5 Pelatih Paling Mengandalkan Julian Brandt di Borussia Dortmund

- Julian Brandt resmi meninggalkan Borussia Dortmund pada akhir musim 2025/2026 setelah tujuh tahun membela klub dan gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak.
- Selama di Dortmund, Brandt menjadi pemain kunci di bawah lima pelatih berbeda, termasuk Edin Terzic yang paling sering memainkannya dengan total 115 laga dan dua trofi diraih bersama.
- Dari Favre hingga Kovac, Brandt selalu dipercaya sebagai motor kreativitas tim dengan kontribusi gol dan assist signifikan meski beberapa periode tak menghasilkan gelar juara.
Julian Brandt mengakhiri masa baktinya bersama Borussia Dortmund pada akhir musim 2025/2026. Setelah pengabdian selama 7 tahun, pemain asal Jerman ini meninggalkan klub setelah kontraknya habis pada Juni 2026. Sang pemain sejatinya sudah bernegosiasi dengan klub soal perpanjangan kontrak, tetapi kesepakatan tidak terwujud antara kedua belah pihak.
Selama berkarier di Signal Iduna Park, Brandt dilatih sejumlah nama. Kendati Borussia Dortmund beberapa kali berganti arsitek, ia selalu menjadi tumpuan kreativitas. Terdapat lima pelatih yang paling mengandalkan Julian Brandt selama berseragam Borussia Dortmund.
1. Edin Terzic memainkan Julian Brandt sebanyak 115 kali di berbagai ajang
Julian Brandt menjadi sosok andalan di bawah asuhan Edin Terzic. Kerja sama keduanya di Borussia Dortmund terjadi dalam dua periode berbeda, yakni pada 2020–2021 dan 2023–2024. Secara total, keduanya berada di Signal Iduna Park selama 3 tahun.
Dalam periode tersebut, Brandt diandalkan dalam 115 laga di seluruh ajang. Bersama Terzic, sosok berusia 30 tahun ini menjadi pemain serbabisa berkat kreativitasnya. Ia kerap dipasang sebagai winger dan gelandang serang oleh sang pelatih. Bisa dibilang, Brandt menjalani periode terbaiknya di Borussia Dortmund dengan mengemas 23 gol dan 26 assist.
Kerja sama keduanya menghasilkan dua trofi berupa DFB-Pokal dan DFL-Supercup. Sejatinya, kesempatan menjuarai Liga Champions Eropa terbuka lebar saat tim melaju ke final 2023/2024. Sayangnya, Borussia Dortmund kalah dari Real Madrid. Meski begitu, kontribusi yang diberikan Brandt bersama Terzic menjadi salah satu periode gemilang bagi Borussia Dortmund.
2. Bersama Niko Kovac, Julian Brandt mencatatkan 65 penampilan
Niko Kovac merupakan pelatih terakhir Julian Brandt di Borussia Dortmund. Keduanya bekerja sama sekitar 1,5 tahun. Sejak kedatangan sang pelatih pada Februari 2025 lalu, Brandt langsung menjadi gelandang serang andalan karena kreativitasnya.
Meski hanya singkat, Brandt mampu memainkan 65 pertandingan di bawah arahan Kovac. Dari jumlah penampilan tersebut, ia membukukan 14 gol dan 12 assist. Sayangnya, kerja sama Brandt dengan Kovac belum mampu menghadirkan trofi bagi Borussia Dortmund.
3. Julian Brandt bermain dalam 61 laga di bawah asuhan Lucian Favre
Kedatangan Julian Brandt ke Signal Iduna Park tidak terlepas dari andil Lucian Favre. Pada musim panas 2019, manajemen merekrutnya untuk menambah daya gedor serangan. Kepindahannya dari Bayer Leverkusen memakan biaya 25 juta euro atau Rp513 miliar.
Bersama Favre, Brandt menjalani musim debut yang mengesankan dengan langsung diandalkan. Kerja sama keduanya terbilang singkat hanya 1,5 tahun. Meski begitu, Brandt mampu tampil konsisten dalam 61 penampilan. Ia mampu membuat 8 gol dan 14 assist.
4. Marco Rose mengandalkan Julian Brandt dengan catatan 40 penampilan
Kerja sama Julian Brandt dan Marco Rose hanya berlangsung semusim pada 2021/2022. Kendati hanya singkat, Brandt mampu menjadi sosok andalan. Tercatat, Brandt tampil dalam 40 laga di bawah asuhan Rose selama berseragam Borussia Dortmund.
Berbeda dengan pelatih lain, Rose memasang Brandt di sisi sayap. Selain sebagai gelandang serang, Brandt dimainkan menjadi gelandang sayap kanan dan winger kanan. Ini membuat sang pemain produktif dengan gelontoran 9 gol dan 10 assist. Sayangnya, kerja sama keduanya ini tidak menghasilkan trofi apapun untuk Borussia Dortmund.
5. Julian Brandt memainkan 23 pertandingan bersama Nuri Sahin
Nuri Sahin pernah memimpin Borussia Dortmund pada 2024–2025. Selama 6 bulan melatih, Brandt menjadi salah satu pemain andalannya. Kendati singkat, Brandt diberi kepercayaan dengan memainkan 23 pertandingan pada paruh pertama musim 2024/2025.
Kerja sama singkat tersebut tidak terlepas dari dipecatnya Sahin pada awal tahun 2025. Meski saat itu Borussia Dortmund sedang inkonsistent, Brandt memberikan performa terbaiknya hingga diandalkan oleh Sahin. Namun, kerja sama keduanya harus berakhir pada Januari 2025.
Pelatih datang silih berganti, Brandt tetap menjadi andalan di lini serang Borussia Dortmund. Ini menjadi bukti bahwa kehadirannya mampu mencairkan permainan tim. Kini, ia meninggalkan tim yang membesarkan namanya. Patut dinantikan klub mana yang bakal dibelanya.



















