Gegara Comeback Gila Argentina, Sejarah 72 Tahun Piala Dunia Terulang

- Argentina bangkit dramatis setelah tertinggal dua gol dan menang 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium.
- Gol penentu kemenangan dicetak Enzo Fernandez di masa injury time, setelah Messi dan Romero lebih dulu memperkecil ketertinggalan.
- Kemenangan ini mengulang sejarah 72 tahun lalu, ketika tim mampu membalikkan defisit dua gol di fase gugur Piala Dunia.
Jakarta, IDN Times - Argentina berhasil selamat dari lubang jarum. Sempat tertinggal dua gol, mereka berhasil comeback dan menang dengan skor 3-2 atas Mesir dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Selasa malam WIB (7/7/2026).
Dalam duel ini, Albiceleste sempat dibuat panik. Mereka dibikin repot oleh Mesir yang mengandalkan serangan balik sepanjang laga.
Gawang Emiliano Martinez dijebol dua kali terlebih dulu. Pertama, lewat tandukan Yasser Ibrahim di menit 15. Kemudian, aksi Mostafa Zico pada paruh kedua, yang berawal dari skema serangan balik cepat, sukses menaklukkan Martinez untuk kedua kalinya.
Tertinggal dua gol, Argentina terus menekan pertahanan Mesir. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menambah daya gedornya dengan memasukkan sejumlah pemain baru.
Hasilnya baru terlihat di masa kritis. Dimulai pada menit 79, ketika umpan Lionel Messi menemui Cristian Romero dan bola diteruskan lewat tandukannya untuk menjebol gawang Mesir. Berselang empat menit, Messi yang beraksi setelah sepakan volinya berhasil menjebol gawang Mesir.
Lalu, tandukan Enzo Fernandez ketika masa injury time memasuki menit kedua, berhasil melambungkan Argentina dan memastikan kemenangan 3-2.
Dilansir ESPN, catatan Argentina mengulangi sebuah siklus dalam sejarah pada 72 tahun lalu. Jadi, kemenangan Argentina atas Mesir menjadi yang kedua dalam satu edisi Piala Dunia ketika sebuah tim tertinggal dua gol terlebih dulu di fase gugur.
Sebelumnya, Belgia melakukannya ketika jumpa Senegal di babak 32 besar. Skor kemenangan Belgia sama, yakni 3-2, yang gol kemenangannya diperoleh pada perpanjangan waktu lewat penalti Youri Tielemans.
Fenomena ini sempat terjadi pada Piala Dunia 1954, ketika Austria menang 7-5 atas Swiss di perempat final. Disusul dengan kemenangan Jerman Barat 3-2 atas Hungaria, lewat perpanjangan waktu di partai final.















![[QUIZ] Seberapa Jeli Matamu Menebak Pemain Piala Dunia 2026?](https://image.idntimes.com/post/20260618/upload_3dcbed17ce3d325b8c798cc86fa5c273_194ec8d9-8cfa-4f74-9a58-c41e6eb809d6.jpg)
