Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Pemain Swiss Pertama yang Juara Serie A, Ada Akanji

4 Pemain Swiss Pertama yang Juara Serie A, Ada Akanji
ilustrasi trofi (unsplash.com/Ariel)
Intinya Sih
  • Manuel Akanji jadi pemain Swiss keempat yang menjuarai Serie A setelah bantu Inter Milan meraih scudetto 2025/2026 sebagai bek tengah utama selama masa pinjaman dari Manchester City.
  • Stephan Lichtsteiner masih tercatat sebagai pemain Swiss tersukses di Serie A dengan tujuh gelar bersama Juventus antara musim 2011/2012 hingga 2017/2018.
  • Yann Sommer dan Noah Okafor turut melengkapi daftar pemain Swiss juara Serie A, masing-masing bersama Inter Milan dan Napoli pada musim berbeda sebelum 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Manuel Akanji berperan penting dalam keberhasilan Inter Milan merengkuh gelar juara Serie A Italia 2025/2026. Sebagai pemain pinjaman dari Manchester City, ia menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Nerazzurri. Prestasi tersebut membuat Akanji untuk pertama kalinya merasakan manisnya gelar juara kasta teratas Negeri Pizza. Dengan demikian, kini telah ada empat pemain Swiss yang pernah juara Serie A per 6 Mei 2026.

1. Stephan Lichtsteiner mengoleksi tujuh trofi bersama Juventus

Stephan Lichtsteiner masih memegang status sebagai pemain Swiss yang paling sering merasakan manisnya gelar juara Serie A. Selama sedekade berkarier di ajang ini, ia mengoleksi tujuh trofi. Seluruh pencapaian tersebut ia raih bersama Juventus mulai 2011/2012 hingga 2017/2018.

Salah satu musim terbaik Lichtsteiner di Serie A terjadi pada 2014/2015. Ia menjadi bek sayap utama Juventus untuk menjaga pertahanan serta membantu lini serang. Pelatih memberinya kesempatan bermain dalam 32 laga. Pemilik 108 caps untuk Timnas Swiss itu juga mengemas 3 gol dan 5 assist.

2. Noah Okafor bermain dalam empat laga saat Napoli juara Serie A 2024/2025

Noah Okafor tengah menjalani musim pertama di English Premier League pada 2025/2026 ini. Ia pindah ke Leeds United pada musim panas 2025 usai mempersembahkan gelar juara Serie A untuk Napoli. Namun, kontribusinya untuk Napoli pada 2024/2025 memang terbilang minim, yang sekaligus menjadi salah satu pertimbangan yang mendorong manajemen rela melepasnya pada akhir musim.

Okafor hanya tergabung di skuad Napoli selama paruh kedua pada 2024/2025. Sebagai seorang penyerang, ia mencatatkan kontribusi minim dengan tak mencetak gol atau assist dari total empat penampilan. Ini sekaligus menandai perjalanan singkat Okafor bersama Napoli.

3. Yann Sommer membawa Inter Milan juara Serie A dalam 2 musim

Yann Sommer tampil gemilang di bawah mistar gawang saat Inter Milan menjuarai Serie A 2023/2024. Dari total 34 penampilan, ia hanya kebobolan 19 gol. Torehan itu ditambah dengan catatan 19 clean sheets. Sepanjang musim, dirinya hanya absen dalam empat laga dengan salah satunya karena faktor kebugaran.

Pemilik 94 caps untuk Timnas Swiss itu kembali mempersembahkan scudetto untuk Nerazzurri pada 2025/2026. Hingga pekan 35 musim ini, ia kebobolan 30 gol dan mencatatkan 15 clean sheets dari total 32 penampilan. Prestasi ini menjadi ketiga kali baginya menjuarai liga top Eropa.

4. Manuel Akanji menjadi bek tengah utama Inter Milan pada 2025/2026

Petualangan Manuel Akanji di Serie A bermula pada musim panas 2025. Oleh Manchester City, ia dipinjamkan kepada Inter Milan selama semusim penuh. Salah satu hal yang mendorong kepindahan tersebut ialah ketatnya persaingan di lini pertahanan skuad besutan Pep Guardiola.

Bersama Inter Milan, Akanji membuktikan diri sebagai bek yang masih mampu bersaing di level teratas Eropa. Sejak debut pada pekan 2 Serie A 2025/2026, ia hampir selalu bermain penuh di lini pertahanan hingga pekan 35. Kontribusinya ditambah dengan dua gol yang berbuah gelar juara bagi Nerazzurri. Dua gol itu selalu berbuah kemenangan bagi timnya.

Manuel Akanji menunjukkan kualitas terbaiknya bersama Inter Milan di Serie A 2025/2026. Dengan penampilan yang apik, Nerazzurri pun telah sepakat untuk menebusnya secara permanen dari Manchester City. Menarik untuk dinantikan apakah ia mampu kembali tampil apik usai sepenuhnya menjadi bagian dari Inter Milan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More