Fotballklubben Bodo/Glimt, sebuah tim asal Bodo yang terletak di utara Norwegia dengan populasi 53.725 orang menurut City Population per 2025, tengah menjadi perbincangan berkat penampilannya di Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026. Mereka berhasil melaju ke 16 besar setelah menyingkirkan finalis musim lalu, Inter Milan, pada fase play-off dengan agregat 5-2. Itu termasuk kemenangan tandang 2-1 di Giuseppe Meazza yang masih menyisakan 22.092 kursi kosong andai semua warga Bodo hadir tanpa terkecuali. Kelolosan ini makin mengagumkan jika menengok perjalanan mereka pada fase liga.
Berstatus debutan, Glimt tampaknya hanya sekadar menjadi pelengkap kompetisi dengan 3 kekalahan dan 2 keimbangan dalam 5 laga pertama. Namun, mereka bangkit pada tiga partai terakhir. Glimt menahan Borussia Dortmund 2-2 dan menang 2-1 atas Atletico Madrid secara comeback saat bermain tandang serta memulangkan Manchester City dari Aspmyra Stadion dengan skor 3-1. Meski begitu, menyimpulkan prestasi Glimt di UCL 2025/2026 sebagai sebuah kebetulan atau keberuntungan boleh dikategorikan penghinaan. Sebab, ada proses panjang, serius, serta unik yang mereka lewati hingga bisa mencuri perhatian begitu besar seperti sekarang.
