Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Laga Pertama Arsenal pada 2026/2027, Masih Sempurna!

5 Laga Pertama Arsenal pada 2026/2027, Masih Sempurna!
ilustrasi Arsenal (unsplash.com/Nelson Ndongala)
  • Arsenal membuka musim 2026/2027 dengan menjuarai Community Shield setelah menang 3-0 atas Manchester City, berkat gol Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard.
  • The Gunners menyapu tiga laga awal EPL: menang 3-0 atas Coventry City, 1-0 di markas Aston Villa, lalu comeback 2-1 melawan Chelsea setelah sempat kebobolan cepat.
  • Arsenal melanjutkan start sempurna dengan kemenangan 1-0 atas Napoli pada laga pertama fase liga UCL; Odegaard mencetak gol penentu setelah tim mendominasi permainan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Arsenal tampil luar biasa pada 2025/2026 dan meraih satu trofi bergengsi. Mereka pun diunggulkan jadi kandidat juara di berbagai ajang pada 2026/2027 ini. The Gunners sejauh ini terbukti layak menyandang predikat tersebut. Raihan mereka masih sempurna dalam lima pertandingan pertama musim ini.

  1. 1. Arsenal mengawali 2026/2027 dengan trofi Community Shield

    Arsenal sudah meraih trofi pada 2026/2027. Laga pertama mereka langsung berbuah trofi Community Shield usai mengalahkan Manchester City. Partai di Cardiff itu sempat diprediksi bakal menghasilkan skor ketat. Namun, Arsenal ternyata menang meyakinkan tiga gol tanpa balas.

    The Gunners bahkan sudah membobol gawang Manchester City pada menit pertama via Riccardo Calafiori. Kai Havertz lalu menggandakan skor pada menit 28 sebelum Martin Odegaard mengunci kemenangan pada awal babak kedua. Arsenal pun meraih gelar Community Shield yang ke-18 sepanjang sejarah.

  2. 2. Arsenal menghajar Coventry City pada pekan pembuka EPL

    Raihan trofi membuat Arsenal lebih pede mengawali kiprah di English Premier League (EPL) 2026/2027. Apalagi, mereka hanya perlu menghadapi tim promosi pada laga pembuka. Coventry City dibuat tak berkutik meski berstatus juara EFL Championship musim lalu. Bertandang ke Emirates Stadium, mereka dihajar 0-3.

    Seperti pada laga Community Shield, Arsenal ngegas sejak awal. Mereka sudah mencetak dua gol ke gawang Coventry dalam 25 menit pertama. Satu gol tambahan pada babak kedua membuat anak asuh Mikel Arteta menang mutlak. Arsenal pun menutup pekan pertama EPL di peringkat kedua klasemen.

  3. 3. Bertandang ke markas Aston Villa, Arsenal menang tipis 1-0

    Pada pekan kedua, Arsenal kebagian lawan yang lebih sulit. Mereka harus bertamu ke Aston Villa, tim yang musim lalu finis di empat besar EPL. Villa memang terbantai 0-4 oleh Brighton & Hove Albion pada laga pembuka. Namun, mereka tetap punya kualitas untuk menyulitkan.

    Terbukti, Arsenal hanya bisa menang tipis 1-0. Gol mereka pun baru tercipta pada babak kedua via Bukayo Saka. Aston Villa sendiri sempat memberi perlawanan. Sayangnya, mereka tak efektif memanfaatkan peluang. Arsenal pun mendapat tiga poin lagi, tetapi masih tertahan di peringkat kedua.

  4. 4. Arsenal menang comeback atas Chelsea setelah kebobolan gol cepat

    Berikutnya, Arsenal diuji rival sekota mereka, Chelsea. The Gunners diunggulkan memenangi laga pekan ketiga EPL itu karena bermain di kandang sendiri. Namun, mereka sempat dikejutkan gol cepat tim tamu. Tembakan Morgan Rogers pada menit kedua membuat gawang Arsenal kebobolan untuk pertama kalinya musim ini.

    Setelah tertinggal, Arsenal menggempur pertahanan Chelsea. Hasilnya tiba pada menit 25 melalui aksi Kai Havertz. Martin Odegaard lalu memastikan comeback sekaligus kemenangan tuan rumah pada menit 50. Arsenal pun masih sempurna dalam tiga pekan pembuka EPL. Namun, mereka masih di peringkat kedua klasemen di bawah Manchester City.

  5. 5. Arsenal memulai fase liga UCL 2026/2027 dengan kemenangan

    Terbaru, Arsenal mengawali kiprah di UEFA Champions League (UCL) 2026/2027 dengan kemenangan. Mereka bertamu ke markas wakil Italia, Napoli, pada laga pertama fase liga. The Gunners sebenarnya tampil amat dominan di hadapan tuan rumah. Mereka mencatat 58 persen penguasaan bola dan total 26 tembakan.

    Meski demikian, Arsenal nyaris kehilangan poin. Pertahanan alot Napoli membuat serangan mereka buntu selama 75 menit. Beruntung, Arsenal punya Martin Odegaard. Sepakannya dari luar kotak penalti akhirnya membobol gawang tuan rumah. Satu gol tersebut cukup bagi mereka untuk membawa pulang tiga poin.

    Kesempurnaan start Arsenal layak membuat mereka dijagokan di berbagai ajang pada 2026/2027. Namun, persaingan masih amat panjang. Menarik ditunggu sampai sejauh mana The Gunners bisa terus konsisten meraih hasil terbaik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More