3 Pemain Brasil dengan Gol Terbanyak di UCL per 18 Februari 2026

- Neymar Jr mencetak 43 gol di Liga Champions bersama Barcelona dan PSG
- Viniciur Jr mengoleksi 31 gol di UCL per 18 Februari 2026
- Ricardo Kaka menorehkan 30 gol di UCL kala berseragam AC Milan dan Real Madrid
Liga Champions Eropa (UCL) kerap menjadi ajang pemain Brasil untuk unjuk gigi. Tidak sedikit talenta Negerti Samba, terutama yang berposisi sebagai penyerang, tampil memukau hingga menciptakan rekor. Salah satunya dengan menjadi pengoleksi gol terbanyak di UCL. Menurut catatan Opta, berikut tiga pemain Brasil dengan gol terbanyak di UCL per 18 Februari 2026.
1. Neymar Jr mencetak 43 gol di Liga Champions bersama Barcelona dan PSG
Neymar Jr mengawali kiprahnya di sepak bola Eropa ketika didatangkan FC Barcelona dari Santos FC pada musim panas 2013. Ia ditebus dengan harga 88 juta euro atau Rp1,7 triliun. Neymar dihargai segitu karena dianggap sebagai wonderkid. Ia mampu menampilkan aksi-aksi memukau lewat kemampuan olah bola dan kemampuan mencetak gol bersama Santos dan Timnas Brasil. Ia bahkan tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dan bersaing di sepak bola Eropa.
Terbukti, Neymar mampu mencetak 4 gol dan 5 assist dalam 10 laga UCL pada musim perdananya pada 2013/2014. Ia kemudian mengantarkan Barcelona menjuarai UCL 2014/2015 dengan mencetak 10 gol dari 12 penampilan. Neymar menorehkan total 21 gol dan 19 assist dalam 40 pertandingan UCL selama berseragam Barcelona pada 2013--2017.
Performa apik Neymar Jr di UCL berlanjut ketika pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2017. Ia menorehkan 22 gol dan 18 assist dalam 41 pertandingan selama berseragam Les Parisiens. Prestasi terbaik Neymar di UCL bersama PSG terjadi ketika finis sebagai runner-up pada 2019/2020. Secara keseluruhan, ia mengoleksi 43 gol an 37 assist dalam 81 laga selama membela Barcelona dan PSG.
2. Viniciur Jr mengoleksi 31 gol di UCL per 18 Februari 2026
Vinicius Jr mulai menjalani karier di sepak bola Eropa kala direkrut Real Madrid dari Flamengo pada Juli 2018. Sama seperti Neymar Jr, ia menyandang status wonderkid setelah tampil memukau bersama Flamengo dan Timnas Brasil. Namun, Vinicius Jr tidak langsung bersinar ketika menjalani musim perdananya membela Real Madrid. Ia tidak mencetak gol sama sekali dalam 4 laga UCL 2018/2019 dan hanya mencetak 1 gol dalam 5 pertandingan pada 2019/2020.
Vinicius Jr perlahan menemukan ritme bermain dan dapat membentuk kemitraan apik dengan rekan-rekan setimnya di Los Blancos. Alhasil, ia menjadi bagian penting Real Madrid kala meraih gelar juara UCL 2021/2022 dan 2023/2024. Meski belum pernah mencetak dua digit gol semusim di UCL, Vinicius Jr tampil apik secara konsisten lewat pergerakannya di lini depan Real Madrid. Baru-baru ini, ia menjadi bintang kemenangan Real Madrid 1-0 atas Benfica lewat gol spektakuler pada leg pertama playoff 16 besar UCL 2025/2026 pada 17 Februari 2026. Dengan gol itu, Vinicius Jr sejauh ini tercatat mampu mencetak 31 gol dan 30 assist dalam 77 pertandingan UCL.
3. Ricardo Kaka menorehkan 30 gol di UCL kala berseragam AC Milan dan Real Madrid
Ricardo Kaka dikenal sebagai salah satu gelandang serang kreatif asal Brasil yang pernah membela AC milan pada 2003--2009 dan 2013--2014. Ia langsung menunjukkan kemampuan terbaiknya kala mencetak 4 gol dan 1 assist dalam 10 laga UCL 2003/2004. Kaka sempat berpeluang mengantarkan AC Milan meraih gelar juara UCL 2004/2005 dengan menorehkan 2 gol dan 6 assist dalam 13 laga. Sayangnya, I Rossoneri takluk dari Liverpool lewat adu penalti dalam laga final. Kaka kemudian menjadi pemain kunci AC Milan ketika menjuarai UCL 2006/2007 usai menorehkan 10 gol dan 3 assist dari 13 penampilan.
Sayangnya, Kaka mengalami penurunan produktivitas gol dan assist di UCL ketika berseragam Real Madrid pada 2009--2013. Ia hanya menciptakan 5 gol dan 12 assist dalam 24 pertandingan. Performa Kaka tidak membaik ketika kembali membela AC Milan pada 2013/2014. Ia hanya mencetak 2 gol serta 1 assist dari 6 penampilan UCL. Kaka mengakhiri perjalanan kariernya di sepak bola Eropa usai memutuskan hengkang ke Orlando City pada musim panas 2014. Secara keseluruhan, ia menciptakan 30 gol dan 25 assist dalam 86 pertandingan UCL selama berseragam AC Milan dan Real Madrid.
Ketiga pemain di atas masing-masing pernah mengantarkan timnya menjuarai Liga Champions. Neymar Jr menjadi bagian penting lini depan Barcelona kala meraih treble winner dengan menjuarai LaLiga Spanyol, Copa del Rey, dan UCL 2014/2015. Vinicius Jr menjadi bintang kemenangan Real Madrid kala menang 1-0 atas Liverpool pada final UCL 2021/2022 dan 2-0 atas Borussia Dortmund pada final 2023/2024. Sementara itu, Kaka menjadi pemain Brasil terakhir yang memenangkan Ballon d'Or usai mengantarkan AC Milan meraih gelar juara UCL 2006/2007.


















