Ironi Karier Antoine Griezmann di Atletico Madrid dan Barcelona

- Antoine Griezmann akan menutup karier Eropanya bersama Atletico Madrid sebelum pindah ke Orlando City hingga 2028, menandai akhir perjalanan panjangnya di benua biru.
- Griezmann tampil gemilang di Real Sociedad dan menjadi legenda Atletico dengan 212 gol dari 500 laga, namun gagal mempersembahkan trofi LaLiga maupun Liga Champions.
- Selama di Barcelona, Griezmann hanya meraih Copa del Rey 2020/2021 dan mengaku menyesal bergabung karena tak mampu mencapai kejayaan seperti yang ia harapkan.
Antoine Griezmann menyisakan satu pertandingan di Eropa. Striker asal Prancis itu akan memperkuat Atletico Madrid melawan Villarreal pada 24 Mei 2026. Setelahnya, Griezmann bergabung dengan Orlando City. Transfer ini bahkan sudah diumumkan secara resmi pada Maret 2026. Dengan usia yang kini telah mencapai 35 tahun, kecil kemungkinan Griezmann bakal kembali berkiprah di Benua Biru. Terlebih, Orlando mengontraknya sampai 2028.
Penggawa kidal setinggi 1,76 meter tersebut memang layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik pada eranya. Muncul ke permukaan dari Real Sociedad, Griezmann berhasil menjadi bintang di Atletico Madrid dan Barcelona. Ia melakoni peran yang sama bersama tim nasionalnya hingga mampu menjuarai Piala Dunia 2018. Sayangnya, meski berkilau secara individu, kiprah Griezmann di Atletico dan Barca meninggalkan ironi karena minim trofi.
1. Antoine Griezmann mencuri perhatian bersama Real Sociedad
Antoine Griezmann bergabung dengan Real Sociedad dari UF Maconnais Jugend pada 2005 saat masih berusia 14 tahun. Ia diasah di akademi sampai akhirnya promosi ke tim senior pada 2009/2010. Kala itu, Sociedad bermain di kasta kedua. Griezmann lantas membantu mereka menjadi juara dengan sumbangan enam gol. Sociedad pun bermain kembali di LaLiga Spanyol mulai 2010/2011 setelah 3 musim absen.
Sociedad lantas berakhir di posisi 15 di LaLiga 2010/2011, naik 3 tangga pada 2011/2012, melonjak ke peringkat ke-4 pada 2013/2014, dan berakhir di tempat ke-7 pada 2014/2015. Griezmann merupakan salah satu pilar krusial di balik performa mengesankan tersebut dengan torehan 40 gol dan 16 assist dari 162 penampilan. Atletico Madrid kemudian bersedia membelinya sebesar 54 juta euro (Rp938,61 miliar) pada awal 2014/2015.
2. Antoine Griezmann tidak mampu membawa Atletico Madrid menjuarai LaLiga atau Liga Champions Eropa
Antoine Griezmann mampu menjawab kepercayaan Atletico Madrid yang berani menebusnya dengan harga mahal dari Real Sociedad. Selama 5 musim pertama, ia tercatat mencetak 133 gol dan 42 assist dari 255 penampilan di semua kompetisi. Sayangnya, Griezmann cuma bisa membantu Atletico meraih trofi Piala Super Spanyol 2014/2015, Liga Europa 2017/2018, dan Piala Super Eropa 2018/2019. Pada awal 2019/2020, Griezmann membuat keputusan kontroversial dengan menerima tawaran dari Barcelona. Atletico tidak bisa mencegah transfer ini karena Barca yang membayar klausul pelepasannya sebesar 120 juta euro (Rp2,085 triliun). Ironisnya bagi Griezmann, Atletico justru berhasil menjadi juara LaLiga pada 2020/2021 ketika ia berada di Barca.
Semusim kemudian, Atletico memanfaatkan kondisi tidak ideal Griezmann di Barca dengan meminjamnya selama 2 musim. Mereka kemudian membelinya ulang dengan mahar 22 juta euro saja (Rp382, miliar) pada awal 2023/2024. Meski usianya menua, Griezmann tetap mampu tampil impresif. Per 18 Mei 2026, ia total telah mencetak 212 gol untuk Atletico yang menempatkannya sebagai top skor sepanjang masa klub. Ia bermain 500 kali, jumlah yang hanya kalah dari Koke (739), Jan Oblak (538), dan Adelardo (504). Nahas, Griezmann tidak mampu menambah koleksi trofinya. Ketika bermain di Metropolitano untuk terakhir kalinya pada 17 Mei 2026, ia bahkan sampai meminta maaf karena gagal mempersembahkan titel LaLiga atau Liga Champions Eropa (UCL).
3. Antoine Griezmann cuma menjuarai Copa del Rey 2020/2021 di Barcelona
Selain meminta maaf karena tidak mampu membantu Atletico Madrid menjuarai LaLiga atau Liga Champions, ada satu poin menarik lain dari pernyataan Antoine Griezmann pada 17 Mei 2026. Ia juga mengungkapkan penyesalan bergabung dengan Barcelona. Griezmann bahkan menyatakan telah melakukan kesalahan.
Namun, komentar tersebut mungkin saja tidak keluar andai Griezmann merasakan kejayaan di Barca. Ia cuma meraih trofi Copa del Rey 2020/2021. Momen kepindahan Griezmann ke Barca memang terbilang tidak tepat karena mereka tengah mengalami turbulensi. Secara individu, Griezmann sebetulnya cukup memuaskan dengan torehan 35 gol dan 16 assist dari 102 penampilan.
Griezmann meninggalkan kancah sepak bola Eropa dengan minim trofi. Ia tidak pernah mencicipi gelar juara dua kompetisi terbesar level klub yang diikuti, LaLiga dan Liga Champions. Kini, Griezmann akan menghabiskan masa akhir kariernya di Amerika Serikat bersama Orlando City. Setidaknya, sejarah mencatatnya sebagai pemenang Piala Dunia.



















