5 Kekalahan Bruno Guimaraes saat Bertanding Melawan Arsenal

- Bruno Guimaraes resmi bergabung dengan Arsenal dari Newcastle United pada 8 Agustus 2026, setelah lima kali kalah melawan The Gunners bersama The Magpies.
- Kekalahan Guimaraes terjadi pada 2023–2026: Newcastle tumbang 0-2, 1-4, 0-1, 1-2, dan 0-1 dari Arsenal di Premier League.
- Sebagai kapten Newcastle pada dua pertemuan terakhir, Guimaraes mengalami gol-gol Arsenal dari situasi sepak pojok sebelum akhirnya pindah ke mantan lawannya.
Bruno Guimaraes resmi menjadi pemain Arsenal pada 8 Agustus 2026. Gelandang asal Brasil ini bergabung dari Newcastle United. Guimaraes tercatat lima kali merasakan kekalahan ketika bertanding bersama The Magpies melawan The Gunners.
1. Bruno Guimaraes dan Newcastle United kalah 0-2 di kandang dari Arsenal pada 7 Mei 2023
Bruno Guimaraes menelan kekalahan pertamanya dari Arsenal pada 7 Mei 2023. Ia dan Newcastle United menjamu sang lawan di St. James’ Park untuk menjalani pekan ke-35 English Premier League (EPL) 2022/2023. Mereka menyerah dengan skor 0-2. Arsenal menang berkat gol tendangan jarak jauh Martin Odegaard pada menit 14 dan bunuh diri Fabian Schar pada menit 71 yang keliru dalam mengantisipasi cutback Gabriel Martinelli. Guimaraes bermain penuh. Ia mampu melepaskan 2 tembakan dengan 1 di antaranya tepat sasaran.
2. Bruno Guimaraes dan Newcastle United dibantai Arsenal 1-4 pada 24 Februari 2024
Bruno Guimaraes dan Newcastle United dipermalukan Arsenal ketika hadir sebagai tamu di Emirates Stadium pada 24 Februari 2024 untuk melakoni pekan ke-26 Premier League 2023/2024. Mereka pulang dengan kekalahan telak 1-4. Arsenal berpesta lewat bunuh diri Sven Botman pada menit 18 dan gol Kai Havertz pada menit 24, Bukayo Saka pada menit 65, serta Jakub Kiwior pada menit 69. Sementara itu, Joe Willock mencetak gol hiburan Newcastle pada menit 81. Mantan pemain Arsenal tersebut menciptakannya setelah menggantikan Guimaraes pada menit 73. Menariknya, meski tidak bermain penuh dan kalah besar, Guimaraes justru menjadi pemain yang paling sering dilanggar hingga lima kali. Ini menunjukkan, secara individu, ia sebetulnya mampu berduel seimbang.
3. Bruno Guimaraes dan Newcastle United kalah tipis 0-1 dari Arsenal pada 18 Mei 2025
Bruno Guimaraes dan Newcastle United kalah lagi ketika bertandang ke Emirates Stadium pada 18 Mei 2025. Mereka menyerah dengan skor tipis 0-1 pada laga pekan ke-37 Premier League 2024/2025 ini. Arsenal mendapat gol tunggalnya dari sepakan jarak jauh Declan Rice pada menit 55. Gelandang asli Inggris tersebut menyelesaikan umpan tarik dari Martin Odegaard pada sentuhan pertama. Guimaraes tetap berada di lapangan sampai pertarungan selesai. Ia sebetulnya memiliki peluang untuk membawa Newcastle memimpin pada awal pertandingan. Sayangnya, sepakannya dari jarak dekat dimentahkan dengan impresif oleh David Raya.
4. Bruno Guimaraes dan Newcatle United dibekuk Arsenal 1-2 secara comeback pada 28 September 2025
Bruno Guimaraes memimpin Newcastle United sebagai kapten saat menerima kedatangan Arsenal di St. Jame’s Park pada pekan keenam Premier League 2025/2026 (28/9/2025). Mereka berhasil memaksimalkan atmosfer kandang dengan mencetak gol melalui Nick Woltemade pada menit 34. Sayangnya, Guimaraes gagal menjaga konsentrasi rekan-rekan setimnya pada akhir laga. Mereka kalah comeback akibat dua gol yang berasal dari skema sepak pojok yang dicetak Mikel Merino pada menit 84 dan Gabriel Magalhaes pada menit 90+6.
5. Bruno Guimaraes dan Newcastle United lagi-lagi kalah dari Arsenal akibat sepak pojok pada 25 April 2026
Kekalahan sekaligus pertarungan terakhir Bruno Guimaraes kontra Arsenal terjadi pada 25 April 2026. Ia dan Newcastle United tunduk 0-1 di Emirates Stadium pada laga pekan ke-34 Premier League 2025/2026 ini. Eberechi Eze mencetak gol tunggal ke gawang mereka pada menit 9. Gelandang asli Inggris tersebut membuatnya setelah menuntaskan skema sepak pojok pendek. Setelah gol itu, Guimaraes yang bertindak sebagai kapten langsung mengutarakan kekesalannya kepada rekan-rekan setimnya. Sebab, gol Eze tercipta pada percobaan ketiga Arsenal melakukan skenario serupa. Guimaraes bermain penuh. Ia memiliki peluang pada awal pertandingan. Sayangnya, tembakannya di depan kotak penalti meninggi.
Guimaraes tidak akan merasakan hasil mengecewakan seperti lima pertandingan di atas selama beberapa musim ke depan. Pria setinggi 1,82 meter yang lahir pada 16 November 1997 tersebut justru akan berjuang keras membantu Arsenal meraih kemenangan, termasuk atas mantan klubnya, Newcastle.


















