Lolos Semifinal DFB Pokal, Bayern Berpeluang Raih Treble Winners

Sempat mengawali kompetisi musim 2017/18 dengan buruk yang berujung pada dipecatnya pelatih Carlo Ancelotti, Bayern Munchen kini berada di jalur yang benar untuk memenangkan semua trofi di musim ini. Dini hari tadi, Bayern Munchen lolos ke semifinal DFB Pokal.
Lolosnya Bayern memunculkan banyak cerita. Selain pesta gol, munculnya bek muda tangguh, hingga terjaganya peluang meraih Treble Winners di musim ini.
1. Menang setengah lusin gol atas tim Divisi III

Bayern Munchen memastikan lolos ke semifinal DFB Pokal alias Piala Jerman musim 2017-2018 setelah mengalahkan klub Bundesliga 3, Paderborn 6-0 di Benteler-Arena, pada Selasa (6/2/2018) malam waktu setempat, atau Rabu (7/2/2018) dini hari WIB.
Bayern menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal DFB sekaligus mencapai semifinal kesembilan kalinya secara beruntun.
Dikutip dari Espn.com, kemenangan setengah lusin gol Bayern Munchen diawali gol Kingsley Coman di menit ke-19. Tambahan gol dari Robert Lewandowski di menit ke-25 dan Joshua Kimmich di menit ke-42 membawa Bayern unggul 3-0 di babak pertama.
Di babak kedua, Bayern menambah gol lewat gelandang muda asal Prancis, Corentin Tolisso di menit ke-55 usai meneruskan umpan James Rodriguez. Dan, dua gol Arjen Robben hanya dalam dua tempo dua menit (86 dan 88).
Kemenangan setengah lusin gol atas Paderborn itu membuat Bayern kini sudah mencetak 20 gol dalam lima pertandingan di awal tahun 2018. Bayern sebelumnya menang 3-1 atas Bayer Leverkusen, 4-2 atas Werder Bremen, 5-2 atas Hoofeinheim, dan 2-0 atas Mainz di Bundesliga seperti dikutip dari Soccerway.com.
2. Pertahanan Bayern kokoh karena ada Sule

Di pertandingan melawan Paderborn, pelatih Bayern Munchen, Jupp Heynckess mengistirahatkan bek senior, Jerome Boateng. Namun Heynckess dan pendukung Bayern kini bisa tenang bila bek senior Timnas Jerman itu absen.
Sebab Bayern punya center back muda tangguh. Namanya Niklas Sule. Ditandemkan dengan bek senior, Matt Hummels yang baru pulih dari cedera, Sule yang masih berusia 22 tahun ini bermain lugas dalam meredam serangan pemain-pemain Paderborn.
Dikutip dari Bavarianfootballworks.com, Sule yang memiliki postur 1.95 meter, tidak hanya tangguh dalam perebutan bola-bola di udara. Alumnus akademi sepak bola Hoffeinheim ini juga memiliki kecepatan yang mengejutkan lawan-lawannya.
Ya, dengan padatnya jadwal Bayern yang masih tampil di tiga kompetisi, Bayern kini bisa tenang bila satu dari Boateng atau Hummels tidak tampil. Sebab, masih ada Sule di pertahanan.
3. Jaga peluang raih Treble Winners

Lolosnya Bayern ke semifinal DFB Pokal membuat tim kaya raya ini masih berpeluang meraih treble winners (tiga trofi) di akhir musim 2017/18. Selain berpeluang juara di DFB Pokal, Bayern juga kini berpeluang besar menjadi juara Bundesliga Jerman musim 2017/18.
Bayern kini memimpin klasemen Bundesliga Jerman dengan keunggulan yang cukup jauh dari peringkat dua, Bayer Leverkusen. Dari 21 pertandingan, Bayern kini telah meraih 53 poin. Unggul 18 poin dari Leverkusen.
Dengan Bundesliga musim 2017/18 menyisakan 13 pertandingan, Bayern tinggal menghitung hari jadi juara liga.
Satu trofi lainnya yang bisa diraih Bayern adalah Liga Champions. Itu adalah target utama mereka. Bayern akan tampil di babak 16 besar Liga Champions menghadapi klub Turki, Besiktas.
Leg pertama akan digelar di Allianz Arena pada 21 Februari mendatang. Gelandang Bayern, James Rodriguez meyakini, timnya musim ini bisa mengulang pencapaian treble winners di musim 2012/13 silam.
Pemain pinjaman dari Real Madrid ini yakin karena musim ini Bayern dilatih Jupp Heynckess yang juga membawa Bayern meraih tiga trofi di musim 2012/13. "Menurut saya, kami dalam posisi untuk menenangi tiga trofi di musim ini," ujar Rodriguez, seperti dikutip dari Bundesliga.com.

















