Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jelang Duel Krusial Lawan Swiss, Dibu Martinez Tertekan
Emiliano Martínez, penjaga gawang Argentina bernomor punggung 23, sigap mengamankan bola di hadapan Mohamed Salah, penyerang Mesir nomor 10, dalam duel sengit babak 16 besar Piala Dunia 2026. Momen tersebut terjadi saat Argentina menghadapi Mesir di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 7 Juli 2026. (Foto: Odd ANDERSEN / AFP)
  • Emiliano Martinez merasa belum tampil maksimal di Piala Dunia 2026 meski Argentina sudah lolos ke perempat final, karena ia belum memberikan kontribusi besar seperti pada edisi sebelumnya.
  • Kiper Aston Villa itu mendapat sorotan setelah kebobolan empat gol di fase gugur, namun tetap yakin bisa membuktikan diri saat menghadapi Swiss di laga krusial perempat final.
  • Argentina harus memperbaiki koordinasi pertahanan jelang duel melawan Swiss yang sedang percaya diri tinggi usai menyingkirkan Kolombia, demi menjaga peluang menuju semifinal dan mempertahankan gelar juara dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Emiliano Martinez belum mampu menunjukkan performa terbaiknya bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Setelah membawa La Albiceleste menjadi juara dunia pada edisi 2022, ekspektasi besar mengiringi langkah sang kiper di turnamen kali ini.

Argentina memang berhasil melewati laga penuh drama melawan Mesir dan memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Namun, hal itu belum sepenuhnya membuat Martinez merasa puas, karena merasa belum memberikan kontribusi besar bagi tim.

Penjaga gawang Aston Villa itu mengaku, belum tampil sebagai sosok penentu seperti yang terjadi di Piala Dunia Qatar. Saat Argentina membutuhkan penyelamatan penting, ia merasa belum mampu menghadirkan momen-momen krusial yang selama ini melekat pada namanya.

Performa Dibu Martinez menjadi sorotan usai Argentina kebobolan empat gol dalam dua pertandingan fase gugur, yakni saat lawan Cape Verde dan Mesir. Catatan tersebut membuat kiper berusia 33 tahun itu mengevaluasi penampilannya di Piala Dunia 2026.

1. Dibu Martinez belum puas dengan perannya di Timnas Argentina

Usai kemenangan Argentina atas Mesir, Emiliano Martinez menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu tantangan terbesar sepanjang karier internasionalnya. Tekanan yang besar membuat dirinya merasa belum berada dalam level permainan terbaik.

Martinez bahkan sempat membayangkan Argentina harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 tanpa dirinya mencatatkan momen istimewa.

"Ketika kami tertinggal dua gol, saya sempat berpikir mungkin saya akan meninggalkan Piala Dunia ini tanpa membuat perbedaan," ujar Dibu, dikutip BeIN Sports.

2. Swiss jadi ujian Dibu Martinez

Meski mendapat perhatian besar dari publik Argentina, Martinez tetap percaya diri dengan kemampuannya. Ia yakin peluang kembali menjadi penyelamat La Albiceleste masih terbuka, terutama pada pertandingan-pertandingan penting di fase akhir Piala Dunia.

Pertandingan Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan bagi Dibu Martinez kembali membuktikan kualitasnya. Duel tersebut dapat menjadi panggung kebangkitan bagi penjaga gawang yang dikenal memiliki mental kuat dalam laga bertekanan tinggi.

Para pendukung Argentina masih mengingat aksi heroik Martinez pada Piala Dunia 2022. Penyelamatan spektakuler saat melawan Prancis dan Belanda menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina meraih gelar juara dunia di Qatar.

3. Harus menantang Swiss yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi

Namun, tantangan Argentina melawan Swiss tidak akan mudah. Tim asuhan Lionel Scaloni masih harus membenahi koordinasi pertahanan karena beberapa celah terlihat selama pertandingan fase gugur Piala Dunia 2026.

Swiss datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Kolombia di Piala Dunia 2026. Argentina harus tampil lebih disiplin, terutama di lini belakang, jika ingin melaju ke semifinal dan menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article