Juara Baru Hadir, Iklim Sepak Bola Putri Bandung dan Yogyakarta Hidup

- Penampilan juara baru menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola putri di Bandung dan Yogyakarta.
- MilkLife Soccer Challenge berperan penting dalam pembinaan dan penjaringan pesepakbola putri usia dini.
- MLSC Bandung diikuti oleh 2.154 siswi dari 94 SD dan MI, sedangkan MLSC Yogyakarta diikuti oleh 1.548 peserta dari 88 SD dan MI.
Jakarta, IDN Times - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung dan Yogyakarta Seri 2 2025/26 tuntas terlaksana pada Minggu (1/2/2026). Juara-juara baru bermunculan menegaskan hidupnya iklim sepak bola putri di dua kota itu.
Di Bandung, SDN 035 Soka dan SDN 036 Ujungberung menjadi juara baru di Kategori Usia (KU) 10 dan 12. Sementara di Yogyakarta, SDN Ngalarang dan SD Muhammadiyah Sapen juara di KU 10 dan 12.
1. Angin segar bagi iklim sepak bola putri

Pelatih Kepala MLSC, Timo Scheunemann, menyebut hadirnya para juara baru ini jadi sebuah angin segar bagi iklim sepak bola putri, terkhusus di Bandung dan Yogyakarta.
Timo mengungkapkan, peningkatan iklim kompetisi tersebut tidak terlepas dari intensitas latihan para pemain, baik di sekolah maupun sekolah sepak bola, serta meningkatnya pemahaman bermain.
"Kita bisa melihat hasil juara ini membuktikan bahwa mereka sudah semakin rutin berlatih, ada rasa tidak ingin kalah dan mendapat hasil lebih baik. Mereka sekarang juga sudah lebih paham posisi dan penguasaan bola," ujar Timo dalam keterangan resmi.
2. Momen penjaringan talenta sepak bola putri

Asisten Pelatih Tim Nasional Putri Indonesia U-17 2025 Dian Nadia Mutiara menilai MilkLife Soccer Challenge memiliki peran strategis dalam pembinaan dan penjaringan pesepak bola putri usia dini.
“Dari kompetisi ini, bibit-bibit pesepak bola putri potensial mulai terlihat dan dapat menjadi bagian dari regenerasi pemain tim nasional ke depan,” kata Dian.
3. Menilik keramaian MLSC Bandung dan Yogyakarta

MLSC Bandung Seri 2 2025-2026 diikuti 2.154 siswi dari 94 SD dan MI, sedangkan MLSC Yogyakarta Seri 2 2025-2026 diikuti 1.548 peserta dari 88 SD dan MI.
Nantinya, para peserta ini akan dipilih untuk mentas di MLSC All Stars edisi 2025-2026, termasuk dari Bandung dan Yogyakarta. Pada edisi ini, format pertandingan diubah dari tujuh lawan tujuh menjadi sembilan lawan sembilan.


















