Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Laga Awal Zinedine Zidane Pimpin Timnas Prancis, Tidak Terkalahkan!

3 min read
4 Laga Awal Zinedine Zidane Pimpin Timnas Prancis, Tidak Terkalahkan!
ilustrasi pendukung Timnas Prancis (unsplash.com/dorianhurst)
  • Zinedine Zidane memulai tugas bersama Timnas Prancis di UEFA Nations League 2026/2027 dengan rekor tak terkalahkan dalam empat laga, setelah lima tahun tidak melatih.
  • Prancis meraih kemenangan 1-0 atas Turki dan Belgia, lalu imbang 1-1 melawan Italia; Kylian Mbappe serta Michael Olise menjadi pencetak gol penting.
  • Pada laga keempat, Prancis bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Belgia 4-1 dan memuncaki Grup A dengan koleksi sepuluh poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Zinedine Zidane memulai kiprahnya sebagai nakhoda baru Timnas Prancis di UEFA Nations League 2026/2027. Setelah 5 tahun tidak melatih, Zidane menunjukkan kualitasnya bersama Les Bleus. Dari empat laga pertamanya, juru taktik 54 tahun ini mampu membawa Timnas Prancis tidak terkalahkan. Seperti apa performanya? Berikut hasilnya per 9 Oktober 2026. 

  1. 1. Kemenangan pertama Prancis bersama Zinedine Zidane diperoleh kontra Turki

    Zinedine Zidane melakoni debutnya memimpin Prancis dengan menghadapi Turki. Pada partai perdana fase grup UEFA Nations League 2026/2027, Prancis bertamu ke Yildiz Entegre Kocaeli Stadyumu. Prancis susah payah menang dengan skor tipis 1-0. 

    Di atas kertas, Prancis unggul secara kualitas skuad. Namun, Turki mampu menghadirkan perlawanan ketat. Pada babak pertama, Prancis kesulitan membuat gol. Baru selepas jeda, Kylian Mbappe memecah kebuntuan pada menit 54. Turki sempat beberapa kali mengancam. Beruntungnya, Prancis berhasil menjaga keunggulan hingga akhir laga.

  2. 2. Prancis kembali menang susah payah ketika bertemu Belgia pada laga kedua

    Pada partai kedua UEFA Nations League 2026/2027, Prancis kembali mendapatkan kemenangan susah payah. Kali ini, Zinedine Zidane memimpin Prancis melawan Belgia di bawah asuhan Mark van Bommel sebagai pelatih anyar. Bertolak ke markas Belgia di King Baudouin Stadium, Prancis membawa pulang tiga poin melalui skor 1-0. 

    Prancis mendapatkan perlawanan ketat sepanjang laga. Kendati mampu mendominasi permainan, banyaknya peluang yang dibuat selalu digagalkan. Kebuntuan ini bertahan hingga jeda. Sejumlah perubahan dilakukan Zinedine Zidane untuk memecah kesulitan mencetak gol. Usaha ini akhirnya berbuah melalui gol Michael Olise. Masuk ke lapangan menit 77, pemain Bayern Munich ini menjadi pahlawan Prancis berkat golnya pada akhir laga.

  3. 3. Pada laga ketiga fase grup, Prancis berbagi angka setelah ditahan imbang Italia

    Laju kemenangan Prancis terhenti pada laga ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Menjamu Italia di Stade de France, Prancis gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk menang. Hasil imbang 1-1 mewarnai duel kedua tim pada akhir permainan. 

    Prancis memegang penuh kendali permainan sepanjang laga. Catatan 13 peluang dengan 7 menjadi bukti agresivitas Prancis pada laga ini. Namun, Italia menunjukkan ketangguhannya pada paruh pertama. Alhasil, tidak ada gol yang tercipta pada babak pertama.

    Setelah jeda, Prancis berhasil memecah kebuntuan lewat gol Michael Olise. Sayangnya, keunggulan ini tak bertahan lama setelah Italia menyamakan skor lewat Alessandro Bastoni. Pada menit 85, Prancis bermain dengan sepuluh orang setelah Dayot Upamecano terkena kartu merah. Beruntungnya, Prancis tidak kebobolan dan skor 1-1 tidak berubah hingga akhir.

  4. 4. Prancis kembali menumbangkan Belgia ketika bermain di kandang sendiri

    Setelah tiga laga dilalui susah payah, Zinedine Zidane akhirnya menemukan racikan terbaiknya. Pada laga keempat fase grup, Prancis mendulang kemenangan meyakinkan kontra Belgia. Mentas di Stade de France, Prancis berpesta gol dengan skor 4-1. 

    Secara statistik, agresivitas Prancis dalam laga ini terlihat melalui 23 peluang dengan 9 di antaranya tepat sasaran. Namun, mereka justru dikejutkan oleh Belgia dengan gol Dodi Lukebakio pada babak pertama. Prancis tertinggal 0-1 saat jeda babak. 

    Selepas turun minum, Prancis menunjukkan taringnya dengan makin ofensif. Kendati sempat kesulitan, kebuntuan akhirnya pecah lewat gol Desire Doue pada menit 77. Hanya berselang 4 menit, Rayan Cherki menggandakan keunggulan. Michael Olise lalu tampil sebagai penutup pesta dengan sumbangsih dua golnya. Prancis mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1.

    Racikan Zinedine Zidane cukup menjanjikan berdasarkan hasil di atas. Meski beberapa laga mesti dilewati dengan susah payah, Prancis mampu tidak terkalahkan dalam empat kali duel. Hasil ini mengantarkan Prancis menduduki puncak klasemen Grup A UEFA Nations League 2026/2027. Les Bleus bertengger di posisi teratas berkat perolehan sepuluh poin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More