Jakarta, IDN Times - Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi di hadapan Dewan FIFA pada Kamis (16/10/2026) waktu setempat, atas proyek investasinya yang kontroversial. Namun, permintaan maaf tersebut gagal meredakan amarah para petinggi sepak bola Eropa.
Infantino dituding sengaja menghindari pertanyaan krusial mengenai rencana penjualan hak komersial Piala Dunia senilai 4,2 miliar dolar (Rp75,7 triliun) yang kini telah dibatalkan. Mereka geram dengan sikap bungkam yang ditunjukkan Infantino sepanjang pertemuan.
