Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Butuh 20 Tahun agar Timnas Futsal Indonesia Jadi Tim Papan Atas Dunia

Butuh 20 Tahun agar Timnas Futsal Indonesia Jadi Tim Papan Atas Dunia
Timnas Futsal Indonesia jalani latihan sebelum ke Spanyol. (Dok. AFI)
Intinya Sih
  • Pelatih Hector Souto menyebut Timnas Futsal Indonesia membutuhkan sekitar 20 tahun untuk mampu bersaing langsung dengan kekuatan futsal Eropa dan Amerika Selatan.
  • Kesenjangan utama berada pada pembinaan usia muda dan eksposur kompetitif; pemain di Eropa serta Amerika Selatan mulai diseleksi sejak kelompok usia dini.
  • Meski kompetitif di Asia Tenggara dan Asia, Indonesia menargetkan peningkatan level lewat TC di Spanyol pada 11-24 Agustus 2026 melawan klub papan atas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyebut butuh 20 tahun agar tim Garuda bisa bersaing dengan tim-tim futsal top dunia. Saat ini, dominasi Eropa dan Amerika Selatan masih terasa.

"Tanggung jawab kami adalah mengejar ketertinggalan, mencoba untuk mendekati selangkah demi selangkah. Semoga, dalam 20 tahun, kami bisa bersaing secara langsung dengan tim-tim top Eropa dan Amerika Selatan," ujar Souto kepada awak media.

1. Kesenjangan sistem pembinaan usia muda jadi faktor penentu

Para pemain Timnas Futsal Indonesia menjalani sesi latihan di lapangan sebagai persiapan keberangkatan ke Spanyol.
Timnas Futsal Indonesia jalani latihan sebelum ke Spanyol. (Dok. AFI)

Souto mengungkapkan, terbentangnya jarak antara Timnas Futsal Indonesia dengan tim-tim top dunia terletak pada kesenjangan pembinaan usia muda. Di Eropa dan Amerika Selatan, pembinaan dimulai lebih awal.

"Di sana (Eropa dan Amerika Selatan) mereka memulai dari U-6, U-8, U-10, dan selalu memilih yang terbaik setiap musimnya. Di Indonesia sedikit berbeda karena pemain berusia 15 atau 16 tahun langsung mendapat kontrak klub," kata Souto.

2. Eksposure Eropa dan Amerika Selatan lebih besar

Para pemain Timnas Futsal Indonesia mengikuti sesi latihan di lapangan indoor sebelum menjalani keberangkatan ke Spanyol.
Timnas Futsal Indonesia jalani latihan sebelum ke Spanyol. (Dok. AFI)

Souto juga mengungkapkan, tim-tim Eropa dan Amerika Selatan mendapatkan eksposur yang lebih besar. Jadi, ketika masuk level profesional, itu merupakan buah dari aroma kompetitif sejak level pembinaan.

"Saya pikir exposure yang didapatkan para pemain Eropa dan Amerika Selatan, ada sejak mereka muda jauh lebih besar daripada di Indonesia. Ketika mereka tiba ke level profesional, mereka sudah melewati banyak seleksi," ujar Souto.

3. Pengingat agar tak cepat berpuas diri

Timnas Futsal Indonesia lawan Thailand di final Piala AFF 2026.
Timnas Futsal Indonesia lawan Thailand di final Piala AFF 2026. (Dok. FFI)

Souto mengungkapkan, adanya jarak ini adalah pengingat agar Timnas Futsal Indonesia tak cepat berpuas diri. Mereka memang kompetitif di level Asia Tenggara dan Asia, tetapi dunia jauh lebih luas.

Alhasil, Timnas Futsal Indonesia berencana melakukan pemusatan latihan (TC) di Spanyol pada 11 sampai 24 Agustus 2026. Di sana, mereka akan menjajal klub-klub futsal papan atas Spanyol.

"Di Asia Tenggara dan Asia kami telah bersaing dengan sangat baik. Saat ini targetnya adalah meningkatkan level Timnas Futsal Indonesia dan bersaing melawan tim-tim Eropa serta Amerika Selatan," ujar Souto.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More