Imanol Garcia: Jejak Akademi Osasuna di Persik Kediri

- Imanol Garcia menjadi simbol kuat hubungan Persik Kediri dengan Tajonar.
- Lulusan akademi Osasuna ini pernah tampil bersama tim utama Osasuna dan meraih trofi LaLiga 2 Spanyol bersama CA Osasuna pada 2018/2019.
- Imanol Harcia bergabung dengan Persik Kediri pada Juli 2025.
Bilbao, IDN Times - Akademi Tajonar milik CA Osasuna punya kedekatan tersendiri dengan sepak bola Indonesia. Tajonr terus menunjukkan pengaruhnya dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
Salah satu jejak paling nyata terlihat di Persik Kediri. Klub asal Jawa Timur ini punya koneksi langsung dengan akademi Tajonor, tempat digemblengnya talenta muda Osasuna.
Imanol Garcia hadir sebagai sosok pemain yang menjadi jembatan budaya sepak bola. Menjadi penghubung paling kuat antara Osasuna dan sepak bola Indonesia.
1. Imanol Garcia: Ciptaan Tajanor yang berlaga di Kediri

Nama Imanol Garcia menjadi simbol kuat hubungan Persik Kediri dengan Tajonar. Lulusan akademi Osasuna ini pernah tampil bersama tim utama Osasuna, dan meraih trofi LaLiga 2 Spanyol bersama CA Osasuna pada 2018/2019.
Imanol Harcia bergabung dengan Persik Kediri pada Juli 2025. Kehadiran Imanol tidak hanya menambah kualitas lini tengah Persik, tetapi juga membawa standar pelatihan ala Spanyol ke ruang ganti.
Imanol juga tercatat pernah berkostum Osasuna, Villarreal B, Gimnastic dan Cordoba, Imanol sendiri terakhir bermain bersama tim Alcoyano.
2. Punya pengaruh aktif pada klub

Tak sekadar berprofesi sebagai pesepak bola, Imanol Garcia punya pengaruh aktif pada timnya Persik Kediri. Melansir Transfermarket, Imanol tercatat sudah 18 kali berlaga di Super League 2025/2026.
Dari total penampilannya tersebut, 95 persen Imanol dimainkan sebagai starting dalam laga. Imanol juga sudah menyumbangkan tiga gol untuk skuadnya.
Persik saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan total 22 poin dari 19 pertandingan yang sudah dilakoni.
3. Berbagi filosofi untuk memperkuat fondasi

Hubungan Osasuna dan sepak bola Indonesia tak berhenti di Persik Kediri. Osasuna juga diketahui berperan aktif dalam membantu Indonesia membina bakat-bakat muda.
Kunjungan resmi, pertukaran ide, dan evaluasi langsung menjadikan kerja sama ini lebih dari sekadar formalitas terjalin antara Osasuna dan sejumlah klub di Indonesia.
Pada awal 2025, empat pemain dari EPA Super League diterbangkan ke Spanyol untuk menimba ilmu di Tajonar. Kedekatan sepak bola Indonesia dan Osasuna bermula dari visi pembinaan.
Kerja sama antara sepak bola Indonesia dan Osasuna juga tergambar dari kunjungan para direktur akademi dari klub Indonesia ke markas Osasuna pada Desember lalu. Mereka adalah Direktur akademi dari klub-klub seperti Dewa United Banten FC, Madura United, Persija Jakarta, Persik Kediri, PSBS Biak, dan Semen Padang FC.

















