Jesyca Emilia Bidik Medali di Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia

Jesyca Emilia, atlet anggar muda Indonesia, siap tampil di Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 di JCC Jakarta dengan target membawa pulang medali untuk Merah Putih.
Berbekal perunggu dari Islamic Solidarity Games 2025, Jesyca bertekad menebus kegagalannya di Kejuaraan Asia sebelumnya dan menunjukkan peningkatan performa di nomor epee putri.
Jakarta, IDN Times - Atlet anggar muda andalan Indonesia, Jesyca Emilia, menatap Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 dengan optimistis. Jesyca membidik target tinggi untuk mengharumkan Merah Putih, selaku tuan rumah.
Jesyca mengaku persiapan tim berjalan maksimal. Ajang ini akan berlangsung selama tujuh hari di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, yang dimulai pada Jumat (20/2/2026) sore WIB.
1. Ambisi podium di tengah dominasi raksasa

Jesyca menargetkan bisa naik podium. Negara unggulan macam China, Korea Selatan, hingga Jepang tidak melunturkan ambisinya untuk berburu medali di nomor epee putri.
"Targetnya ya semoga bisa bawa medali lah apa pun itu, pertama, kedua, atau ketiga. Semoga bisa dapat bawa medali," kata Jesyca kepada awak media.
2. Modal Jesyca dan misi pelampiasan

Jesyca punya modal apik dalam misinya mengharumkan nama bangsa. Dia sebelumnya berhasil meraih perunggu saat turun di Islamic Solidarity Games (ISG) di Riyadh, November 2025 lalu.
Ambisi Jesyca juga meninggi, karena ajang ini dapat dijadikan pelampiasan kegagalannya. Itu karena Jesyca hanya sampai 64 besar saat mengikuti Kejuaraan Anggar Asia di Bali, Juni 2025 lalu.
3. Persaingan ketat, puasa jadi tantangan

Di sisi lain, Jesyca juga menyemangati dan mengajak rekan-rekannya untuk berjuang memberikan yang terbaik. Sebab, Jesyca sadar tantangan Tim Indonesia akan jauh lebih berat kali ini.
Para atlet tidak hanya menghadapi lawan di atas piste. Mereka, khususnya yang muslim, akan melawan diri sendiri lantaran berkompetisi sembari menjalani ibadah puasa.
"Sejauh ini persiapan sangat baik ya. Kalau menurut saya persaingan di sini sangat ketat ya. Soalnya apalagi negara kayak seperti Jepang, Korea, China itu sangat-sangat menurutku sangat tinggi," ucap Jesyca.
"Dari tim Indonesia sendiri ya kita itu tadi latihan tekniknya ditingkatin, terus daya tahan terutama, terus juga kita kan kondisi sekarang lagi puasa ya, bener-bener jaga endurance banget sih kalau itu," ujar dia.
















