Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Piala Dunia 2026 Segera Mulai, FIFA Desak Haiti Ganti Jersey

Piala Dunia 2026 Segera Mulai, FIFA Desak Haiti Ganti Jersey
Logo FIFA (doc. FIFA)
Intinya Sih
  • FIFA melarang Timnas Haiti memakai jersey kandang mereka di Piala Dunia 2026 karena dianggap mengandung unsur politik dan sejarah perang dari ilustrasi Pertempuran Vertieres 1803.
  • Saeta selaku sponsor apparel menegaskan desain itu dibuat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan rakyat Haiti, bukan simbol politik, namun tetap diminta memodifikasi oleh FIFA.
  • Federasi Sepak Bola Haiti dan Saeta akhirnya sepakat mengganti desain sesuai arahan FIFA meski menyayangkan perbedaan interpretasi atas makna visual pada jersey tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kontroversial. Kali ini, FIFA melarang Timnas Haiti menggunakan jersey kandang mereka dan mendesak federasi (FHF) serta Saeta selaku pihak sponsor apparel untuk segera mengganti desainnya.

Keputusan itu menuai sorotan karena diambil hanya beberapa jam sebelum laga perdana turnamen digelar. Lantas, apa yang membuat FIFA melarang penggunaan jersey tersebut?

1. Jersey Haiti ada unsur politik dan sejarah perang

Desain jersey negara asal Karibia tersebut dicekal karena dinilai melanggar aturan ketat FIFA terkait atribut perlengkapan olahraga yang bebas dari unsur politik dan sejarah perang.

Akar masalahnya terletak pada ilustrasi grafis yang tercetak pada bagian depan seragam tempur Haiti. Give Me Sport melansir, jersey tersebut menampilkan adegan historis Pertempuran Vertieres pada 1803 yang dipadukan dengan bendera kebangsaan mereka.

Padahal, desain tersebut sudah sempat dikenakan dengan aman oleh para pemain Les Grenadiers dalam dua laga uji coba kontra Selandia Baru dan Peru. Namun, merujuk pada regulasi, FIFA kini melarang desain itu untuk dipakai di Piala Dunia 2026.

2. Desainnya sebagai bentuk penghormatan

Saeta pun langsung memberikan respons. Mereka menyatakan desain itu tidak memiliki unsur politik, melainkan bentuk penghormatan kepada perjuangan masyarakat Haiti.

"FIFA menetapkan bahwa elemen visual tertentu dapat diinterpretasikan secara berbeda berdasarkan peraturan peralatannya dan akhirnya meminta modifikasi pada desain tersebut," bunyi keterangan Saeta, dikutip dari GMS.

3. Haiti dan Saeta siap ganti desain jersey

Meski kecewa, FHF dan Saeta akan mengikuti instruksi FIFA. Produsen asal Kolombia tersebut memastikan telah melakukan modifikasi desain sesuai dengan persyaratan final yang diminta oleh FIFA.

"Meskipun interpretasi ini berbeda dari niat kami, Saeta menghormati proses tersebut dan menerapkan persyaratan akhir yang dikomunikasikan oleh FIFA," bunyi pernyataan Saeta.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta

Related Articles

See More