Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Magis Estadio Azteca, Arena Partai Pembuka Piala Dunia 2026

Magis Estadio Azteca, Arena Partai Pembuka Piala Dunia 2026
Pemandangan panorama Estadio Azteca. (unsplash.com/Ruben Ramirez)
Intinya Sih
  • Estadio Azteca akan menjadi tuan rumah laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan pada 12 Juni 2026.
  • Stadion legendaris ini menyimpan sejarah besar, termasuk momen ikonik gol tangan Tuhan Diego Maradona di Piala Dunia 1986.
  • Terletak di ketinggian 7.200 kaki, kondisi fisik pemain akan diuji karena udara tipis dapat meningkatkan kelelahan dan detak jantung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Estadio Azteca akan menjadi arena pembuka Piala Dunia 2026. Laga antara Meksiko kontra Afrika Selatan pada Jumat dini hari WIB (12/6/2026) menjadi keran pembuka dalam persaingan di pesta sepak bola terbesar dunia itu.

Azteca bukan stadion yang biasa. Sebab, aura magis yang dipancarkan dari Azteca begitu luar biasa. Bahkan, legenda Brasil, Pele, sudah merasakan hal tersebut. Buktinya, dia sempat mengangkat trofi Piala Dunia ketiga sepanjang kariernya.

"Ada sesuatu yang sangat spesial dari Azteca. Anda perlu masuk, merasakan auranya demi memahaminya. Itu unik," ujar Pele, dilansir Al Jazeera.

1. Stadion terbesar di kawasan Amerika Latin

Estadio Azteca merupakan stadion terbesar yang dibangun di kawasan Amerika Latin. Pembangunan dimulai pada 1961 dan selesai lima tahun setelahnya.

Sebanyak 107 ribu suporter menghadiri peresmian stadion yang mempertemukan uji coba antara Club America kontra Torino. Setelahnya, kapasitas stadion tereduksi menjadi 80 ribu penonton dan menyajikan sejumlah drama-drama dalam sepak bola dunia.

2. Gol tangan Tuhan terjadi di sini

Stadion ini menjadi saksi ketika legenda Argentina, Diego Armando Maradona, sempat menciptakan momen yang monumental. Insiden gol tangan Tuhan yang dicetak Maradona ke gawang Inggris dalam perempat final Piala Dunia 1986 terjadi di Azteca. Hingga akhirnya, Argentina menjadi juara usai mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-2.

Selain itu, stadion ini juga menjadi lokasi dari kekalahan telak Hungaria, kekuatan lama di sepak bola dunia, dari Bulgaria dengan skor 1-4, dalam Olimpiade 1968.

3. Stadion yang cukup menantang

Sebenarnya, Estadio Azteca terletak di posisi geografis yang cukup ekstrem. Letaknya berada di 7.200 kaki di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, para pemain yang jarang tampil di stadion tersebut akan merasa kesulitan dari segi fisik.

"Pemain bisa lebih cepat lelah dengan detak jantung yang lebih cepat, menekankan intensitas begitu tinggi. Ada upaya yang akan dilakukan demi menurunkan intensitas, sebagai cerminan dari sepak bola internasional modern," ujar Head of Sports Science Precision Fuel & Hydration, Sam Shepherd, dilansir Al Jazeera.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More