Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Fakta Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Italia 2026

4 Fakta Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Italia 2026
Lewis Hamilton saat menjalani pekan balap GP Belgia 2025. (commons.wikimedia.org/Skyebble)
  • GP Italia 2026, seri ke-13 Formula 1, berlangsung di Monza pada 4–6 September. Sirkuit 5,793 km ini telah menggelar 75 balapan sejak masuk kalender pada 1950.
  • Max Verstappen menonjol dalam lima edisi terakhir GP Italia, dengan pole position pada 2021 dan 2025 serta tiga kemenangan balapan pada 2022, 2023, dan 2025.
  • Pirelli menyediakan kompon ban paling lunak C3, C4, dan C5. Cuaca Monza diperkirakan cerah serta panas, dengan suhu trek mencapai 57 derajat Celsius.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Formula 1 bersiap menggelar pekan balap GP Italia pada akhir pekan ini. Seri ke-13 dalam kalender balap 2026 tersebut akan dihelat di Sirkuit Monza pada 4--6 September 2026. Berdasarkan data Formula 1 per 4 September 2026, Sirkuit Monza memiliki panjang sebesar 5,793 kilometer dengan jarak tempuh balapan sebesar 306,72 kilometer.

Ada sejumlah hal menarik terkait GP Italia. Salah satunya tentang eksistensi Sirkuit Monza di kejuaraan. Apa saja fakta menjelang pekan balap GP Italia kali ini?

  1. 1. Sirkuit Monza telah melangsungkan 75 kali balapan sejak pertama kali masuk kalender F1 pada 1950

    Sirkuit Monza pertama kali masuk kalender Formula 1 pada 1950. Ketika itu, GP Italia menjadi seri penutup pada musim inaugurasi Formula 1. Giuseppe Farina tercatat sebagai pembalap pertama yang naik podium tertinggi di Sirkuit Monza.

    Mengacu data StatsF1 per 4 September 2026, sebanyak 40 pembalap berhasil memenangi balapan di Sirkuit Monza. Michael Schumacher dan Lewis Hamilton menjadi peraih kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut. Keduanya sama-sama mengantongi lima kemenangan. Adapun sepuluh pembalap yang meraup kemenangan terbanyak di Sirkuit Monza adalah sebagai berikut:

    1. Michael Schumacher - 5 kemenangan;
    2. Lewis Hamilton - 5 kemenangan;
    3. Juan Manuel Fangio - 3 kemenangan;
    4. Stirling Moss - 3 kemenangan;
    5. Ronnie Peterson - 3 kemenangan;
    6. Nelson Piquet - 3 kemenangan;
    7. Alain Prost - 3 kemenangan;
    8. Rubens Barrichello - 3 kemenangan;
    9. Sebastian Vettel - 3 kemenangan;
    10. Max Verstappen - 3 kemenangan.

  2. 2. Max Verstappen mengantongi catatan oke dalam 5 edisi terakhir GP Italia

    Max Verstappen menunjukkan performa mengesankan dalam lima edisi terakhir Formula 1 GP Italia. Pembalap Red Bull tersebut meraih posisi start terdepan pada 2021 dan 2025. Daftar pembalap yang mencatatkan waktu tercepat di GP Italia dalam rentang waktu 2021--2025 berdasarkan data Formula 1 per 4 September 2026 adalah sebagai berikut:

    • Max Verstappen (Red Bull) - 2021;
    • Charles Leclerc (Ferrari) - 2022;
    • Carlos Sainz (Ferrari) - 2023;
    • Lando Norris (McLaren) - 2024;
    • Max Verstappen (Red Bull) - 2025.

    Selain torehan kualifikasi, Verstappen juga meraup capaian oke saat balapan. Pembalap berkebangsaan Belanda itu tiga kali finis terdepan pada 2022, 2023, dan 2025. Adapun pembalap yang berhasil naik podium tertinggi dalam lima edisi terakhir di Sirkuit Monza dapat dilihat dalam daftar berikut:

    • Daniel Ricciardo (McLaren) - 2021;
    • Max Verstappen (Red Bull) - 2022;
    • Max Verstappen (Red Bull) - 2023;
    • Charles Leclerc (Ferrari) - 2024;
    • Max Verstappen (Red Bull) - 2025.

  3. 3. Pirelli mengalokasikan paket ban paling lunak pada pekan balap GP Italia 2026

    Pirelli membawa paket ban paling lunak dalam pekan balap Formula 1 GP Italia 2026. Tim dan pembalap nantinya akan memperoleh ban C3 (hard), C4 (medium), dan C5 (soft). Ini menjadi paket ban paling lunak yang Pirelli sediakan pada 2026.

    Tiap pembalap bakal mendapat jatah 2 set ban hard, 3 set ban medium, dan 8 set ban soft. Pembalap yang berhasil mencapai Q3 saat kualifikasi akan mendapat tambahan satu set ban soft. Pirelli juga tetap menyediakan ban intermediate dan full wet jika kondisi trek basah karena hujan.

    "Sirkuit sepanjang 5,793 kilometer dengan 11 tikungan ini merupakan salah satu yang tercepat dalam kalender Formula 1. Itu sebagian berkat trek lurusnya yang panjang. Area tersebut akan menyuguhkan tantangan tambahan perihal manajemen energi dengan mesin baru. Simulasi tim memprediksi waktu putaran sekitar dua detik lebih cepat ketimbang tahun lalu," bunyi ulasan singkat Pirelli dilansir Formula 1.

  4. 4. Cuaca cerah akan mengiringi rangkaian pekan balap Formula 1 GP Italia 2026

    Pekan balap Formula 1 GP Italia 2026 diperkirakan bakal berlangsung dalam kondisi cerah. Sesi latihan bebas pertama dan kedua pada Jumat (4/9/2026) dihelat dalam kondisi panas dan kering. Suhu udara berkisar pada 21--34 derajat Celsius dengan suhu lintasan mencapai 56 derajat Celsius.

    Cuaca pada Sabtu (5/9/2026) juga tidak jauh berbeda ketimbang hari sebelumnya. Adapun, suhu udara berada pada rentang 22--34 derajat Celsius dengan suhu lintasan dapat menyentuh angka 57 derajat Celsius. Ini akan memberikan tantangan bagi pembalap yang menghadapi kualifikasi pada hari tersebut.

    Suhu lebih hangat terjadi pada Minggu (6/9/2026). Kisarannya akan berada pada 24--34 derajat Celsius dengan suhu trek akan mencapai batas tertinggi sebesar 57 derajat Celsius. Tim dan pembalap perlu memperhatikan performa ban mengingat kondisi trek yang panas serta minimnya peluang hujan turun. Rangkaian pekan balap GP Italia dapat disaksikan berdasarkan jadwal berikut:

    • Jumat, 4 September 2026
      • Sesi latihan pertama: 17:30--18:30 WIB;
      • Sesi latihan kedua: 21:00--22:00 WIB;
    • Sabtu, 5 September 2026
      • Sesi latihan ketiga: 17:30--18:30 WIB;
      • Kualifikasi: 21:00--22:00 WIB;
    • Minggu, 6 September 2026
      • Balapan: 20:00 WIB

    Pencinta motorsport tentu tak boleh melewatkan keseruan dari aksi pembalap Formula 1 di Sirkuit Monza pada akhir pekan ini. Siapa yang nantinya naik podium tertinggi di sirkuit berjuluk Temple of Speed? Kita nantikan bersama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More