Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Koleksi Trofi Aaron Ramsey Sepanjang Kariernya, Resmi Pensiun
ilustrasi trofi (unsplash.com/Ariel)
  • Aaron Ramsey resmi pensiun pada April 2026 setelah berkarier lebih dari 18 tahun dan terakhir bermain untuk UNAM Pumas sebelum memutuskan gantung sepatu.
  • Selama membela Arsenal, Ramsey mempersembahkan enam trofi termasuk tiga Piala FA dan tiga Community Shield, dengan kontribusi gol penting di dua final berbeda.
  • Bersama Juventus dan Rangers FC, Ramsey menambah koleksi tiga trofi di Italia serta satu gelar Liga Skotlandia musim 2021/2022 sebelum mengakhiri karier profesionalnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan karier Aaron Ramsey sebagai pesepak bola profesional resmi berakhir pada awal April 2026. Ia memilih pensiun usia tak memiliki klub sejak berpisah dengan UNAM Pumas pada Oktober 2025. Keputusan ini menandai akhir dari petualangannya selama lebih dari 18 tahun.

Saat masih bermain, Ramsey dikenal sebagai seorang gelandang dengan kemampuan di atas rata-rata. Kualitas apik yang dimiliki membuatnya sukses mempersembahkan sederet trofi untuk tiga klub berbeda. Itu termasuk Arsenal, klub yang paling lama dibela.

1. Aaron Ramsey meraih enam trofi di Arsenal

Aaron Ramsey memulai kariernya bersama Cardiff City pada musim panas 2007. Tanpa butuh waktu lama, performa apik membuatnya dilirik hingga ditebus Arsenal semusim berikutnya. Kepindahan ke Emirates Stadium membuka kesempatan baginya untuk meraih trofi di level profesional.

Gelandang berpostur 1,78 meter itu sukses mempersembahkan tiga trofi untuk Arsenal di Piala FA. Menariknya, ia pernah menyumbang gol dalam dua final berbeda. Satu golnya membawa The Gunners menang atas Hull City di partai puncak pada 2013/2014. Lalu saat bertemu dengan Chelsea di final 2016/2017, Ramsey mencetak gol penentu kemenangan.

Selain Piala FA, Ramsey juga mempersembahkan tiga gelar juara Community Shield untuk Arsenal. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada laga penentuan 2014/2015. Ia mencetak 1 gol dan 1 assist dalam kemenangan telak 3-0 atas Manchester City.

2. Juventus meraih tiga trofi bersama Aaron Ramsey

Setelah mencatatkan 369 penampilan dengan torehan 64 gol dan 60 assist untuk Arsenal, Aaron Ramsey pindah ke Juventus pada musim panas 2019. Ia lalu menghabiskan waktu selama 2,5 tahun bersama klub asal Turin tersebut. Dalam periode ini, Ramsey sukses mempersembahkan tiga trofi.

Ramsey langsung mempersembahkan scudetto pada musim pertama bersama Bianconeri. Ia menyumbang 3 gol dan 1 assist dari 24 penampilan dalam keberhasilan tim menjuarai Serie A 2019/2020. Salah satu penampilan terbaiknya ialah ketika mencetak 1 gol dan 1 assist dalam kemenangan 2-0 atas Inter Milan pada pekan 26.

Sementara itu, dua trofi lainnya diraih di ajang Coppa Italia dan Supercoppa Italiana pada 2020/2021. Di Coppa Italia, ia hanya bermain dalam satu laga kontra SPAL di perempat final. Sedangkan pada laga penentuan Supercoppa Italiana, ia tak bermain saat Juventus menang atas Napoli.

3. Aaron Ramsey memiliki trofi Liga Skotlandia

Selain bersama dua klub tersebut, Aaron Ramsey juga sempat merasakan manisnya gelar juara ketika membela klub Skotlandia, Rangers FC, sebagai pemain pinjaman. Ia mengantarkan klub tersebut keluar sebagai kampiun di Premiership Skotlandia 2021/2022. Rangers berhak mengangkat trofi usai tampil dominan selama fase penentuan dengan lima klub lainnya.

Di fase grup pada musim reguler, Ramsey mengemas 2 gol dalam 5 penampilan. Salah satu golnya berbuah kemenangan tipis atas Dundee FC pada pekan 31. Sementara itu, Ramsey menciptakan 1 assist dalam 2 laga di fase penentuan.

Dengan perjalanan panjang yang telah dilaluinya, Aaron Ramsey meninggalkan jejak sebagai salah satu gelandang berkualitas yang pernah menghiasi sepak bola Eropa. Kontribusinya dalam momen-momen penting, termasuk di laga final ketika membela Arsenal, menjadi bukti peran besarnya bagi tim yang dibela. Setelah resmi gantung sepatu, Ramsey dikabarkan akan melanjutkan karier sebagai pelatih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team