Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kartu Merah Camavinga Bikin Real Madrid Kesal dan Kalah
Kylian Mbappe dan Luis Diaz berduel saat Bayern Munich bekuk Real Madrid di Liga Champions (AFP / Pierre-Philippe Marcou)
  • Real Madrid kalah 3-4 dari Bayern Muenchen di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/26 setelah Eduardo Camavinga mendapat kartu merah pada menit ke-86.
  • Kartu merah tersebut membuat permainan Madrid menurun dan dimanfaatkan Bayern untuk membalikkan skor lewat gol Luis Diaz serta Michael Olise di akhir laga.
  • Pelatih interim Alvaro Arbeloa menyatakan simpati kepada para pemainnya, mengakui kartu merah menjadi titik balik yang menggagalkan peluang Madrid meraih gelar Liga Champions ke-16.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Real Madrid tumbang dalam leg kedua perempat final Liga Champions 2025/26. Bersua Bayern Muenchen di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB, mereka kalah dengan skor 3-4, diwarnai kartu merah Eduardo Camavinga.

Dalam laga ini, Madrid sebenarnya sempat unggul atas Bayern dengan skor 3-2. Keunggulan ini bertahan lama, sampai akhirnya kartu merah yang didapat Camavinga pada menit 86 mengubah segalanya.

1. Selepas kartu merah, Madrid langsung kebobolan

Pada menit 86 laga, Camavinga mendapatkan kartu merah usai melakukan sebuah pelanggaran keras. Hal itu berdampak pada menurunnya permainan Madrid yang awalnya seimbang.

Hal itu sukses dimanfaatkan dengan baik oleh Bayern Muenchen. Tidak tanggung-tanggung, mereka langsung membalikkan kedudukan di akhir babak kedua via gol-gol dari Luis Diaz dan Michael Olise.

2. Berangnya para pemain Madrid

Kartu merah yang didapat Camavinga ini membuat para pemain Madrid berang. Dalam video yang diunggah akun 433, tampak para pemain Madrid dengan sadar mengungkapkan rasa kesal mereka.

Kata-kata seperti tidak adil, sebuah candaan, lalu kritik terhadap wasit mendarat dari mulut-mulut para pemain Madrid. Mereka seragam dan tak ada yang berbeda, mereka semua kesal kepada wasit.

3. Simpati pelatih untuk pemain Madrid

Pelatih interim Madrid, Alvaro Arbeloa mengaku bersimpati atas hasil yang didapat Madrid ini. Dia pun mengamini, laga selesai karena kartu merah Camavinga ini.

"Semua selesai setelah kartu merah. Saya bersimpati kepada para pemain saya. Atas usaha yang mereka kerahkan. Ini menyakitkan karena Real Madrid tidak akan memenangi gelar Liga Champions ke-16," ujar Arbeloa, dilansir Sky Sports.

Editorial Team