3 Gol Penalti Pertama Ivan Perisic untuk PSV Eindhoven

- Ivan Perisic, pemain tertua di skuad PSV Eindhoven musim 2024/2025, dipercaya menjadi eksekutor utama penalti berkat pengalaman panjangnya di dunia sepak bola.
- Tiga gol penalti Perisic tercipta melawan Go Ahead Eagles, Liverpool, dan Heracles Almelo antara Februari 2025 hingga Februari 2026, menunjukkan konsistensinya dalam situasi krusial.
- Kontribusi Perisic lewat penalti membantu memperkuat posisi PSV di berbagai kompetisi serta menegaskan perannya sebagai panutan bagi rekan setim yang lebih muda.
Ivan Perisic bergabung dengan PSV Eindhoven pada awal 2024/2025 saat berusia 36 tahun. Ini langsung menjadikan pria yang lahir di Kroasia pada 2 Februrari 1989 tersebut sebagai pemain tertua di skuad. Pada 2025/2026, personel tertua kedua PSV setelah Perisic adalah Alasane Plea yang lahir pada 10 Maret 1993.
Status tersebut yang menjadikan Perisic sebagai salah satu eksekutor utama PSV saat mendapat hadiah penalti. Namun, pelatih Peter Bosz tentu menunjuknya bukan hanya karena faktor usia, melainkan juga berkat pengalamannya. Terbukti, Perisic selalu mencetak gol dari tiga penalti yang sudah diambilnya per 1 Maret 2026.
1. Gol penalti Ivan Perisic hanya memperkecil kekalahan PSV Eindhoven atas Go Ahead Eagles pada 26 Februari 2025
Ivan Perisic mencetak gol penalti pertamanya dengan seragam PSV Eindhoven pada 26 Februari 2025. Saat itu, mereka menjamu Go Ahead Eagles di Philips Stadion untuk memainkan semifinal Piala KNVB 2024/2025. Wasit Dennis Higler menunjuk titik putih pada menit 59 usai umpan dari Perisic ditanduk Luuk de Jong dan mengenai tangan Gerrit Nauber.
Menariknya, meski berstatus sebagai eksekutor utama sekaligus kapten PSV, de Jong menyerahkan tanggung jawab kepada Perisic. Winger yang memakai nomor punggung 5 ini menjawabnya dengan meyakinkan. Ia melepaskan tendangan kencang ke tengah dan mengecoh kiper Eagles, Jari De Busser, yang bergerak ke kiri.
Sayangnya, gol Perisic tersebut hanya memperkecil kekalahan PSV. Sebelumnya, mereka sudah tertinggal dua gol. Nauber membungkam publik tuan rumah pada menit 25. Bek tengah itu menyundul umpan sepak pojok dari Dean James yang sebulan setelah laga ini resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Victor Edvardsen menggandakan keunggulan Eagles 2 menit kemudian.
2. Ivan Perisic memulai pesta PSV Eindhoven di Anfield pada 26 November 2025 lewat tendangan penalti
PSV Eindhoven mendapat ujian berat pada 26 November 2025. Mereka harus bermain tandang melawan Liverpool untuk melakoni matchday kelima fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026. Namun, secara mengejutkan, Ivan Perisic dan kolega mampu pulang dari Anfield dengan kemenangan 4-1. Perisic memulai pesta PSV pada menit keenam.
Wasit Alejandro Hernandez Hernandez tanpa ragu memberi PSV hadiah penalti usai kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengenai bola dengan tangannya ketika tengah berduel untuk menghalau sepak pojok Joey Veerman. Perisic maju sebagai algojo. Ia menaruh bola ke kanan, sedangkan Giorgi Mamardashvili meloncat ke sisi berlawanan.
Liverpool sempat menyamakan kedudukan melalui Dominik Szoboszlai pada menit 16. Namun, PSV tidak terbendung pada babak kedua dengan mencetak gol lewat Guus Til pada menit 56 serta Couhaib Driouech pada menit 73 dan 90+1. Driouech mustahil mengukir brace andai tidak menggantikan Perisic yang mengalami cedera pada menit 70.
3. Ivan Perisic mencetak gol pembuka PSV Eindhoven saat menang 3-1 atas Heracles Almelo pada 28 Februari 2026
Gol penalti ketiga Ivan Perisic untuk PSV Eindhoven tercipta pada Sabtu (28/2/2026). Ia melakukannya ke gawang Heracles Almelo. Saat itu, Perisic dan PSV bertandang ke Asito Stadion untuk menjalani pekan ke-25 Eredivisie 2025/2026 melawan tim juru kunci tersebut. Mereka makin kokoh di puncak klasemen usai menang dengan skor 3-1.
Perisic membuka papan skor pada menit sembilan. Ia melepaskan tendangan penalti ke kiri dan sukses mengecoh kiper Almelo, Remko Pasveer, yang bergerak ke arah berlawanan. PSV mendapat hadiah ini usai Rhys Bozinovski melanggar Sergino Dest. Bozinovski tidak melakukan banyak protes kepada Erwin Blank karena memang jelas menjegal Dest saat hendak menyapu bola.
Setelah gol Perisic, PSV menggandakan keunggulan 3 menit berselang melalui Ismael Saibari. Dennis Man mencetak gol terakhir mereka usai menanduk umpan dari Joey Veerman pada menit 40. Almelo mendapat gol hiburan dari Lequincio Zeefuik pada menit 80. Perisic tidak ada di lapangan ketika momen tersebut terjadi karena digantikan Couhaib Driouech pada menit 63.
Tiga gol di atas sekaligus menggambarkan peran Perisic yang mampu mengayomi skuad PSV yang relatif muda. Ia memang mendapat hak istimewa menjadi eksekutor. Namun, penalti juga merupakan sebuah tanggung jawab besar. Dengan pengalamannya, Perisic bersedia menerima beban tersebut.


















