratusan pesepak bola muda mentas untuk bisa memamerkan kemampuannya di hadapan para penonton.

Namun, festival yang digelar oleh Garuda Gemah Nusantara (GGN) bersama Coca-Cola Indonesia, bukan sekadar kompetisi, karena ada pula seminar kepelatihan, coaching clinic, dan berbagai hiburan lainnya.

Sebanyak 360 peserta dan 48 pelatih terlibat dalam turnamen mini soccer 8x8 yang digelar di festival kali ini. Kemudian, ada juga 160 peserta dan 32 ofisial pelatih dari 32 SSB dan SMA yang mengikuti turnamen U-15 Festival Sepak Bola Rakyat di Sulawesi Selatan.

1. 2 eks asisten Timnas ramaikan sesi kepelatihan

Sesi coaching clinic dan seminar kepelatihan juga menarik minat banyak peserta. Untuk seminar kepelatihan, ada 48 peserta dan dipandu oleh mantan asisten pelatih Timnas Putri Indonesia, Ricky Riskandi, serta eks asisten pelatih Timnas Indonesia, Fabio Oliveira.

Selain itu, sebanyak 65 peserta dari Sekolah Sepak Bola di Makassar dan sekitar Sulawesi Selatan ambil bagian dalam coaching clinic.

2. Pembinaan usia dini butuh kerja sama lintas sektor

Turnamen Festival Sepak Bola Rakyat (Dokumentasi Garuda Gemah Nusantara)
Turnamen Festival Sepak Bola Rakyat (Dokumentasi Garuda Gemah Nusantara)

Praktisi sepak bola nasional, Ratu Tisha Destria, menegaskan perlu kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan usia dini. Sebab, modal dalam pembinaan usia dini begitu besar, tak hanya melibatkan materi, tapi juga aspek lainnya. Festival ini, ditegaskannya, harus digalakkan karena bisa meningkatkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim pada peserta usia 15 hingga 18 tahun.

"Peran sektor swasta menjadi sangat penting dalam menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi generasi muda," kata Tisha, dalam keterangannya Minggu (24/5/2026).

Direktur GGN, Rizky Aidi, menyatakan festival ini sebagai panggung mimpi anak-anak daerah untuk naik level dan bisa meningkatkan kemampuannya.

"Ini bukan sekadar turnamen, tapi juga panggung bagi anak-anak daerah untuk bermimpi lebih tinggi," kata Rizky.

3. Dimeriahkan juga oleh festival Piala Dunia

Turnamen Festival Sepak Bola Rakyat (Dokumentasi Garuda Gemah Nusantara)
Turnamen Festival Sepak Bola Rakyat (Dokumentasi Garuda Gemah Nusantara)

Serunya festival ini nggak berhenti di lapangan. Para pengunjung bisa mampir ke bazaar UMKM yang menampilkan produk-produk lokal, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi komunitas setempat. Selain itu, ada juga euforia Piala Dunia 2026 yang dibangun karena bekerja sama dengan salah satu sponsornya, Coca-Cola.

"Kami bangga bisa meneruskan kolaborasi strategis ini sebagai bagian dari komitmen Coca-Cola Indonesia dalam menghadirkan euforia FIFA World Cup 2026 lebih dekat ke tengah masyarakat," ujar Triyono Prijosoesilo, Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More