6 Pemain Eropa yang Paling Sering Ikut NBA All-Star Game per 2026

- Hingga 2026, ada 23 pemain Eropa yang pernah tampil di NBA All-Star Game, dengan enam nama mencatat partisipasi terbanyak sepanjang sejarah.
- Dirk Nowitzki memimpin daftar dengan 14 kali keikutsertaan, disusul Giannis Antetokounmpo sepuluh kali dan Nikola Jokic delapan kali tanpa absen sejak 2018.
- Tony Parker, Pau Gasol, dan Luka Doncic masing-masing enam kali tampil, menegaskan dominasi pemain Eropa dalam ajang bergengsi NBA tersebut.
Pada era NBA modern, pebasket dari Eropa membanjiri kompetisi. Mereka tak hanya menjadi pelengkap, tetapi hadir sebagai pemain bintang di tim. Bahkan, pada NBA All-Star Game 2026 lalu, lima pebasket Eropa ambil bagian.
Hingga 20 Februari, ada 23 pebasket Eropa yang pernah berpartisipasi di NBA All-Star Game. Dari jumlah tersebut, enam pemain inilah yang paling sering ikut serta di NBA All-Star Game.
1. Dirk Nowitzki (Jerman) paling sering ikut NBA All-Star Game
Meski telah pensiun sejak 2019, Dirk Nowitzki masih menjadi pebasket Eropa yang paling sering ikut NBA All-Star Game. Pemain asal Jerman ini berpartisipasi dalam 14 edisi NBA All-Star Game dari 21 tahun kariernya di NBA. Momen tersebut terjadi pada edisi 2001–2012, 2013–2015, dan 2019. Nowitzki sendiri hanya bermain untuk Dallas Mavericks selama bermain di NBA.
2. Giannis Antetokounmpo (Yunani) menjadi pebasket aktif Eropa dengan partisipasi terbanyak
Jika hanya menghitung dari pemain yang masih aktif maka Giannis Antetokounmpo menjadi pebasket Eropa yang paling sering berpartisipasi di NBA All-Star Game. Forward tangguh asal Yunani ini terpilih sepuluh kali sebagai pemain All-Star sejak berkarier pada 2013. Itu didapatkannya dari 13 tahun kariernya di NBA per 2026. Ia gagal terpilih pada edisi 2014–2016 saja. Pada edisi 2026, ia terpilih tapi harus absen karena cedera.
3. Nikola Jokic (Serbia) mengikuti delapan NBA All-Star Game selama berseragam Denver Nuggets
Nikola Jokic layak disebut sebagai pemain terbaik Eropa yang berkarier di NBA. Torehan 3 gelar NBA MVP dan 1 gelar juara NBA menjadi sedikit buktinya. Jika melihat dari keikutsertaan di NBA All-Star Game, ia pun telah delapan kali ikut ajang ini. Pria asal Serbia in tak pernah absen pada edisi 2018–2026.
4. Selama 18 tahun, Tony Parker (Prancis) ikut enam edisi NBA All-Star Game
Per Februari 2026, Tony Parker masih menjadi pemain Prancis yang paling sering bermain di NBA All-Star Game. Legenda San Antonio Spurs ini telah enam kali bermain di NBA All-Star Game. Momen tersebut terjadi pada edisi 2006, 2007, 2009, dan 2011–2014. Parker sendiri menghabiskan 18 tahun (2001–2019) berkarier di NBA.
5. Pau Gasol (Spanyol) mengikuti 6 NBA All-Star Game bersama 3 tim berbeda
Selama 18 tahun (2001–2019) berkarier di NBA, Pau Gasol mengikuti enam NBA All-Star Game. Enam kali partisipasinya dilakoni bersama tiga tim berbeda. Saat bermain di Memphis Grizzlies, ia ikut NBA All-Star Game 2006. Saat membela Los Angeles Lakers, ia ikut edisi 2009, 2010, dan 2011. Sedangkan, saat berseragam Chicago Bulls, center asal Spanyol ini hadir pada edisi 2015 dan 2016.
6. Luka Doncic menjadi pebasket Slovenia paling berprestasi di NBA sejauh ini
Serupa dengan dua nama sebelumnya, Luka Doncic juga telah mengikuti enam kali NBA All-Star Game. Bedanya, ia masih aktif bermain hingga kini. Enam kali keikutsertaannya terjadi pada edisi 2020–2024 dan 2026. Hal tersebut membuatnya menjadi pebasket Slovenia paling berprestasi di NBA sejauh ini.
Selain keenam nama ini, masih ada 17 pebasket Eropa yang pernah mencicipi atmosfer NBA All-Star Game. Mereka adalah Domantas Sabonis, Detlef Schrempf, Peja Stojakovic, Rudy Gobert, Marc Gasol, Victor Wembanyama, Zydrunas Ilgauskas, Luol Deng, Joakim Noah, Nikola Vucevic, Alperen Sengun, Andrei Kirilenko, Lauri Markkanen, Vlade Divac, Goran Dragic, Mehmet Okur, dan Rik Smits.

















