Lamine Yamal menegaskan statusnya sebagai bintang utama Barcelona pada 2025/2026. Indikator mudahnya, selain mendapat kehormatan untuk mengenakan nomor 10, winger kidal yang baru berusia 18 tahun itu juga menerima mandat sebagai eksekutor penalti utama. Padahal, sebelumnya, Yamal tidak pernah sekali pun mengambil tendangan 12 pas. Hasilnya, ada empat gol penalti yang sudah dibuat penggawa setinggi 1,8 meter tersebut untuk Blaugrana per 11 Maret 2026.
4 Gol Penalti Pertama Lamine Yamal untuk Barcelona

1. Gol penalti Lamine Yamal sempat membawa Barcelona memimpin saat seri dengan Rayo Vallecano pada 31 Agustus 2025
Lamine Yamal mencetak gol penalti pertamanya untuk Barcelona pada 31 Agustus 2025. Ia membuatnya ke gawang Rayo Vallecano. Kedua tim berjumpa di Estadio de Vallecas untuk memainkan laga pekan ketiga LaLiga Spanyol 2025/2026. Yamal sempat membawa Barca memimpin pada menit 40 sebelum akhirnya pulang dengan satu poin.
Yamal melepaskan tendangan penalti ke kiri, sedangkan Augusto Batalla bergerak ke arah berlawanan. Ia sendiri yang membuat Barca mendapat hadiah ini setelah pahanya ditabrak Pep Chavarria. Barca gagal menang akibat kecolongan skema sepak pojok pada menit 67. Umpan Isi Palazon diselesaikan Fran Perez dengan satu sentuhan di tiang jauh.
2. Lamine Yamal menyumbang satu gol penalti saat Barcelona membantai Olympiacos pada 21 Oktober 2025
Barcelona membantai Olympiacos 6-1 di Estadi Olimpic Lluis Companys pada matchday ketiga fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 (21/10/2025). Lamine Yamal menyumbang satu gol penalti pada menit 68. Ia maju sebagai algojo usai Marcus Rashford dilanggar Konstantinos Tzolakis. Yamal mengecoh Tzolakis yang sudah lebih dulu bergerak ke kanan sebelum bola melaju ke kirinya.
Gol tersebut membuat Barca unggul 3-1. Olympiacos sempat memangkas ketertinggalan menjadi 1-2 juga lewat tendangan penalti. Ayoub El Kaabi memaksimalkan hadiah dari handball Eric Garcia. Lima gol Barca lainnya dicetak Fermin Lopez (7’, 39’, 76’) dan Rashford (74’, 79’). Sebagai catatan, Olympiacos bermain dengan sepuluh orang mulai menit 57 usai Santiago Hezze mendapat kartu kuning kedua.
3. Lamine Yamal mencetak gol terakhir Barcelona lewat penalti saat menang 5-3 atas Real Betis pada 6 Desember 2025
Barcelona meraih kemenangan comeback di kandang Real Betis, La Cartuja, pada pekan ke-15 LaLiga 2025/2026 (6/12/2025). Mereka tertinggal dulu oleh gol Anthony (6’) sebelum mencetak empat gol beruntun pada babak pertama lewat Ferran Lopez (11’, 13’, 40’) dan Roony Bardghji (31’). Lamine Yamal lantas menambah satu gol pada babak kedua melalui tendangan penalti.
Wasit Francisco Jose Hernandez Maeso menunjuk titik putih pada menit 59 usai menilai Marc Bartra melakukan handball. Yamal memperdaya Alvaro Valles dengan menaruh bola ke kiri setelah sang kiper bergerak lebih dulu ke kanan. Namun, Barca kecolongan lagi dua gol sebelum laga selesai. Diego Llorente (85’) menyontek umpan Abde Ezzalzouli dan Cucho Fernandez (90’) mengeksekusi penalti.
4. Gol penalti Lamine Yamal jelang laga usai menyelamatkan Barcelona dari kekalahan atas Newcastle United pada 10 Maret 2026
Barcelona hampir saja kalah dari Newcastle United pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026 (10/3/2026). Tim asuhan Hansi Flick tertinggal gol Harvey Barnes pada menit 86. Dewi Fortuna lantas mendatangi mereka pada detik ke-22 dalam menit tambahan yang ke-5. Padahal, perangkat pertandingan sebetulnya hanya memberi waktu tambahan selama 4 menit.
Wasit Marco Guida memberi Barca hadiah penalti karena Malick Thiaw yang menjegal Dani Olmo. Bek asal Jerman tersebut tidak protes sebab ia memang jelas melakukan aksi ilegal. Lamine Yamal kemudian berhadap-hadapan dengan Aaron Ramsdale. Ia membungkam publik St. James’ Park usai menaruh bola ke kiri, sedangkan Ramsdale meloncat ke kanan.
Selain dalam 4 laga di atas, ada 1 kesempatan lain ketika Yamal mengeksekusi penalti dengan seragam Barcelona. Itu terjadi saat bermain tandang melawan Girona pada pekan ke-24 LaLiga 2025/2026 (16/2/2026). Barca mendapat hadiah sepakan 12 pas pada menit 45+1 berkat pelanggaran Daley Blind kepada Dani Olmo. Sayangnya, eksekusi Yamal hanya mengenai tiang kiri bawah gawang yang dijaga Paulo Gazzaniga. Barca akhirnya kalah 1-2.