Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gilberto Mora, Pemain Termuda Meksiko di Piala Dunia 2026

Gilberto Mora, Pemain Termuda Meksiko di Piala Dunia 2026
Estadio Azteka di Meksiko dipadati penonton. (unsplash.com/Ruben Ramirez)
Intinya Sih
  • Gilberto Mora, gelandang muda berusia 17 tahun, menjadi pemain termuda di skuad Meksiko pada Piala Dunia 2026 dan tampil sebagai pengganti dalam laga perdana melawan Afrika Selatan.
  • Mora meniti karier sejak usia belasan bersama Club Tijuana, mencatatkan enam gol dan satu assist di Liga MX 2025/2026 hingga menjadi gelandang serang utama timnya.
  • Penampilan impresif Mora di Gold Cup 2025 dan laga uji coba membuat harga pasarnya melonjak hingga 10 juta euro serta menarik minat klub besar Eropa seperti Barcelona dan Real Madrid.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Gilberto Mora salah satu nama menarik di Piala Dunia 2026. Pemain tengah bernama lengkap Gilberto Rafael Mora Zambrano ini menjadi pemain termuda di Timnas Meksiko. Pada laga perdana, ia sudah diturunkan Pelatih Javier Aguirre untuk menggantikan Alvaro Fidalgo. Meski masih pelapis, Mora memiliki kesempatan besar untuk bersinar bersama El Tri di Piala Dunia 2026.

1. Anak dari mantan pemain sepak bola Meksiko

Gilberto Mora lahir di Tuxla Gutierrez, Chiapas, Meksiko pada 14 Oktober 2008. Pada usianya yang masih 17 tahun 7 bulan, Mora berhasil menjadi salah 1 dari 25 pemain yang dipanggil Pelatih Aguirre di turnamen paling bergengsi di dunia. Ini membuktikan, Mora punya kesempatan besar untuk menunjukkan performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. 

Keberhasilan wonderkid Meksiko debut di Piala Dunia tidak bisa dipisahkan dari latar belakang keluarganya. Ayah Mora, Gilberto Mora Olayo, dikenal luas sebagai mantan pemain sepak bola profesional di Meksiko. Saat ini, Mora Olayo juga masih menjadi pelatih tim muda Club Tijuana. 

Ayah Mora dulu berhasil membawa klubnya, Club Tijuana, promosi ke kasta tertinggi Liga Meksiko dan memutuskan gantung sepatu pada 2011. Setelah pensiun, Mora Olayo menjadi asisten pelatih di Chiapas dan kemudian di tim muda Tijuana. Pada 2019, ia melatih anaknya untuk menembus Club Tijuana U-13 di turnamen Primavera.

2. Tampil memukau di Liga MX bersama Club Tijuana

Gilberto Mora pertama kali dipromosikan ke tim senior Club Tijuana pada 2024/2025, ketika usinya baru 15 tahun. Setelah empat laga awal hanya mengisi bangku cadangan, Mora akhirnya diturunkan pada pekan kelima sebagai pengganti. Pada pekan ke-7, ia baru berhasil masuk tim inti Xolos. 

Pada 2025/2026, Mora berhasil terpilih menjadi gelandang serang utama di bawah binaan Pelatih Sebastian Abreu. Sepanjang Liga MX 2025/2026, Mora berhasil mencatatkan 6 gol dan 1 assist dari 20 pertandingan. Selama di Liga MX, ia lebih condong untuk memegang bola di bagian kanan lapangan.

3. Tampil apik selama membela Timnas Meksiko di Gold Cup 2025

Setelah tampil memukau di tim junior, Gilberto Mora berhasil masuk Meksiko U-15 pada 2022. Pada Juni 2025, ia dipanggil Pelatih Javier Aguirre untuk membela negaranya. Saat itu, usianya baru 16 tahun 5 bulan. 

Di Gold Cup 2025, Mora berhasil masuk Timnas Meksiko. Sayangnya, ia hanya menjadi pelapis selama laga penyisihan grup. Mora akhirnya diturunkan sebagai pemain inti di laga perempat final kontra Arab Saudi. Setelah itu, ia terus dimasukkan menjadi starter hingga merengkuh gelar juara usai mengalahkan Amerika Serikat 2-1 di laga final. 

Pada laga persahabatan, Mora lebih banyak diturunkan sebagai pemain pengganti daripada starter. Menjelang Piala Dunia 2026, Mora sudah menunjukkan kemampuannya dan mengantarkan negaranya menang secara beruntun. Meksiko berhasil menang melawan Ghana (2-0), Australia (1-0), dan Serbia (5-1). 

4. Harga pasaran Gilberto Mora melonjak

Penampilan apik Mora selama membela Club Tijuana dan Timnas Meksiko membuat harga pasarannya melonjak. Sejak Desember 2025, harga pasaran Mora sudah menembus 10 juta euro (Rp206 miliar). Alhasil, Mora didapuk menjadi pemain termahal di klubnya saat ini. 

Performa apiknya membuatnya kerap dihubungkan dengan masa depannya di Eropa. Dalam setahun terakhir, Barcelona dan Real Madrid disebut-sebut terus memantau perkembangan pemain kelahiran Chiapas ini. Jika Mora berhasil unjuk gigi bersama El Tri di Piala Dunia 2026, bukan tidak mungkin makin banyak klub Eropa yang mendekatinya. 

Setelah diturunkan pada laga perdana, Gilberto Mora memiliki peluang besar kembali diturunkan Pelatih Javier Aguirre pada laga melawan Korea Selatan dan Ceko. Mora bahkan mungkin diturunkan sebagai starter untuk memperkuat lini serang Meksiko.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More