Italia yang Benar-benar Kehilangan Ruh Totti dan Del Piero

Roberto Mancini menilai kualitas generasi pemain Timnas Italia saat ini belum menyamai era Francesco Totti, Alessandro Del Piero, dan para juara masa lalu.
Italia sedang melewati periode sulit setelah gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia beruntun, meski pernah menjuarai Euro 2020.
Mancini meminta waktu untuk membangun skuad kompetitif, agar para pemain bisa berkembang, saling mengenal, dan menjalani fase pembaruan tim.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, blak-blakan mengenai kondisi sepak bola negaranya saat ini. Menurutnya, tak ada lagi pemain sekaliber Francesco Totti dan Alessandro Del Piero di skuad Gli Azzurri sekarang.
Eks pelatih Inter Milan dan Manchester City itu menilai, kualitas generasi pemain Italia sekarang belum seperti era kejayaannya sekitar dua dekade lalu. Mereka juga sedang dalam masa sulit karena kekurangan talenta.
1. Italia gagal lolos Piala Dunia tiga kali
Italia tengah melewati salah satu periode sulit dalam sejarah sepak bolanya. Mereka gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia terakhir secara beruntun, meski sempat meraih gelar Euro 2020.
Mancini kemudian kembali menangani Italia untuk menggantikan Gennaro Gattuso, yang mundur setelah gagal membawa Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan lolos ke Piala Dunia 2026.
"Setiap tim melewati siklus yang berbeda, dan saat ini Italia sedang dalam fase pembaruan," ujar Mancini, dilansir Football Italia.
2. Tak ada lagi seperti Totti dan Del Piero
Mancini menyadari Italia saat ini tidak memiliki generasi pemain dengan kualitas seperti yang pernah dimiliki pada masa lalu. Sosok seperti Alessandro Del Piero dan Francesco Totti, menurut Mancini, benar-benar dirindukan oleh Italia. Keduanya merupakan pemain kreatif dengan jiwa petarung yang kuat.
"Kami tidak punya generasi seperti Totti, Del Piero, dan para juara hebat lainnya dari masa lalu," kata Mancini.
3. Timnas Italia butuh waktu

Striker Italia, Pio Esposito, berselebrasi bersama Gianluca Mancini (kanan), usai cetak gol ke gawang Turki (AFP / Ozan Kose) Karena itu, Mancini meminta semua pihak memberikan waktu kepada skuad Italia saat ini untuk berkembang. Menurutnya, proses membangun tim kompetitif tidak dapat dilakukan secara instan.
"Yang paling penting kami butuh waktu untuk bekerja, untuk saling mengenal, dan membangun tim yang bisa bersaing. Kami tidak butuh yang lainnya," ujar Mancini.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















