Lagi dan Lagi, Pelatih Persija Pasang Badan Buat Allano Lima
- Pelatih Persija, Mauricio Souza, kembali membela Allano Lima yang dikritik karena mendapat kartu kuning saat laga melawan Malut United meski tampil impresif dan memberi satu assist.
- Souza mempertanyakan keputusan wasit yang hanya memberi kartu kepada Allano, padahal beberapa pemain lain juga terlibat dalam insiden tersebut di Gelora Kie Raha.
- Ia menegaskan bahwa Allano adalah pemain berprestasi yang sering jadi man of the match, namun publik lebih fokus pada catatan kartu kuningnya daripada kontribusinya bagi tim.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, kembali harus memasang badan untuk pemainnya, Allano Lima. Sang pemain terkena kritik karena terkena kartu kuning lagi saat lawan Malut United.
Dalam laga yang dihelat di Gelora Kie Raha, Selasa (24/2/2026) itu, Allano sebenarnya tampil apik bagi Persija. Dia konsisten memberi ancaman, termasuk memberi assist untuk gol kedua Persija yang dicetak Jordi Amat.
1. Kartu kuning yang membuyarkan performa apik itu

Meski berhasil menorehkan satu assist di laga lawan Malut United ini, semua buyar tatkala Allano mendapatkan kartu kuning. Dengan begini, total dia sudah mendapatkan sembilan kartu kuning bersama Persija.
Tak pelak, Allano pun mendapatkan kritik dari jurnalis dan fans. Bahkan, dalam sesi jumpa pers pasca laga lawan Malut United, ada jurnalis yang mempertanyakan soal kartu kuning ini kepada Souza.
2. Souza membela Allano lagi

Sadar pemainnya dikritik, Souza pun langsung membela Allano. Dia pun heran kenapa Allano dapat kartu kuning, padahal banyak pemain yang terlibat dalam insiden di mana Allano kena kartu itu.
"Ada beberapa pemain yang terlibat dalam situasi tersebut, tetapi hanya Allano yang mendapatkan kartu. Apakah Allano pemain yang tidak bertanggung jawab? Atau ada perlakuan berbeda terhadapnya?" kata Souza.
3. Allano adalah pemain berprestasi di Persija

Souza pun mengingatkan jurnalis dan fans, Allano adalah pemain berprestasi di Persija. Sudah sering dia mendapatkan gelar pemain terbaik dalam suatu laga, tetapi dia heran orang hanya mengingat kartu kuningnya saja.
"Allano sudah beberapa kali terpilih sebagai pemain terbaik di lapangan, tetapi yang dibahas justru kartu kuningnya bersama Persija. Itu sangat menyedihkan. Apalagi, dia pemain yang selalu bersemangat," ujar Souza.

















