Inter Milan Apes, Harus Hajar Bodo/Glimt 3 Gol Tanpa Lautaro Martinez

- Inter Milan wajib menang minimal tiga gol atas Bodo/Glimt di Giuseppe Meazza agar lolos ke fase gugur Liga Champions 2025/26.
- Lautaro Martinez absen karena cedera, dan posisinya kemungkinan digantikan oleh Pio Esposito dalam laga penentuan tersebut.
- Pelatih Cristian Chivu menegaskan tim harus tampil solid, memanfaatkan kepemimpinan pemain, dan tidak mengulangi kesalahan dari leg pertama.
Jakarta, IDN Times - Inter Milan dapat kabar buruk dalam misi lolos ke fase gugur Liga Champions musim 2025/26. Nerazzurri harus melakoni duel hidup-mati kontra Bodo/Glimt tanpa kehadiran Lautaro Martinez, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB.
Absennya Martinez membuat misi comeback di Giuseppe Meazza terasa lebih berat. Sebab, tim asuhan Cristian Chivu harus menang telak, minimal dengan margin tiga gol untuk lolos.
1. Kenapa Martinez cedera? Siapa penggantinya?
Laman resmi UEFA menyatakan Lautaro Martinez absen pada leg kedua dini hari nanti. Pio Esposito diprediksi akan dipilih Christian Chivu mengisi posisi sang kapten di starting XI.
Martinez menepi akibat cedera yang dialaminya pada leg pertama, 19 Februari 2026. Ia sempat diistirahatkan saat Inter menghadapi Lecce tiga hari setelahnya, tetapi kondisinya masih belum memungkinkan untuk diturunkan.
2. Inter tidak akan terpengaruh
Tidak adanya Martinez tentu akan mengurangi daya gedor di lini depan. Mengingat, bomber Argentina itu merupakan topscorer klub musim ini, dengan 14 gol.
Namun, Chivu menegaskan Inter akan tetap garang meski tanpa sang mesin gol. Itu karena Nerazzurri dianggap memiliki sederet bomber berkualitas dan pemain dengan jiwa kepeimimpinan tinggi.
"Kami punya banyak pemimpin, seperti yang sudah kami tunjukkan sejak awal musim. Setiap pemain yang turun ke lapangan merasa bertanggung jawab atas apa yang bisa mereka berikan kepada tim," kata Chivu di laman resmi klub.
"Kami mengandalkan kepemimpinan, dorongan, rasa lapar, kerja keras, dan kerendahan hati yang sudah kami tunjukkan selama beberapa bulan ini, serta perkembangan yang telah kami capai. Kami berharap bisa terus membangun dari fondasi ini," lanjutnya.
3. Jangan ulangi kesalahan di leg pertama
Demi mewujdukan comeback, Chivu juga mengingatkan Inter untuk tidak mengulangi kesalahan di leg pertama. Cuaca dan kondisi lapangan sempat menjadi alasan, namun kali ini tidak ada toleransi untuk Nerazzurri yang bermain di kandang sendiri.
"Kami perlu beradaptasi lebih baik dengan konteks pertandingan, sayangnya kami tidak mampu melakukannya sepanjang laga (di leg pertama)," ucap Chivu.

















