Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Merasa Tak Dihargai, Kevin Diks Kecewa Suporter Soraki Timnas

2 min read
Merasa Tak Dihargai, Kevin Diks Kecewa Suporter Soraki Timnas
Potret Kevin Diks meninggalkan stadion usai Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0, Senin (28/9/2026). (IDN Times/Tino).
  • Kevin Diks menilai sorakan suporter setelah laga kontra Malaysia tidak baik bagi pemain dan pelatih Timnas Indonesia.

  • Timnas Indonesia bertahan dengan 10 pemain sejak Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37.

  • Hasil imbang menempatkan Timnas di posisi kedua, dengan peluang ke final masih terbuka melalui laga melawan Bangladesh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana sikap suporter setelah Timnas bermain imbang?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kevin Diks kecewa mendengar sorakan suporter usai Timnas Indonesia ditahan Malaysia dengan skor 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9/2026) malam WIB. Diks merasa perjuangan Pasukan Garuda tak dihargai.

Suporter memang langsung meluapkan kekecewaannya karena Timnas hanya mampu bermain imbang dengan Malaysia. Mereka juga meneriakkan nama mantan pelatih Timnas, Shin Tae Yong beberapa kali selepas laga.

  1. 1. Sorakan suporter tidak baik untuk Timnas

    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Diks mendengar sorakan itu ketika melakoni wawancara selepas laga bersama pemegang hak siar. Saat nama Shin menggema, bek Borussia Moenchengladbach itu langsung menyatakan kalau teriakan tersebut tidak etis untuk dilakukan.

    "Menurut saya tidak benar. Ini tidak benar, tidak baik buat para pemain dan pelatih," kata Diks merespons teriakan suporter dalam wawancaranya.

  2. 2. Timnas sudah berjuang habis-habisan

    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Menurut Diks, sikap suporter soelah tidak menghargai perjuangan rekan-rekannya. Pasukan Garuda sudah bermain habis-habisan menahan gempuran Malaysia dengan 10 pemain sejak Thom Haye diganjar kartu merah pada menit ke-37.

    "Kami berjuang dengan 10 orang, itu sangat sulit. Saya kecewa dengan (situasi) ini," ujar Diks.

  3. 3. Timnas harus menang lawan Bangladesh

    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Hasil imbang ini membuat Ole Romeny dan kawan-kawan tertahan di peringkat dua klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, peluang untuk melaju ke final masih terbuka lebar.

    Skenarionya adalah dengan melibas Bangladesh dengan skor yang besar. Saat ini, mereka selisih satu surplus gol dari Malaysia yang memimpin klasemen.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More