Kisah Bodo/Glimt Bak David Bunuh Goliath Cetak Sejarah di Liga Champions

- Bodo/Glimt mencetak sejarah sebagai klub Norwegia pertama yang lolos ke fase gugur Liga Champions sejak rebranding kompetisi pada 1992, usai menyingkirkan Inter Milan dengan agregat 5-2.
- Tim ini tampil mengejutkan dengan menumbangkan raksasa Eropa seperti Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan, menjadi simbol kebangkitan klub di luar lima liga top Eropa.
- Dengan tiket ke babak 16 besar, Bodo/Glimt berpotensi menghadapi Sporting Lisbon atau Manchester City, membawa semangat kisah David versus Goliath di panggung Eropa musim ini.
Jakarta, IDN Times - Cerita tentang David membunuh Goliath masih terjadi di Liga Champions 2025/26. Kini, David direpresentasikan oleh Bodo/Glimt, tim asal Norwegia, yang kiprahnya sama sekali tak terduga.
Bodo/Glimt mampu lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah melewati skenario heroik. Mereka menyingkirkan raksasa Italia sekaligus finalis musim lalu, Inter Milan. Hebatnya, mereka menang secara back-to-back dalam dua leg. Bersua di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB, mereka menang 2-1 dalam leg 2 dan membuat agregat menjadi 5-2.
Torehan Bodo/Glimt jadi sejarah. Tidak cuma klub, tetapi juga sejarah bagi Norwegia sebagai sebuah negara di Liga Champions.
1. Tim Norwegia pertama yang bisa melaju di fase gugur

Berkat kemenangan di leg 2, Bodo/Glimt mengalahkan Inter dengan total agregat 5-2. Mereka pun menghadirkan sejarah dengan kelolosan ini, yang belum pernah muncul sejak 1992.
Bodo/Glimt jadi tim Norwegia pertama yang bisa melaju di fase gugur Liga Champions, sejak kompetisi ini mengalami rebrand pada 1992 silam.
2. Jadi momok tim-tim besar
Keberhasilan Bodo/Glimt melaju di fase gugur juga tak lepas dari kesuksesan menundukkan tim-tim besar di Liga Champions musim ini. Di fase liga misalnya, mereka berhasil mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid.
Di fase gugur, giliran Inter yang mereka kalahkan secara back-to-back. Menariknya, Bodo/Glimt jadi tim pertama dari luar lima liga top Eropa. yang bisa menang empat kali beruntun di Liga Champions, setelah Ajax pada 1971/72.
3. Bodo/Glimt sudah ditunggu lawan berat
Kini, seiring kelolosan Bodo/Glimt ke 16 besar, lawan berat sudah menanti di babak 16 besar. Bodo/Glimt bisa jumpa Sporting Lisbon atau Manchester City.
Namun, terlepas dari itu, Bodo/Glimt layak berbahagia. Selain menghidupkan kisah David dan Goliath di Liga Champions 2025/26, mereka juga membawa harum nama Norwegia di Eropa musim ini.


![[FOTO] Momen Atletico Madrid Bantai Club Brugge di Liga Champions](https://image.idntimes.com/post/20260225/upload_d2036ad96ca42ca5f0dc89e762fc7736_f62b5671-dc2e-4fcb-814a-f61fb9b84b36.jpg)

![[FOTO] Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan dari Liga Champions](https://image.idntimes.com/post/20260225/upload_7d4a1c753fb222823a9531bd75059cf0_27bb9fbf-deb6-49f5-8b38-193421c2ff13.jpg)













