Jakarta, IDN Times - Garudayaksa FC memutuskan untuk mengganti warna jersey kandang. Mereka beralih dari merah ke putih sebagai warna utama dalam jersey kandang demi mengarungi Super League 2026/27.
"Atas arahan para pembina dan Pak Presiden klub, di Super League 2026/27, kami ganti. Kalau kemarin yang marun ini adalah jersey pertama, home. Sementara, warna putih buat tandang. Sekarang yang akan menjadi jersey utama kami adalah warna putih," kata Chief Executive Officer (CEO) Garudayaksa FC, Muhamad Reza Anugrah, di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat (4/9/2026).
Ini dipilih bukan tanpa alasan. Garudayaksa ingin melangkah di Super League membawa semangat dan kenangan keberhasilan mereka menjuarai Championship musim lalu. Sementara, selain warna putih dan merah marun, Garudayaksa juga punya jersey berwarna hijau terang dan kuning yang akan digunakan oleh kiper.
"Karena di saat kami menjadi juara Championship, ketika bermain di PSS Sleman, mengalahkan Sleman, dengan menggunakan jersey warna putih," kata Reza.
Garudayaksa memiliki ukiran khas di jerseynya. Namun, bukannya batik ataupun tenun khas Indonesia, Garudayaksa memilih menggunakan corak kepak sayap Garuda sebagai ukiran di jersey mereka.
"Dan kalau teman-teman lihat, di sini ada ukiran-ukiran. Ini bukan ukiran-ukiran batik atau tenun. Tapi, ini adalah ukiran kepak sayap Garuda yang kami jadikan desain jersey-jersey kami," kata Reza.
