5 Laga EPL Pertama Tottenham Hotspur pada 2026, Tak Pernah Menang

Tottenham Hotspur selamat dari kekalahan pada pekan 23 English Premier League (EPL) 2025/2026. The Lilywhites membawa pulang satu poin dari markas Burnley usai mencetak gol penyeimbang pada menit akhir. Namun, hasil itu tetap tak bisa dibanggakan Tottenham. Pasalnya, mereka gagal mengalahkan tim penghuni zona degradasi.
Hasil seri juga menambah panjang rentetan kegagalan Tottenham menang di EPL. Mereka kini nihil kemenangan dalam lima partai liga beruntun, alias belum pernah menang sejak pergantian tahun. Inilah raihan Tottenham dalam lima laga pertama mereka di EPL pada 2026.
1. Tottenham tertahan tanpa gol di markas Brentford pada laga pertama 2026
Tottenham Hotspur mengawali 2026 dengan bertamu ke markas Brentford pada pekan 19 EPL. Duel antar sesama klub London itu berjalan cukup berimbang. Brentford unggul penguasaan bola, tetapi Tottenham lebih banyak membuat tembakan. Kedua klub juga sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang lawan.
Brentford sempat membobol gawang Tottenham pada babak pertama melalui Kevin Schade. Namun, gol itu dianulir karena Schade lebih dulu offside. Selebihnya, tak banyak kesempatan berarti yang mewarnai laga tersebut. Hasil imbang 0-0 pun terbilang layak diterima kedua kubu.
2. Tottenham ditahan imbang Sunderland 1-1 meski unggul lebih dulu
Hasil seri juga harus diterima Tottenham pada pekan 20 EPL 2025/2026. The Lilywhites saat itu bermain di kandang sendiri melawan klub promosi, Sunderland. Namun, tim tamu juga datang sebagai penghuni peringkat tujuh klasemen. Sunderland pun membuktikan kepantasannya berada di papan atas dengan memaksa Tottenham bermain imbang.
Ben Davies membawa Tottenham unggul pada menit 30 melalui sontekan kaki kirinya. Skor 1-0 bagi tuan rumah pun sempat bertahan lama. Namun, kegagalan mencetak gol kedua akhirnya berujung fatal bagi mereka. Sunderland menyamakan kedudukan pada menit 80 via sepakan Brian Brobbey sekaligus membatalkan kemenangan Tottenham.
3. Tottenham kalah di kandang Bournemouth karena kebobolan pada menit-menit akhir
Berikutnya, Tottenham bertandang ke markas Bournemouth pada pekan 21. Laga itu berpotensi menyulitkan karena Tottenham kalah dalam kunjungan terakhir ke sana. The Lilywhites bahkan keok 0-1 saat menjamu Bournemouth pada awal musim ini. Benar saja, Tottenham kembali takluk dari The Cherries, kali ini dengan skor 2-3.
Tottenham sebenarnya mampu unggul cepat pada menit kelima laga tersebut melalui Mathys Tel. Namun, Bournemouth sudah berbalik unggul sebelum turun minum. Joao Palhinha lalu menyamakan kedudukan pada menit 78. Berawal dari sepak pojok, Palhinha melalukan tendangan salto yang melesat masuk gawang tuan rumah.
Skor 2-2 bertahan hingga injury time babak kedua. Tottenham pun tampaknya bakal menuai hasil imbang ketiga beruntun di EPL. Namun, ternyata satu poin pun gagal mereka dapatkan. Gol Antoine Semenyo pada menit 95 membuat Tottenham kalah dua kali dalam semusim dari Bournemouth untuk pertama kalinya.
4. Tottenham kembali kebobolan pada menit akhir saat dipermalukan West Ham United
Pada pekan 22, Tottenham kembali ke kandang sendiri. Mereka menjamu sesama tim London, West Ham United, yang sedang terpuruk di zona degradasi. West Ham juga datang dalam kondisi tak pernah menang di EPL sejak November 2025. Maka, Tottenham punya kesempatan bagus untuk kembali ke jalur kemenangan.
Ternyata, justru West Ham yang berhasil memutus puasa kemenangan. The Hammers menang 2-1 berkat gol penentu Callum Wilson pada menit 93. Kelengahan lini belakang Tottenham pada injury time kembali berujung fatal. Hasil itu juga memperburuk rekor kandang Tottenham di EPL 2025/2026, dengan 2 kemenangan dan 6 kekalahan dalam 11 laga.
5. Tottenham selamat dari kekalahan di markas Burnley berkat gol Cristian Romero
Laga pekan 23 juga mempertemukan Tottenham dengan penghuni zona degradasi. Burnley yang bertengger di peringkat 19 menjamu The Lilywhites dalam kondisi moral meningkat. Pasalnya, Burnley baru menahan imbang Liverpool pada pekan sebelumnya.
Hasilnya, Burnley nyaris mengalahkan Tottenham. Tuan rumah yang tertinggal lebih dulu berhasil comeback 2-1. Gol Cristian Romero pada menit 90 memang berhasil menyelamatkan satu poin bagi Tottenham. Namun, skor 2-2 berarti Tottenham sudah dua kali beruntun gagal mengalahkan tim-tim zona degradasi yang kini mulai mengejar mereka.
Performa Tottenham Hotspur di EPL 2025/2026 sudah memburuk sejak bulan kedua kompetisi. Bukannya membaik, The Lilywhites malah makin terpuruk di papan bawah klasemen. Setelah musim lalu masih selamat, akankah Tottenham terdegradasi dari EPL pada akhir musim ini?


















