Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kekalahan Terakhir Liverpool di EPL 2025/2026 Akibat Gol Injury Time
ilustrasi Anfield (unsplash.com/heyns)
  • Liverpool menelan lima kekalahan di EPL 2025/2026 akibat kebobolan pada masa injury time, termasuk saat menghadapi Crystal Palace, Chelsea, Bournemouth, Manchester City, dan Wolverhampton.
  • Meski sering unggul dalam penguasaan bola dan tampil dominan, lini pertahanan Liverpool kerap lengah di menit akhir sehingga kehilangan poin penting dalam beberapa laga krusial.
  • Hingga awal Maret 2026, The Reds berada di posisi kelima klasemen dengan 48 poin dari 29 pertandingan, menunjukkan performa yang belum konsisten di bawah pelatih Arne Slot.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan Liverpool di English Premier League (EPL) 2025/2026 terbilang belum konsisten. Hingga 5 Maret 2026, Liverpool menempati peringkat 5 dengan 48 poin hasil dari 14 kemenangan, 6 keimbangan, dan 9 kekalahan. Terbaru, pada pekan ke-29, mereka harus takluk 1-2 dari Wolverhampton Wanderers.

Kegagalan mencuri poin terjadi karena lini pertahanan Liverpool kebobolan saat memasuki menit-menit akhir. Selain itu, beberapa laga musim ini juga memperlihatkan pola serupa. Termasuk saat menghadapi Wolves, berikut lima kekalahan terakhir Liverpool di EPL 2025/2026 akibat gol injury time per 5 Maret 2026.

1. Gol injury time Crystal Palace membuat Liverpool menderita kekalahan perdana di EPL pada 27 September 2025

Liverpool menjalani laga tandang kontra Crystal Palace pada pekan ke-6 Premier League 2025/2026. Bertanding di Selhurst Park, The Reds harus menelan pil pahit usai kalah 1-2 dari The Eagles pada Sabtu (27/9/2025) malam WIB. Gol Edward Nketiah pada masa injury time membuyarkan harapan anak asuh Arne Slot untuk mencuri satu angka.

Selama pertandingan, Liverpool tampil dominan dengan mencatatkan 72 persen penguasaan bola. Namun, lini pertahanan Crystal Palace tampil disiplin dalam meredam agresivitas tim tamu. The Eagles bahkan unggul lebih dulu atas The Reds pada menit 9 berkat gol Ismaila Sarr.

Liverpool baru berhasil menyamakan kedudukan pada menit 87 melalui Federico Chiesa. Sayangnya, gawang kiper, Alisson, kembali kebobolan pada menit 90+7 melalui gol Nketiah yang memaksa Mohamed Salah dan kawan-kawan pulang tanpa poin. Hasil ini juga menjadi kekalahan perdana Liverpool di EPL musim tersebut di bawah Arne Slot.

2. Chelsea mencetak gol pada masa injury time yang membuat Liverpool mengalami dua kekalahan beruntun pada 4 Oktober 2025

Hanya seminggu setelah dikalahkan Crystal Palace, Liverpool kembali menelan hasil negatif pada pekan ke-7 Premier League 2025/2026. The Reds bertindak sebagai tim tamu dengan berkunjung ke markas Chelsea. The Blues yang saat itu masih dilatih Enzo Maresca menumbangkan skuad asuhan Arne Slot 2-1 pada Sabtu (4/10/2025) malam WIB. 

Sejatinya, The Reds mampu mengimbangi permainan tuan rumah sepanjang laga. Skor sempat imbang 1-1 usai kedua tim berbalas gol pada waktu normal. Di kubu Chelsea, Moises Caicedo sempat membawa timnya unggul pada menit 14. Liverpool baru membalas gol penyama pada menit 63 lewat sontekan Cody Gakpo.

Petaka hadir saat memasuki injury time. Estevao William yang baru masuk dalam 15 menit terakhir babak kedua membawa The Blues unggul 2-1 pada menit 90+5 dan skor tersebut bertahan hingga akhir laga. Pergantian pemain yang dilakukan Maresca berbuah manis dan membuat Liverpool menelan dua kekalahan beruntun lewat gol pada menit-menit akhir.

3. Gol injury time Amine Adli memastikan Liverpool takluk di markas Bournemouth pada 25 Januari 2026

Liverpool bertandang ke markas Bournemouth pada pekan ke-23 Premier League 2025/2026. Meski tampil dengan kekuatan penuh, The Reds dipaksa takluk 2-3 pada Minggu (25/1/2026) dini hari WIB. Lagi-lagi, lini pertahanan tim tamu harus kecolongan pada masa injury time dan gagal mencuri poin di Vitality Stadium.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan tiga gol sudah tercipta pada babak pertama. Liverpool yang mendominasi justru kecolongan dua gol lebih dulu melalui aksi Evanilson (26’) dan Alex Jimenez (33’). The Reds baru bisa memperkecil ketertinggalan tepat sebelum turun minum melalui Virgil van Dijk (45’).

Memasuki babak kedua, Liverpool terus menekan dan akhirnya membuat skor menjadi sama kuat 2-2 pada menit 80 melalui Dominik Szoboszlai. Akan tetapi, Bournemouth memanfaatkan masa injury time dengan baik. Amine Adli sukses mencetak gol penentu pada menit 90+5 yang membuyarkan harapan anak asuh Arne Slot. Ini menjadi kekalahan ketiga The Reds di EPL musim ini yang disebabkan gol pada menit-menit akhir.

4. Tendangan penalti Erling Haaland pada masa injury time memastikan kekalahan Liverpool dari Manchester City pada 8 Februari 2026

Liverpool kedatangan tim tamu, Manchester City, dalam lanjutan Premier League 2025/2026 pekan ke-25. Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi dan diwarnai sejumlah drama saat memasuki menit-menit akhir. Namun, Liverpool harus takluk 1-2 dari Manchester City pada Minggu (8/2/2026) malam WIB.

Ketiga gol yang tercipta dalam laga tersebut terjadi pada babak kedua. Gol pembuka diciptakan kubu Liverpool pada menit 74 melalui tendangan bebas langsung Dominik Szoboszlai. Sebelum memasuki masa injury time, Bernardo Silva mencetak skor penyama pada menit 84 dengan menerima umpan Erling Haaland.

Momen dramatis terjadi pada menit 90+3 setelah Manchester City mendapat hadiah penalti. Haaland yang menjadi eksekutor sukses mengoyak jala gawang kiper Liverpool, Alisson, serta berbalik unggul 2-1. Kekalahan The Reds diperparah dengan kartu merah yang diterima Szoboszlai pada menit 90+13.

5. Liverpool menderita kekalahan terbaru akibat gol injury time kontra Wolverhampton Wanderers pada 4 Maret 2026

Liverpool mesti berkunjung ke markas Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League 2025/2026 pekan ke-29. The Reds dipaksa takluk 1-2 dari Wolves pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. Gol Andre pada masa injury time membuat Virgil van Dijk dan kawan-kawan gagal mencuri poin di Molineux Stadium

Meski mencatat 66 persen penguasaan bola, Liverpool tak mampu mencetak gol pada babak pertama. Sebaliknya, Wolves justru lebih dulu memecahkan kebuntuan berkat gol Rodrigo Gomes pada menit 78. The Reds sempat membuka asa untuk mencuri poin pada menit 83 melalui gol Mohamed Salah. Namun, gol Andre pada menit 90+4 memastikan Liverpool pulang tanpa satu pun poin.

Meski tidak terjadi secara beruntun, lini pertahanan Liverpool patut menjadi perhatian Arne Slot. Lima dari sembilan kekalahan musim ini terjadi akibat gol pada menit-menit akhir. Akan sulit bersaing di papan atas jika The Reds terlalu sering kebobolan pada menit-menit akhir dan tampil tidak konsisten.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team