4 Laga Tottenham Hotspur di EPL pada Oktober 2026, Nyaris Sempurna

- Tottenham bangkit pada Oktober 2026 setelah tanpa kemenangan dalam lima laga awal EPL, dimulai dengan hasil imbang 1-1 melawan Manchester United meski bermain dengan sepuluh pemain.
- The Lilywhites meraih kemenangan perdana musim ini dengan menundukkan Coventry City 3-1, lalu mengakhiri rentetan enam kekalahan dari Chelsea lewat kemenangan tandang 2-0.
- Kemenangan 2-0 atas Crystal Palace menjadi kemenangan ketiga beruntun Tottenham pada Oktober, membawa tim asuhan Roberto De Zerbi dari zona degradasi ke peringkat sembilan klasemen.
Tottenham Hotspur sempat mengawali English Premier League (EPL) 2026/2027 dengan buruk. The Lilywhites gagal menang dalam lima laga pertama hingga terpuruk di zona degradasi. Namun, Tottenham mulai bangkit pada Oktober 2026. Mereka melakoni empat laga sepanjang bulan tersebut dan meraih hasil hampir sempurna.
1. Sepuluh pemain Tottenham Hotspur menyelamatkan satu poin di kandang Manchester United
Tottenham Hotspur mengawali Oktober 2026 dengan menantang Manchester United. Lakonnya adalah pekan keenam EPL di Old Trafford. Tottenham datang sebagai juru kunci klasemen sementara. Namun, mereka tak takut meladeni permainan Setan Merah. Pasukan Roberto De Zerbi sempat membuat beberapa peluang, tetapi gagal memaksimalkannya.
Kegagalan itu membuat Tottenham hampir kalah. Gawang mereka bobol oleh Bryan Mbeumo pada menit 73. Keadaan makin runyam bagi tim tamu karena 5 menit kemudian Rodrigo Bentancur terkena kartu merah. Skor 1-0 bagi keunggulan Manchester United pun terus bertahan hingga laga memasuki injury time.
Siapa sangka, Tottenham ternyata mampu menyelamatkan satu poin. Mereka bikin gol penyeimbang pada menit 92 berkat sundulan Dominic Solanke menyambut umpan Sandro Tonali. Skor 1-1 memang belum mengeluarkan Tottenham dari zona degradasi. Namun, menghindari kekalahan dengan sepuluh orang tetap mengangkat mental mereka.
2. Tottenham Hotspur meraih kemenangan pertama dengan membekuk Coventry City
Pada pekan ketujuh EPL, Tottenham kebagian jatah jadi tuan rumah menjamu Coventry City. Meski berstatus tim promosi, Coventry tak bisa diremehkan. Sepekan sebelumnya, mereka baru saja membantai Newcastle United 4-1. Terbukti, Coventry sempat memberi perlawanan bagi Tottenham.
Setelah Tottenham unggul cepat pada babak pertama, Coventry menyamakan skor pada awal babak kedua. Namun, Tottenham sukses mencetak dua gol lagi via Omar Marmoush dan Ben Davies hingga menang 3-1. Itu adalah kemenangan pertama The Lilywhites di EPL musim ini, yang sekaligus mengangkat posisi mereka ke peringkat 16.
3. Tottenham Hotspur menang di kandang Chelsea untuk pertama kali sejak 2018
Setelah meraih kemenangan perdana, Tottenham Hotspur terancam tak bisa meneruskan momentum positif. Pasalnya, mereka harus bertandang ke markas Chelsea pada pekan 8 EPL. The Lilywhites punya rekor buruk pertemuan yang buruk dengan Chelsea. Mereka selalu kalah dalam enam duel terbaru, serta tak pernah menang di Stamford Bridge sejak 2018.
Ternyata, Tottenham sukses membuat kejutan. Chelsea berhasil digebuk dua gol tanpa balas di depan pendukungnya sendiri. Kemenangan Tottenham pun bukan sekadar keberuntungan. Mereka memang tampil lebih dominan atas tuan rumah, dengan 69 persen penguasaan bola dan total 15 tembakan.
Laga itu sendiri tak diwarnai gol pada babak pertama. Tottenham pun baru bisa mencetak gol pada menit 77 karena kesalahan kiper Chelsea, Mike Penders. Mathys Tel lalu menyudahi perlawanan Chelsea 10 menit kemudian melalui aksi individualnya. Menang 2-0, The Lilywhites pun naik lagi ke peringkat 14 klasemen.
4. Tottenham Hotspur masuk sepuluh besar klasemen usai menggebuk Crystal Palace
Terbaru, Tottenham meraih kemenangan ketiga beruntun pada pekan 9 EPL. Mereka menggebuk tim sekota, Crystal Palace, dengan skor 2-0. Laga baru berjalan 13 menit, Tottenham sudah mendapat keuntungan. Striker Palace, Jean-Philippe Mateta, mendapat kartu merah karena melakukan tekel berbahaya dari belakang.
Tottenham pun sukses memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Mereka mencetak dua gol via sundulan Archie Gray dan Jan Paul van Hecke. Tottenham bahkan sebenarnya bisa menang lebih besar andai lebih efektif memanfaatkan peluang. Hasil tersebut membawa Tottenham masuk sepuluh besar klasemen, tepatnya peringkat sembilan.
Pada November 2026, Tottenham Hotspur akan bertemu Leeds United, Ipswich Town, dan Sunderland di EPL. Di atas kertas, ketiga laga itu harusnya bisa mereka menangi. Bukan mustahil, The Lilywhites bakal menutup November di lima besar klasemen sementara.





















