Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Usai City, Kini Inter Milan Jadi Korban di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan
ilustrasi pertandingan Inter Milan di Giuseppe Meazza (unsplash.com/Zach Rowlandson)
Intinya sih...
  • Seiring kekalahan ini, Inter menyamai torehan City di kandang Bodo/Glimt dalam Liga Champions musim ini. Pada fase liga, City juga menderita kekalahan di sana, dengan skor identik yakni 1-3.
  • Sebelum laga, Inter sebenarnya sudah mengantisipasi kerasnya situasi di Bodo/Glimt. Mereka sadar, cuaca dingin dan rumput sintetis akan jadi rintangan. Namun mereka malah gagal menaklukannya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Inter Milan tumbang dalam leg pertama play-off 16 besar Liga Champions 2025/26. Bersua Bodo/Glimt di Asprmyra Stadium, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, mereka kalah 1-3. Mereka tak ubahnya seperti Manchester City.

Inter sebenarnya sempat bermain imbang di babak pertama, usai gol Pio Esposito membawa mereka menyamakan angka. Namun di babak kedua, Inter hancur dan akhirnya harus kebobolan dua gol.

1. Inter Milan sama seperti City

Seiring kekalahan ini, Inter menyamai torehan City di kandang Bodo/Glimt dalam Liga Champions musim ini. Pada fase liga, City juga menderita kekalahan dengan skor identik, 1-3.

Kekalahan ini sempat mengganggu peluang City lolos langsung ke 16 besar. Beruntung, kemenangan di laga terakhir lawan Galatasaray membawa City tetap lolos langsung ke 16 besar, tanpa lewat play-off.

2. Tak kuasa menundukkan cuaca dingin dan rumput sintetis

Sebelum laga, Inter sebenarnya sudah mengantisipasi kerasnya situasi di Bodo/Glimt. Mereka sadar, cuaca dingin dan rumput sintetis akan jadi rintangan. Namun mereka malah gagal menaklukannya.

Malah, pelatih Inter Christian Chivu menyalahkan rumput sintetis yang disebut mengganggu permainan timnya. Namun, pada akhirnya, dia juga sadar timnya tampil kurang maksimal.

"Kami berusaha, meskipun kondisi lapangan buruk. Itu bukan alasan, tetapi saya tidak bisa terlalu keras menyalahkan para pemain. Karena mereka (Bodo/Glimt) lebih terbiasa di sini," ujar Chivu, dilansir FCInter1908.

3. Akan coba bangkit di leg kedua

Chivu mengungkapkan, Inter tak akan bermuram durja setelah kalah di Bodo/Glimt ini. Mereka akan segera bangkit menatap leg kedua sembari mencoba untuk lolos ke 16 besar.

"Peluang masih terbuka lebar bagi Inter Milan, masih ada leg kedua. Kami tahu Bodo/Glimt adalah tim yang bisa menyulitkan kami saat serangan balik, sekarang kami akan mencoba melaju ke babak selanjutnya," ujar Chivu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Sport

See More

Julian Alvarez Gemilang, Sayang Atletico Madrid Tak Menang

19 Feb 2026, 14:36 WIBSport