5 Pemain Spanyol yang Merumput di Eredivisie 2025/2026

Berkat regenerasi pemain dan jenjang kompetisi yang berjalan baik, Spanyol masih menjadi salah satu poros kekuatan sepak bola dunia. Tak hanya membangun karier di dalam negeri, pemain Spanyol juga sering mengambil kesempatan melebarkan sayap ke berbagai liga di Eropa, termasuk Eredivisie 2025/2026.
Terdapat total lima pemain La Furia Roja yang sedang merumput di kasta tertinggi Liga Belanda per 21 Februari 2026. Mereka tercatat menjalani petualangan bersama Fortuna Sittard, FC Utrecht, NEC Nijmegen, dan PSV Eindhoven.
1. Yarek Gasiorowski sering dipercaya menempati posisi bek tengah utama PSV Eindhoven
Yarek Gasiorowski sepakat meninggalkan Valencia untuk berlabuh ke Belanda dengan menerima ajakan PSV Eindhoven pada musim panas 2025. Pemain kelahiran Polinya del Xuquer ini diperkenalkan ke Philips Stadium setelah membayar tebusan kepada Los Che seharga 9,8 juta euro (sekitar Rp194,6 miliar). Kehadirannya diproyeksikan memperkuat tembok pertahanan lantaran bisa memperkaya pilihan rotasi di posisi bek tengah atau bek kiri.
Gasiorowski ternyata langsung menjadi figur penting sehingga sering dipercaya menempati posisi bek tengah utama PSV Eindhoven pada Eredivisie 2025/2026. Sebab, dirinya berani melakukan duel fisik, bisa membaca permainan untuk mengantisipasi ancaman ke jantung pertahanan, dan nyaman menguasai bola sehingga berperan penting dalam membangun serangan dari lini belakang. Dengan tinggi 191 cm, dia juga diandalkan ketika perebutan bola di udara. HIngga pekan ke-23, pemain yang kini berusia 21 tahun tersebut dipasang sebanyak 19 pertandingan dengan menciptakan 3 gol dan 1 assist. Sejak Juli 2025, ia mencetak 3 gol dan 1 assist dari 29 pertandingan di berbagai ajang.
2. Miguel Rodriguez bisa menambah rotasi di sektor depan dan tengah FC Utrecht
Miguel Rodriguez berseragam FC Utrecht dengan status pinjaman dari Celta Vigo pada musim panas 2024. Pemain kelahiran Redondela tersebut untuk pertama kali mengambil kesempatan berkarier di luar Spanyol. Selain penyerang sayap kanan, dirinya beberapa kali digeser ke gelandang kanan sesuai kebutuhan taktik. Ini membuatnya cukup sering dipasang sejak menit awal. Tak selalu mulus, performanya juga sempat terganggu cedera pangkal paha.
Berkat rekam jejak selama masa peminjaman, FC Utrecht membayar 1,25 juta euro (sekitar Rp25 miliar) untuk mempermanenkan Rodriguez pada musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 22 tahun ini masih sering menjalankan tugas sebagai penyerang sayap kanan utama pada Eredivisie 2025/2026. Dia juga pernah digeser ke beberapa posisi di sektor depan dan tengah.
Rodriguez menggabungkan kreativitas, visi bermain, kecepatan, dan keterampilan dribel untuk menciptakan peluang. Selain itu, dia juga dibekali etos kerja tinggi sehingga bisa menekan pergerakan lawan dan rajin bergerak demi menambah opsi umpan bagi rekan. Hingga pekan ke-23, dirinya menorehkan 3 gol dari 22 pertandingan. Sejak didaratkan ke Galgenwaard Stadium, penyerang bertinggi 179 cm ini mengukir 15 gol 4 assist dari 62 pertandingan (3.751 menit) di berbagai kompetisi bersama FC Utrecht.
3. Angel Alarcon selalu dipasang sebagai penyerang sayap kanan utama FC Utrecht
Selain Miguel Rodriguez, FC Utrecht juga mempunyai pemain lain asal Spanyol, yaitu Angel Alarcon. Dia direkrut melalui skema peminjaman dari FC Porto B pada musim dingin 2026. Dirinya rencananya membela Domstedelingen sampai Juni 2026 dengan opsi pembelian. Ia direkrut guna memperdalam kekuatan di sektor sayap penyerangan.
Alarcon langsung menjadi salah satu sosok krusial dalam skema taktik FC Utrecht pada Eredivisie 2025/2026. Ia selalu dipasang oleh Ron Jans sejak menit awal untuk mengemban peran sebagai penyerang sayap kanan. Pemain yang kini berusia 21 tahun ini bergerak eksplosif karena didukung dengan kecepatan. Selain itu, ia cerdik dalam penempatan posisi dan mempunyai naluri menciptakan gol. Hingga pekan ke-23, ia dipasang 4 pertandingan dengan mengemas 1 gol dan 1 assist (261 menit).
4. Gonzalo Crettaz selalu diturunkan sebagai kiper utama NEC Nijmegen
Gonzalo Crettaz menjaga area pertahanan CD Castellon kurang lebih selama 2 tahun. Setelah kontraknya berakhir, dirinya hengkang gratis pada musim panas 2025. Tak sampai menganggur, kiper kelahiran Buenos Aries ini menerima tawaran untuk melanjutkan karier bersama NEC Nijmegen. Pemain kelahiran Buenos Aires tersebut diplot sebagai suksesor dari Robin Roefs yang memilih berlabuh ke Inggris untuk berseragam Sunderland.
Crettaz cepat beradaptasi karena mengenal gaya kepelatihan Dick Schreuder yang pernah bekerja sama ketika di CD Castellon. Benar saja, dirinya ternyata selalu diturunkan sejak menit pertama pada Eredivisie 2025/2026. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini dibekali pengalaman yang berguna untuk mengantisipasi ancaman lawan serta refleks cepat. Hingga pekan ke-23, dirinya merumput 23 kali dengan kebobolan 39 gol dan membuat 3 clean sheet (2.070 menit). Di berbagai ajang, ia dipasang sebanyak 24 pertandingan dengan kemasukan 40 gol dan menciptakan 3 clean sheet musim ini.
5. Ivan Marquez menjadi salah satu tembok penting pertahanan Fortuna Sittard
Tak masuk rencana masa depan FC Nuremberg, Ivan Marquez setuju menjemput kemungkinan lain dengan menerima pinangan Fortuna Sittard pada musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 31 tahun ini mengenal Eredivisie karena pernah membangun karier bersama NEC Nijmegen. Ini menjadi bekal untuk membuatnya cepat beradaptasi di Fortunezen.
Marquez menjadi salah satu tembok penting pertahanan Fortuna Sittard pada Eredivisie 2025/2026. Pemain kelahiran Marbella ini sering diplot sebagai bek tengah utama. Sebab, dia mempunyai kekuatan fisik sehingga tidak ragu berduel dengan lawan dan diandalkan untuk perebutan bola udara. Selain itu, jiwa kepemimpinannya juga berguna dalam meningkatkan koordinasi sektor pertahanan. Ini membuatnya beberapa kali dipercaya mengemban jabatan kapten. Hingga pekan ke-23, ia merumput 23 kali. Sejak Agustus 2025, dirinya diturunkan 24 pertandingan di berbagai ajang.
Kelima pemain Spanyol di atas merumput di Eredivisie 2025/2026. Mereka berhasil menunjukkan pengaruh penting bagi masing-masing klub. Menurutmu, siapakah yang nantinya paling awet membangun karier di kasta tertinggi Liga Belanda?


















