Herdman Puji Thom Haye, Ingatkan Timnas Tak Ketergantungan

- John Herdman memuji Thom Haye sebagai pemain serbabisa yang mampu menjalankan peran inside forward, gelandang serang, hingga gelandang tengah sesuai kebutuhan taktik Timnas Indonesia.
- Herdman menilai Haye menunjukkan komitmen kuat dan kepemimpinan, tercermin melalui tiga assist melawan Kamboja serta gol tendangan bebas ke gawang Timor Leste.
- Menjelang laga Vietnam di Pakansari, Herdman menegaskan Timnas Indonesia tidak bergantung pada Haye; kontribusi pemain seperti Nathan Tjoe-A-On dan Rizky Ridho juga krusial.
Jakarta, IDN Times - Thom Haye mendapatkan pujian setinggi langit dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang laga krusial menghadapi Vietnam di Grup A Piala AFF 2026.
Duel Timnas Indonesia melawan Vietnam sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026).
Herdman menilai gelandang berusia 31 tahun itu punya kemampuan beradaptasi di berbagai posisi serta komitmen tinggi terhadap skuad Garuda.
Namun, Herdman mengingatkan agar tim tidak bergantung pada satu sosok saja karena peran pemain lain sama pentingnya.
1. Thom Haye piawai di berbagai posisi

John Herdman mengaku terkesan dengan perkembangan Thom Haye sejak bergabung dengan Skuad Garuda. Gelandang kelahiran Belanda itu mampu beradaptasi sangat baik untuk ditempatkan di berbagai posisi sesuai kebutuhan taktik.
Herdman mengungkapkan bahwa Thom pernah dipercaya menjadi penyerang sisi dalam, gelandang serang, hingga gelandang tengah yang menjadikannya pilar penting dalam skema tim.
"Dengan Thom, saya sangat terkesan. Penampilannya menunjukkan tingkat adaptasi yang luar biasa. Kami pernah memainkannya sebagai inside forward, sebagai pemain nomor 10 di belakang penyerang, dan juga sebagai gelandang nomor delapan di lini tengah,” kata Herdman dalam konferensi pers jelang laga melawan Vietnam dalam Piala AFF 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (2/8/2026).
2. Sisi nonteknis Haye yang paling diapresiasi

Selain kualitas teknis, Herdman memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen nonteknis Thom Haye. Pemain bertajuk The Professor ini terbukti tampil maksimal dan memimpin rekan-rekannya di lapangan.
Kontribusi impresif Haye dalam dua laga awal Piala AFF 2026 menjadi bukti konkret dedikasinya untuk Merah Putih.
"Tetapi yang benar-benar saya lihat darinya adalah betapa besarnya komitmennya terhadap tim ini. Dia menunjukkan komitmen yang nyata terhadap persaudaraan di dalam tim dan kemampuannya untuk muncul pada momen-momen besar. Itu terlihat jelas saat melawan Kamboja dengan tiga assist, lalu tendangan bebasnya ke gawang Timor Leste berada di level berikutnya. Jadi bagi kami dia adalah pemain yang sangat penting,” kata Herdman.
3. Timnas tak hanya bergantung pada Haye

Meski mengakui krusialnya peran Thom Haye, Herdman memastikan Indonesia tidak bergantung pada satu individu semata. Bagi Herdman, setiap pertandingan selalu melahirkan penentu kemenangan yang berbeda.
"Tetapi yang akan Anda temukan di turnamen adalah Anda tidak bergantung pada pemain yang sama di setiap pertandingan. Akan ada pemain lain yang tampil pada pertandingan berikutnya melawan Vietnam. Rizky Ridho memiliki tugas besar menghadapi penyerang jangkung asal Brasil itu. Orang-orang biasanya memperhatikan pemain yang menggiring bola, menembak, atau mencetak gol. Namun ada banyak pekerjaan yang tidak terlihat dari para pemain lain,” kata Herdman.
Herdman pun mencontohkan kontribusi krusial lini pertahanan seperti Nathan Tjoe-A-On dan Rizky Ridho yang sukses menjaga kesolidan tim.
“Ada pemain seperti Tjoe-A-On pada pertandingan terakhir yang membuat saya sangat bangga dengan catatan nirbobol tersebut. Lalu ada Rizky pada pertandingan pertama melawan Kamboja. Banyak pekerjaan hebat terjadi di balik para pemain yang menghibur penonton, dan mereka juga pantas mendapatkan apresiasi,” kata Herdman.



















