KFA Sanksi ke Shin Tae Yong, Dilarang Melatih 10 Tahun di Korsel

Jakarta, IDN Times - Federasi Sepak bola Korea Selatan, KFA, menjatuhkan sanksi kepada pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong. Sanksi ini dijatuhkan KFA akibat Shin melakukan pelanggaran Kode Disiplin selama melatih Ulsan HD.
Channel A melansir, Shin dihukum akibat adanya dugaan penyerangan terhadap pemainnya saat melatih Ulsan pada medio Agustus hingga Oktober 2025. Saat itu, Shin memang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap para pemainnya berupa tamparan dan aksi lainnya.
1. Dilarang beraktivitas di sepak bola nasional 10 tahun
Akibat tindakan tersebut, Shin dijatuhi hukuman berat. Eks pelatih Timnas Indonesia itu dihukum tak boleh beraktivitas selama 10 tahun di sepak bola Korea Selatan.
Dengan hukuman itu, Shin masih memiliki hak untuk melatih di Indonesia. Ruang geraknya dalam sepak bola hanya terbatas di Korea Selatan.
2. Kasusnya sudah lama mengemuka
Kasus ini memang sudah lama mengemuka. Namun, para pemain hanya memberikan keterangan terhadap sejumlah pejabat KFA.
Dalam sejumlah wawancara, sumber di KFA juga enggan menjelaskan secara rinci serangan fisik apa yang dilakukan Shin kepada para pemainnya di Ulsan.
3. Gagal angkat performa Ulsan HD
Ketika Shin kembali melatih klub, prestasinya memang buruk. Ulsan HD memecat Shin karena gagal mengangkat performa di K-League 1.
Berharap bisa menyelamatkan klub dari ancaman degradasi, Shin malah gagal karena Ulsan terus menuai hasil buruk. Atas fakta itu, Shin tak mengelak.

















