Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Piala Dunia 2010 Begitu Berkesan Buat Gen Z?
ilustrasi replika trofi Piala Dunia (unsplash.com/@myprofittutor)
  • Piala Dunia 2010 menjadi turnamen pertama yang diikuti banyak anggota Gen Z, meninggalkan kesan emosional lewat pengalaman menonton penuh dan momen kebersamaan dengan keluarga serta teman.
  • Suara vuvuzela dan lagu resmi Waka Waka menjadi simbol ikonik yang melekat kuat di ingatan penggemar, menggambarkan suasana khas Afrika Selatan selama turnamen berlangsung.
  • Turnamen ini menghadirkan deretan pemain legendaris serta momen bersejarah seperti gol Andrés Iniesta dan kemenangan perdana Spanyol, menjadikannya kenangan tak tergantikan bagi generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen terbesar dalam sejarah dengan melibatkan 48 tim peserta. Bagi generasi muda saat ini, turnamen tersebut mungkin akan menjadi momen yang dikenang sepanjang hidup, sama seperti Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang membekas di hati banyak penggemar sepak bola dari kalangan Generasi Z.

Bagi mereka yang lahir pada akhir 1990-an hingga pertengahan 2000-an, Piala Dunia 2010 bisa menjadi turnamen pertama yang mereka ikuti dari awal hingga akhir. Tidak mengherankan jika hingga kini banyak kenangan dari turnamen tersebut masih sering dibicarakan, mulai dari suara vuvuzela hingga lagu resminya yang mendunia. Berikut adalah alasan Piala Dunia 2010 sangat berkesan bagi Gen Z.

1. Menjadi Piala Dunia pertama yang diikuti

ilustrasi replika trofi Piala Dunia (unsplash.com/@myprofittutor)

Sebagian anggota Generasi Z masih terlalu kecil saat Piala Dunia 2002 atau 2006 berlangsung. Sebaliknya, pada 2010 mereka sudah cukup besar untuk memahami pertandingan, mengenal para pemain bintang, dan mulai mendukung tim nasional favorit. Dikarenakan menjadi pengalaman pertama mengikuti Piala Dunia secara penuh, turnamen ini meninggalkan kesan emosional yang kuat. Sebagian besar penggemar masih mengingat jadwal begadang, prediksi pertandingan, hingga momen menonton bersama keluarga dan teman.

2. Suara vuvuzela yang ikonik

ilustrasi pertandingan sepak bola (unsplash.com/@viennachanges)

Sulit membicarakan Piala Dunia 2010 tanpa menyebut vuvuzela. Terompet khas Afrika Selatan tersebut menghasilkan suara dengungan yang terdengar hampir sepanjang pertandingan. Meski sempat menuai kontroversi karena dianggap mengganggu siaran televisi, vuvuzela justru menjadi salah satu simbol paling ikonik dari turnamen tersebut. Hingga saat ini, tak sedikit orang langsung teringat Piala Dunia 2010 ketika mendengar suara mirip vuvuzela.

3. Lagu resmi yang sangat populer

Piala Dunia 2010 menghadirkan salah satu lagu resmi paling terkenal dalam sejarah turnamen, yaitu "Waka Waka (This Time for Africa)" yang dibawakan oleh Shakira. Lagu tersebut sangat populer di kalangan penggemar sepak bola dengan mendominasi radio, televisi, dan berbagai platform musik di seluruh dunia. Setelah lebih dari satu dekade, masih banyak orang yang mengaitkan lagu ini dengan kenangan Piala Dunia 2010.

4. Dipenuhi pemain legendaris

potret kaki pemain sepak bola (unsplash.com/@piensaenpixel)

Turnamen ini menjadi panggung bagi banyak pemain yang kemudian dikenang sebagai legenda sepak bola modern. Nama-nama seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Andres Iniesta, Xavi, David Villa, Wesley Sneijder, Diego Forlan, hingga Thomas Muller tampil menghiasi kompetisi. Bagi sebagian Gen Z, inilah era ketika mereka mulai mengenal para pemain yang kemudian menjadi ikon sepak bola dunia selama lebih dari satu dekade.

5. Banyak momen tak terlupakan

Piala Dunia 2010 menghadirkan berbagai kisah yang masih dikenang hingga sekarang. Mulai dari perjalanan luar biasa Uruguay hingga semifinal, penampilan gemilang Diego Forlán, gol kemenangan Andrés Iniesta di final, hingga keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah. Turnamen ini juga dipenuhi kejutan, drama, dan pertandingan menarik yang membuat para penggemar memiliki ikatan emosional khusus dengan ajang tersebut.

Setiap generasi biasanya memiliki satu turnamen olahraga yang menjadi bagian dari masa kecil atau masa remajanya. Bagi Gen Z, Piala Dunia 2010 Afrika Selatan menempati posisi tersebut. Ketika Piala Dunia 2026 sudah selesai digelar, bukan tidak mungkin generasi yang lebih muda akan merasakan pengalaman serupa dan menjadikannya sebagai turnamen paling berkesan dalam hidup mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article