Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kiprah Christopher Nkunku sebelum Kembali ke RB Leipzig pada 2026
Stamford Bridge (unsplash.com/Virginia Marinova)
  • Christopher Nkunku kembali ke RB Leipzig pada musim panas 2026 sebagai pemain pinjaman dari AC Milan selama semusim, dengan opsi pembelian permanen.
  • Di Chelsea, Nkunku sempat terkendala cedera, tetapi mencatat 15 gol dan 5 assist pada 2024/2025 serta ikut meraih Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
  • Nkunku bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2025 dan membukukan 8 gol serta 3 assist dalam 35 laga, sebelum dianggap tidak masuk rencana Ruben Amorim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Christopher Nkunku resmi kembali ke RB Leipzig pada bursa transfer musim panas 2026. Oleh Die Bullen, ia dipinjam dari AC Milan selama semusim penuh dengan opsi tebus permanen. Kepindahan tersebut terjadi setelah pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menyatakan bahwa Nkunku tidak masuk dalam rencana masa depan tim. Kepindahan ini juga membuka peluang bagi Nkunku untuk bangkit usai melewati periode yang tak mudah sejak meninggalkan Leipzig pada musim panas 2023.

1. Christopher Nkunku menjalani periode sulit pada musim pertama di Chelsea

Christopher Nkunku meninggalkan RB Leipzig dengan tawaran yang cukup menarik dari Chelsea. Penampilan menawan bersama Die Bullen membuat The Blues rela merogoh kocek sebesar 60 juta euro (Rp1,24 triliun) untuk mendapatkan tanda tangannya. Kesepakatan itu disertasi kontrak jangka panjang berdurasi 6 musim.

Musim pertama Christopher Nkunku bersama Chelsea berjalan kurang mulus akibat cedera yang menghantamnya sejak pramusim. Ia mengalami cedera lutut serius yang kemudian disusul masalah pada pinggul dan hamstring sehingga harus absen dalam sebagian besar musim. Kondisi tersebut membuat kontribusinya pada musim debut di Inggris menjadi sangat terbatas. Nkunku baru menjalani debut kompetitif pada 19 Desember 2023, saat Chelsea menghadapi Newcastle United di Carabao Cup.

Sepanjang musim pertamanya, Nkunku hanya berkesempatan tampil dalam 14 laga dengan kontribusi 3 gol. Gol pertamanya tercipta dalam laga debut di English Premier League dan berakhir dengan kekalahan dari Wolverhampton Wanderers, sementara gol kedua berakhir dengan kekalahan telak dari Liverpool. Berbeda dengan dua gol sebelumnya, gol ketiga berbuah kemenangan 2-1 atas Brighton & Hove Albion.

2. Meski masih diganggu cedera, Christopher Nkunku membawa Chelsea meraih dua trofi pada 2024/2025

Musim kedua Christopher Nkunku di Chelsea pada 2024/2025 berjalan lebih baik. Secara perlahan, ia bangkit dan menjadi salah satu opsi penting yang kerap dipasang Enzo Maresca di lini serang. Namun, ia belum sepenuhnya luput dari cedera dan sempat menjalani perawatan selama beberapa pekan pada Mei 2025. 

Sepanjang musim ini, Nkunku berhasil mengemas 15 gol dan 5 assist dari total 48 kali kesempatan bermain. Liga Konferensi Eropa menjadi ajang dengan koleksi gol terbanyak bagi Nkunku pada musim tersebut. Lima golnya bahkan hanya tercipta dalam empat laga pertama secara beruntun. Sayangnya, ia tak masuk skuad pada semifinal dan final akibat cedera. The Blues meraih juara usai menang atas Real Betis pada partai puncak. 

Pada musim panas 2026, Nkunku termasuk dalam skuad Chelsea untuk bersaing di Piala Dunia Antarklub. Ia mengemas 1 gol dari total 6 laga. Kontribusinya turut mengantarkan tim merengkuh gelar juara usai menang telak 3-0 atas Paris Saint-Germain pada final. 

3. Semusim bersama AC Milan, Christopher Nkunku mendapat kesempatan bermain lebih banyak

Kebersamaan Christopher Nkunku dengan Chelsea berakhir pada musim panas 2025 dengan keputusannya menerima tawaran AC Milan. Kepindahan ini disertai biaya transfer mencapai 37 juta euro (Rp766 miliar) serta diikat kontrak hingga 2030 mendatang. Kepindahan tersebut menjadi langkah bagi Nkunku untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus menjalani peran yang lebih sesuai dengan karakteristik permainannya di AC Milan.

Pemilik 18 caps untuk Timnas Prancis itu berhasil menutup musim pertama di AC Milan dengan torehan 8 gol serta 3 assist dalam 35 laga meski sempat diganggu cedera. Tujuh golnya mewarnai kebangkitan Rossoneri di Serie A Italia dengan kembali menembus peringkat lima besar. Lalu, satu gol lainnya tercipta di Coppa Italia.

Kembalinya Christopher Nkunku ke RB Leipzig menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali performa terbaiknya bersama klub yang pernah menjadi panggung kesuksesannya. Setelah melalui periode yang penuh tantangan di Chelsea dan AC Milan, ia kini memiliki kesempatan untuk tampil lebih konsisten bersama Die Bullen. Menarik untuk melihat apakah Nkunku mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali menemukan ketajamannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article