5 Klub Liga 1 dengan Jumlah Kebobolan Paling Sedikit pada 2021/2022

Liga 1 2021/2022 berlangsung seru hingga akhir musim, baik itu perebutan gelar juara maupun terhindar dari degradasi. Pada akhirnya, Bali United keluar sebagai kampiun liga. Salah satu kunci sukses mereka meraih trofi Liga 1 musim ini adalah memiliki lini pertahanan yang kokoh.
Menariknya, selain Bali United, ada beberapa tim di Liga 1 musim ini yang memiliki lini pertahanan yang kokoh. Para pemain mereka membuat tim-tim tersebut sulit sekali kebobolan.
1. Persib Bandung

Persib Bandung musim ini sebetulnya menjadi salah satu kandidat terkuat menjuarai Liga 1. Mereka memiliki kedalaman skuad yang baik. Namun, klub berjuluk Maung Bandung harus puas berada di peringkat dua klasemen akhir liga karena tidak bisa mengejar raihan poin Bali United. Itu karena penampilan Persib inkonsisten.
Satu hal apik yang ditorehkan Persib musim ini adalah lini pertahan mereka sangat sulit ditembus. Itu karena kiper dan bek mereka tampil solid. Total dari 34 pertandingan, gawang yang dijaga Teja Pakualam hanya kemasukan 22 gol. Raihan tersebut membuat Persib menjadi klub Liga 1 dengan jumlah kebobolan paling sedikit musim ini.
2. Arema Malang

Sempat diragukan pada awal musim karena banyak meraih hasil buruk, Arema mulai bangkit dan bahkan bisa menjadi juara paruh pertama Liga 1. Akan tetapi, tim asal Malang ini harus puas finis di posisi keempat klasemen akhir Liga 1 2021/2022.
Tim berjuluk Singo Edan ini dikenal sebagai tim yang memiliki pertahan yang kokoh dan sulit sekali dibobol lawan. Faktor kunci dari hal tersebut adalah apiknya penampilan Adilson Maringa selaku penjaga gawang dan semua bek yang dimiliki Arema, seperti Sergio Silva, Bagas Adi, Rizky Dwi, dan Alfarizi. Selama 34 pertandingan, tim ini hanya kebobolan 25 gol.
3. Bali United

Sempurna merupakan kata tepat menggambarkan capaian Bali United musim ini. Meskipun sempat terhambat, Bali United mampu tampil impresif pada putaran kedua yang mengantarkan mereka meraih gelar juara liga untuk kedua kalinya.
Salah satu faktor yang membuat Bali United sukses meraih gelar adalah adanya lini pertahan yang kokoh. Kiper Bali United tampil solid dengan hanya kemasukan 26 gol sepanjang musim. Bek-bek Serdadu Tridatu, seperti Leonard Tupamahu, William Pacheco, dan Ricky Fajrin, juga tampil lugas sepanjang musim.
4. Bhayangkara FC

Bhjayangkara FC menjadi klub berikutnya yang memiliki pertahan yang kokoh dalam kompetisi Liga 1 2021/2022. Klub asuhan Paul Munster ini dikenal memiliki bek-bek yang kokoh. Nama-nama bintang seperti Awan Seto sebagai penjaga gawang, I Putu Gede, Ruben Sanadi, dan Anderson Salles sebagai bek mampu menjaga gawang Bhayangkara FC untuk tetap aman dari serangan lawan.
Total musim ini, Bhayangkara FC hanya kemasukan 27 gol. Mereka menjadi klub urutan keempat di Liga 1 dengan jumlah kebobolan paling sedikit.
5. PSIS Semarang

PSIS pada awal musim tampil sangat menawan meskipun banyak diisi pemain muda. Namun, ketika terjadi pergantian pelatih pada pertengahan musim, klub asal Semarang ini tampil inkonsisten dan banyak menelan hasil imbang dan kalah. Itu memaksa mereka harus keluar dari peringkat lima besar.
Keunggulan PSIS Semarang musim ini adalah memiliki gaya permainan yang cepat dan pemain mudanya yang tampi apik. Selain itu, lini pertahan mereka juga susah ditembus lawan.
Wallace Costa, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan, dan Jandia Eka menjadi tembok kokoh selama pergelaran Liga 1 musim ini. Hal itu membuat PSIS Semarang hanya kebobolan 34 gol dari 34 pertandingan.
Pertahanan yang kokoh tentu akan berdampak baik bagi sebuah klub untuk meraih kemenangan. Karena keunggulan atau gol yang dicetak tidak akan mudah untuk dibalas lawan. Kualitas pemain bertahan dan kiper tentu menjadi faktor penting agar pertahanan aman dari gol lawan.


















