Comscore Tracker

Bayern Munich Dapat Permata Berharga pada Diri Tanguy Kouassi

Baru berusia 18 tahun, Kouassi dilepas PSG dengan gratis!

Jakarta, IDN Times - Salah satu transfer brilian dilakukan klub raksasa Jerman, Bayern Munich, menyambut musim panas. Manuver cantik itu diwujudkan The Bavarians dengan kepastian bahwa Bayern sukses mendatangkan salah satu wonderkid terbaik Prancis saat ini, Tanguy Kouassi, dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan status bebas transfer!

Ya, betul, kontrak Kouassi bersama PSG memang berakhir pada 30 Juni 2020 mendatang. Dengan keengganannya memperpanjang kontrak karena butuh menit bermain yang banyak, bek belia berusia 18 tahun itu dilaporkan oleh jurnalis The Guardian, Fabrizio Romano, resmi menerima tawaran Bayern dan kontrak selama 5 musim.

1. Tak dapat menit bermain yang layak di Paris

Bayern Munich Dapat Permata Berharga pada Diri Tanguy KouassiTanguy Kouassi adalah salah satu didikan akademi PSG. Twitter/@iMiaSanMia

Berusia 18 tahun, Kouassi dipromosikan ke tim utama PSG pada awal musim 2019/2020 ini. Ia diproyeksikan jadi pelapis dua benteng tangguh PSG, Marquinhos dan Thiago Silva. Sayang, klub kemudian mendatangkan Abdou Diallo dari Borussia Dortmund dan membuat persaingan di jantung pertahanan Les Parisien makin pelik bagi Kouassi.

Pasalnya, di sana juga sudah bercokol Presnel Kimpembe dan bek muda Jerman, Thilo Kehrer. Praktis, meski digadang-gadang jadi bek masa depan PSG di masa depan, penuh sesaknya lini belakang skuat Thomas Tuchel bikin Kouassi hanya catatkan 6 penampilan saja di Ligue 1 musim 2019/2020.

Sontak, putra asli Paris ini berang. Walau di akhir musim klub memastikan akan melepas Thiago, Kouassi tak bergeming. Dengan kontraknya yang habis akhir bulan ini, sang bintang muda akhirnya siap berlabuh ke Jerman.

Baca Juga: 5 Pemain Non-Jerman yang Sukses Berkarier Bersama Bayern Munchen

2. Bayern dapat permata berharga pada diri Kouassi

Bayern Munich Dapat Permata Berharga pada Diri Tanguy KouassiTanguy Kouassi merupakan putra asli Paris sekaligus putra daerah yang bermain bagi PSG sejak tim junior. Twitter/@George_Ambangil
https://www.youtube.com/embed/Xb-tGau2KXA

Dengan fisik setinggi 187 sentimeter, bek keturunan Pantai Gading-Prancis ini disebut-sebut punya gaya bermain seperti Virgil van Dijk. Walau diberkahi kaki yang panjang, penggawa Timnas Prancis U-18 ini hampir tak pernah melakukan tekel sembari menjatuhkan diri untuk berupaya merebut bola.

Kaki panjangnya yang luwes dipakai dengan sigap untuk merebut dan memotong bola dengan tanpa menjatuhkan badan. Hal ini membuatnya jadi salah satu bek yang cukup sulit untuk dilewati. Terlebih lagi, Kouassi punya fisik cukup tegap yang mampu menopangnya untuk melakukan duel udara.

Dari data WhoScored, dari total 15 laga di semua ajang bersama PSG musim ini, Kouassi punya rataan umpan sukses dengan nilai 92,4 persen dan itu masih dihiasi oleh catatan 3 gol dan 3 asisnya di semua ajang bagi PSG, lho! Seakan melengkapi statistik mengilap itu, Kouassi ternyata juga cukup fasih dimainkan sebagai pemain di pos gelandang sebagai gelandang bertahan.

3. Pindah ke Bayern demi lingkungan berkembang yang lebih stabil

Bayern Munich Dapat Permata Berharga pada Diri Tanguy KouassiTanguy Kouassi kala membela Paris Saint-Germain pada laga melawan Amiens, 15 Februari 2020. Dave Winter/Icon Sport

Berdasarkan informasi dari sejumlah media Jerman, salah satunya dari Bild, disebutkan bahwa meski secara finansial PSG lebih mapan dari Bayern, Kouassi disebut-sebut memilih FC Hollywood karena bukan uang atau menit bermain yang ia cari di klub asal Bavaria tersebut.

Disebutkan, Kouassi butuh lingkungan berkembang yang lebih stabil dan ia siap bersaing demi posisi inti untuk menjaga lini belakang Die Bayern. Apalagi, Bayern juga cukup disesaki nama-nama berpengalaman di lini belakang seperti David Alaba, Javi Martinez, Benjamin Pavard, hingga Jerome Boateng.

Kendati begitu, situasi internal yang diklaim lebih kondusif di Bayern dianggap Kouassi lebih bisa membantunya berkembang lebih baik ketimbang jika ia bertahan bersama PSG di Paris.

Baca Juga: 6 Pembelian Termahal dalam Sejarah PSG, Sang Pemegang Rekor Transfer!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya