Villarreal dibuat tak berdaya ketika menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di La Ceramica pada matchday keempat Liga Champions Eropa 2026/2027, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Skuad besutan Inigo Perez gagal merebut poin penuh dengan kalah telak enam gol tanpa balas. Hasil negatif tersebut sekaligus menjadi kekalahan telak dengan minimal selisih tiga gol kelima Villarreal di ajang ini per 4 November 2026, dilansir Transfermarkt.
5 Kekalahan Telak Pertama Villarreal di UCL, Dibantai PSG pada 2026
Take a Deeper Read
1. Villarreal kalah 0-3 di markas Arsenal pada 2008/2009
Kekalahan telak pertama Villarreal di Liga Champions terjadi ketika mendatangi Emirates Stadium untuk menantang Arsenal pada leg kedua perempat final musim 2008/2009. Villarreal mengusung misi meraih kemenangan usai ditahan imbang 1-1 di kandang sendiri pada pertemuan pertama. Namun, El Submarino Amarillo justru kalah 0-3 dan gagal melaju ke fase berikutnya.
Dalam kekalahan tersebut, Villarreal tertinggal 0-1 oleh gol Theo Walcott ketika laga baru berjalan 11 menit. Emanuel Adebayor lantas menggandakan keunggulan The Gunners dengan shooting kaki kanan pada menit 60. Sembilan menit berikutnya, Arsenal mendapat hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Robin van Persie yang sekaligus menutup kemenangan Arsenal 3-0.
2. Villarreal dipermalukan Manchester City 0-3 pada 2011/2012
Villarreal gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah ketika bertemu Manchester City pada fase grup Liga Champions 2011/2012, Rabu (2/11/2011). Selama babak pertama, mereka tertinggal 0-2. Gol pembuka Yaya Toure pada menit 30 disusul gol Mario Balotelli pada menit 45+3.
Selama babak kedua, Villarreal melakukan tiga pergantian pemain demi mampu mengejar ketertinggalan. Namun, hal tersebut tak berbuah gol. Sebaliknya, The Citizens menambah satu gol melalui Toure pada menit 71.
3. Villareal menyerah 0-4 di markas Borussia Dortmund pada 2025/2026
Villarreal hanya kebobolan satu gol pada babak pertama ketika mendatangi markas Borussia Dortmund pada fase grup Liga Champions 2025/2026, Selasa (25/11/2025). Gol itu diciptakan Serhou Giurassy dengan sundulan pada menit 45+2. Namun, Villarreal berada di situasi yang tak ideal menyusul kartu merah yang didapat sang kapten Juan Foyth pada menit 52.
Dortmund yang tampil di hadapan pendukung sendiri lantas mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit 54, Giurassy mencetak gol keduanya yang disusul gol Karim Adeyemi 4 menit berikutnya. Kemenangan telak Dortmund lantas ditutup dengan gol penutup dari Daniel Svensson pada menit 90+5.
4. Villarreal takluk 0-3 di markas Bayer Leverkusen pada 2025/2026
Tak cukup sekali, Villarreal kalah telak dalam dua laga berbeda di Liga Champions 2025/2026. Pada Rabu (28/1/2026), mereka kalah 0-3 di markas Bayer Leverkusen dalam lanjutan fase grup. Kekalahan ini dimulai dengan tertinggal 0-1 pada menit 12 lewat sepakan kaki kanan Malik Tillman.
Tillman bersinar pada laga ini dengan tak hanya mencetak satu gol. Pada menit 35, ia kembali membobol gawang Villarreal yang kali ini berkat assist Patrik Schick. Gol terakhir Leverkusen lantas hadir dari sepakan kaki kiri Alejandro Grimaldo pada menit 57.
5. Villarreal dibantai Paris Saint-Germain 0-6 pada 2026/2027
Laga kandang menghadapi Paris Saint-Germain pada fase grup musim 2026/2027, Rabu (4/11/2026), memecahkan rekor kekalahan terbesar Villarreal di Liga Champions. Pada menit, Peter Gulacsi yang mengawal gawang tuan rumah harus memungut bola dari gawangnya sebanyak empat kali. Joao Neves, Desire Doue, Senny Mayulu, serta Fabian Ruiz menjadi pencetak gol bagi tim tamu selama 45 menit pertama.
Pada babak kedua, ada lima pergantian pemain yang dilakukan Villarreal dan tetap tak berbuah satu gol pun. Sementara itu, Les Parisiens berhasil menambah dua gol lagi dan menutup duel dengan skor 6-0. Ruiz menambah koleksi golnya melalui shooting kaki kiri pada menit 50. Pada menit 78, David Boly yang baru berada di lapangan selama 4 menit berhasil menutup pesta gol PSG.
Lima kekalahan tersebut menunjukkan bahwa Villarreal masih kesulitan bersaing ketika menghadapi klub-klub elite Eropa di Liga Champions. Kekalahan 0-6 dari PSG sekaligus menjadi catatan terburuk mereka setelah sebelumnya belum pernah kalah dengan selisih lebih dari empat gol. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Inigo Perez untuk membenahi performa tim agar mampu tampil lebih kompetitif pada pertandingan berikutnya.
Curated For You
- 3 Gelandang Galatasaray Pertama yang Brace di Liga Champions04 Nov 2026, 13:14 WIB
- Calvin Verdonk Jadi MOTM di Liga Champions Bersama Lille04 Nov 2026, 09:41 WIB
- Optimisme Inter Milan yang Inkonsisten di Liga Champions03 Nov 2026, 15:34 WIB